Izzatul Jannah adalah nama pena dari Setiawati Intan Savitri.
Karya pertamanya dimuat di majalah Ananda ketika duduk di kelas V SD. Mulai menulis cerita Islami pada tahun 1992, sejak berinteraksi intens dengan kajian dan dakwah Islam. Telah menulis sekitar 50 cerpen lebih yang dimuat di Annida, Ummi, Ishlash, dan belasan artikel lepas tentang keislaman. Pernah menjadi juara III LMCPI I Annida, juara harapan LMCPI IV Annida, serta termasuk nominator cerpenis favorit versi Annida.
Subhanallah... keren, euy...!!! Nikah tanpa pacaran. Semuanya bisa ditempuh melalui ta'aruf n nikah.. Trus disini juga membahas lika-liku perjalanan pasca pernikahan. Dan yang paling berkesan adalah tulisan Mbak Rabiah Al-Adawiyah, saya suka puisi Menanti Sang Revolusioner-nya ituh..
Ah,, jadi merindukan 'dia' yang telah Allah persiapkan untukku.. :P
meraih sakinah, mawaddah wa rahmah dengan siapa pun yang Allah takdirkan adalah manifestasi barakah yang diupayakan dengan menjaga kesucian pernikahan dimulai sejak niat pertama dan kelangsungan prosesnya. selanjutnya, menjaga pernikahan dengan kesucian tuk meraih bahagia nan barakah...
tak ada rating 4.5, maka saya tak hendak memberikan 4 saja...
I got this as a gift from on my B'day. It's nice. Talking about marriage of those who (really) involved in religious life (da'wah world). How couple realizing that their picture of ideal marriage based on Al-Qur'an is sometimes have to face the reality of life.
hm...kisah di dalamnya membuatku banyak tersenyum sendiri...kenapa banyak yang mirip denganku? hehe...merekomendasikan sekali buku ini buat para suami suapaya mengerti perasaan istri,,,hehe...teruatama buat suamiku...xixi