Berdasarkan wawancara Warren Buffet dengan New York Times tahun 2019. "Saya takut sistem kapitalis akan menyakiti banyak orang." Jika tujuan kapitalisme adalah untuk menghasilkan kelas pekerja yang produktif sepanjang waktu, maka orang-orang di dunia ini hanya terbagi ke dalam dua golongan, produktif dan kurang produktif. Hal ini selaras dengan apa yang penulis kemukakan di awal: biarkan miliarder menciptakan kekayaan terlebih dahulu dan setelah mereka melakukan keajaiban mereka, kita dapat menggunakan kebijakan, perpajakan dan pemberian amal untuk memastikan bahwa kekayaan ini didistribusikan kembali kepada mereka yang kalah.
Pekerjaan adalah pertukaran. Pekerja menukar waktu mereka guna mendapat upah. Menukar waktu pun tidak terjadi begitu saja. Ada keahlian dan usaha yang dikerahkan. Kelas pekerja, sebagai namanya, adalah orang-orang yang perlu bekerja untuk hidup. Tidak bekerja, ya tidak hidup. Pengertian seperti ini tidak keliru, tapi terlalu tumpul.
Sisi positifnya, kita akan melihat kelas pekerja sebagai jantung perekonomian negara. Makin terorganisir kelas pekerja ini, jantung perekonomian negara semakin stabil. Namun, jika melihat golongan kelas pekerja yang tidak bisa disamaratakan, bisa dipecah ke dalam beberapa tingkatan lagi, rasanya konteks seperti ini kurang tepat. Belum lagi jika memecahnya berdasarkan ras, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan.
Bintang empat untuk studi kasus yang digali secara dalam.