Rangga adalah manusia fiksi yang berhasil bikin aku jadi bucin.
Tiap hari tiap detik tiap menit, aku ngomongnya Ranggaa terus. Sampe temen-temen bosen sama nama itu. Hahah, emang sesayang itu aku sama diaa.
Aku bener-bener sukaaa sama couple ini. Ya ampun, gemes banget plis:( Rangga-Iris bikin aku iri sendiri, ketawa ketawa sendiri, nangis nangis sendiri, sampe gerutu sendiri karena tingkah ajaib Rangga.
Jujur, aku bener-bener benci sifat Iris. Karena semua masalah dalam novel itu karena, sifat ketidakpercayadiriannya.
Sampai di tengah buku aku sadar, kalau Iris mungkin ada benarnya. Dunia memang sekejam itu. Suka membanding-bandingkan, menindas, saling dengki, dan sebagainya.
Maaf, Iris.
Meski aku benci sama sifat Iris, aku sangat sangat sayang sama Iris. Tolong ngga usah protes.
Iris adalah cewek yang suka berusaha. Karena satu poin ini aku sayang sama Iris. Nggak semua orang mau berusaha, justru sebagian malah menyerah dan berpikiran bahwa dia nggak akan bisa.
Aku sayang sekaligus iri sama Iris. Dia punya banyak sekali orang yang menyayanginya.
Rangga, Katya, Elsa, Papa Farhan, Bunda Rangga, Rindu, Orion, Yasa, Ranya, what the— bahkan terlampau banyak sampai aku lupa.
Di samping cerita mengenai Iris, KaNay bikin tokoh-tokoh HSS yang masuk ke cerita Iris jadi benar-benar nyambung dan mirip asli sama karakternya.
Perlakuan sederhana Rangga ke Iris, bentuk sayang Iris ke Rangga, perlindungan Ares pada Iris, nasihat Katya untuk Iris, wow, Iris. Kamu terlalu banyak mendapat cinta!
recommended. i don't lie.