What do you think?


Wo Ai Ni Allah
Sebuah novel pencarian spiritual gadis cina. bagaimana rasanya hidup dalam kehampaan jiwa, spiritual dan sosial sekaligus?
- GenresFiction
Paperback
First published January 1, 209
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 21 of 21 reviews
December 17, 2008
perkenalkan, nama saya Vanny Chrisma W, terima kasih atas kesediannya membaca dan menilai novel berjudul wo ai ni Allah ini. Untuk lebih lanjut mengenal saya silahkan membaca di blof saya di www.vannychrisma.blogspot.com.
atau chat via ym di : fani_ceplok@yahoo.com
atau chat via ym di : fani_ceplok@yahoo.com
November 4, 2012
The title of this book alone had caught my attention. 'Wo ai ni Allah' or in English, 'I love Allah'. Such lovely words and yet meaningful and powerful.
The only thing that I dislike about this novel is the usage of drama. Somehow, I think the drama is excessive in a way that make every characters seem to be portrayed as 'consistently emotional'. The second thing that I dislike about this novel is the main character; Amei which I could not relate to myself because of her crazy-ish behavior. Regardless of that, I respect Amei at the end of the novel and when she was tortured by her biological father.
The above reasons are pretty powerful to persuade me to rate this novel with 3 stars but the reasons of why I love this book instantly control me to rate this novel with 4 stars. The critical thinking of finding God in a highly educational way and the reasons why an atheist could realistically believes a God is too powerful that I thought the author is a former atheist!
This novel successfully makes me believes the existence of Allah even more and definitely successful at persuading me too be a better Muslim; a Mukmin!
The only thing that I dislike about this novel is the usage of drama. Somehow, I think the drama is excessive in a way that make every characters seem to be portrayed as 'consistently emotional'. The second thing that I dislike about this novel is the main character; Amei which I could not relate to myself because of her crazy-ish behavior. Regardless of that, I respect Amei at the end of the novel and when she was tortured by her biological father.
The above reasons are pretty powerful to persuade me to rate this novel with 3 stars but the reasons of why I love this book instantly control me to rate this novel with 4 stars. The critical thinking of finding God in a highly educational way and the reasons why an atheist could realistically believes a God is too powerful that I thought the author is a former atheist!
This novel successfully makes me believes the existence of Allah even more and definitely successful at persuading me too be a better Muslim; a Mukmin!
April 16, 2013
"Apakah Jika kau dari awal tak mengenal Allah, hatimu akan tentram. Mungkin, tapi jika kau mengenal Allah kau akan merasakan sesuatu di mana memang kau harus berada, kau harus merasa, dan kau harus mempercayainya." itulah yang kupetik dari buku ini.
Buku ini menceritakan tentang seorang amoy china yang mengalami masa kecil yang sangat tragis. Ayahnya yang penderita Skyzofrenia (sebuah gangguan jiwa) yang terus-menerus melakukan pencarian terhadap tuhan, mati di depan matanyam dibunuh oleh om-nya sendiri. Sementara ibunya malah membuang anak itu karena menganggap bahwa Amei selalu mengingatkannya pada suaminya yang dianggap mati konyol.
Sendirian dalam pembuangan itu, Amei akhirnya bertemu seseorang yang kemudian membukakan sebuah pintu yang dicari ayahnya selama ini. Dia menemukan Tuhannya.
Meskipun telah menemukan Allah, Amei masih saja harus berurusan dengan masalah pelik lain. Tentang perasaannya pada penolongannya, dan yang terpelik tentang pembunuhan ayahnya.
Novel ini benar-benar menyentuh pemahaman akan Tuhan sekali lagi. Apakah kau ingin mengetahui, mengenal Allah sekali lagi? Then Read it :)
Buku ini menceritakan tentang seorang amoy china yang mengalami masa kecil yang sangat tragis. Ayahnya yang penderita Skyzofrenia (sebuah gangguan jiwa) yang terus-menerus melakukan pencarian terhadap tuhan, mati di depan matanyam dibunuh oleh om-nya sendiri. Sementara ibunya malah membuang anak itu karena menganggap bahwa Amei selalu mengingatkannya pada suaminya yang dianggap mati konyol.
Sendirian dalam pembuangan itu, Amei akhirnya bertemu seseorang yang kemudian membukakan sebuah pintu yang dicari ayahnya selama ini. Dia menemukan Tuhannya.
Meskipun telah menemukan Allah, Amei masih saja harus berurusan dengan masalah pelik lain. Tentang perasaannya pada penolongannya, dan yang terpelik tentang pembunuhan ayahnya.
Novel ini benar-benar menyentuh pemahaman akan Tuhan sekali lagi. Apakah kau ingin mengetahui, mengenal Allah sekali lagi? Then Read it :)
Want to Read
March 29, 2011Judul : Wo Ai Ni Allah
Penagrang : Vanny Chrisma W.
Penerbit : DIVA Press
Tebal : 365 halaman
Buku ini mengisahkan pencarian seseorang tentang keberadaan Tuhan. Figur gadis Cina dalam buku ini adalah cermin kerinduan spiritual yang tak terperikan di kalangan atheis yang tak tahu mau ke manakah jalan hidupnya. melalui pergulatan panjang, pencarian melelahkan, hingga perdebatan sengit tentang eksistensi dan orientasi hidup setiap manusia di bumi ini, pengarang menorehkan kisah yang sangat mengharukan, mendebarkan, dan sekaligus menggugah kesadaran spritual setiap manusia.
Pencarian yang sampai merenggut jiwa, menghancurkan keluarga, hingga menenggelamkan semuanya yang dipunyai. Hilang tak berbekas. Perjalanan yang sangat panjang hingga berpuluh-puluh tahun lamanya. Sampai akhirnya ia menemukan bahwa siapakah Tuhan sebenarnya.
Penagrang : Vanny Chrisma W.
Penerbit : DIVA Press
Tebal : 365 halaman
Buku ini mengisahkan pencarian seseorang tentang keberadaan Tuhan. Figur gadis Cina dalam buku ini adalah cermin kerinduan spiritual yang tak terperikan di kalangan atheis yang tak tahu mau ke manakah jalan hidupnya. melalui pergulatan panjang, pencarian melelahkan, hingga perdebatan sengit tentang eksistensi dan orientasi hidup setiap manusia di bumi ini, pengarang menorehkan kisah yang sangat mengharukan, mendebarkan, dan sekaligus menggugah kesadaran spritual setiap manusia.
Pencarian yang sampai merenggut jiwa, menghancurkan keluarga, hingga menenggelamkan semuanya yang dipunyai. Hilang tak berbekas. Perjalanan yang sangat panjang hingga berpuluh-puluh tahun lamanya. Sampai akhirnya ia menemukan bahwa siapakah Tuhan sebenarnya.
May 13, 2022
A spiritual guidlines.
August 26, 2010
Semua hati yang keras akan luluh oleh sebuah kata: cinta. Ini bukanlah tentang aku, kelihatannya saja begitu.
Ia cerita tentang seorang aties dalam mencari Tuhannya. Si kecil Amei berusia 15 tahun yang belajar mengenal erti agama itu sendiri. Perjalanan kisah Amei yang berliku membuatkan aku rasa cukup bersyukur. Aku dilahirkan dalam agama Islam dan membesar begitu. Namun pada mereka yang berfahaman aties ini, ia semua perlu diterima oleh logik akal.
Amei mula keliru dengan kembara agamanya. Apatah lagi kerana itu bermulalah tragedi yang cukup menyayat hati. Ayahnya; insan yang membawa dia mengenal tiap-tiap agama pergi meninggalkannya. Setelah pemergian ayahnya Amei bagaikan dipulau oleh ibunya; Mei Hwa. Sudah dibilang banyak kali – agama itu palsu. Kita hidup dalam penderitaan kerana kembara ayahmu mencari kebenaran. Dengan kepayahan Amei menelan kata-kata ibunya. Ia menjadikan Amei hidup dalam kepuraan, kerana keliru dan trauma yang menyelubungi hatinya. Kasihan… gadis sekecil ini dikatakan menghidapi skizofrenia. Arghh… ia benar-benar menyentuh naluriku.
Namun naluri seorang ibu, dia tahu kematian suaminya bukan yang biasa-biasa. Dia juga tahu esok lusa dia atau anaknya juga akan mati. Dan akhirnya dia putuskan untuk membawa Amei jauh dari rumahnya sendiri. Amei tak perlu mati. Tapi sayangnya si ibu tak mengerti hati anaknya telah mati di saat melihat kematian ayahnya itu. Kejam… tapi di sebalik kematian ayahnya itu membawa Amei ke satu dimensi yang lain.
Amei bertemu dengan seorang doktor muda; Husain. Husain membantu Amei keluar dari dunianya. Tapi ada la pula halangan lain. Muncul si Safiyah – tunang Husain yang jealous dengan si Amei tu. Kisah islamik yang menarik dan disampaikan dengan cara yang tersendiri. Bahasa yang mudah dan senang untuk dihadam oleh tiap lapisan umur yang membacanya. Telitilah naskah yang mencerminkan mereka yang mencari agamanya kerana selain agama, hubungan kekeluargaan, moral dan pegangan kita turut dibincangkan.
Ia cerita tentang seorang aties dalam mencari Tuhannya. Si kecil Amei berusia 15 tahun yang belajar mengenal erti agama itu sendiri. Perjalanan kisah Amei yang berliku membuatkan aku rasa cukup bersyukur. Aku dilahirkan dalam agama Islam dan membesar begitu. Namun pada mereka yang berfahaman aties ini, ia semua perlu diterima oleh logik akal.
Amei mula keliru dengan kembara agamanya. Apatah lagi kerana itu bermulalah tragedi yang cukup menyayat hati. Ayahnya; insan yang membawa dia mengenal tiap-tiap agama pergi meninggalkannya. Setelah pemergian ayahnya Amei bagaikan dipulau oleh ibunya; Mei Hwa. Sudah dibilang banyak kali – agama itu palsu. Kita hidup dalam penderitaan kerana kembara ayahmu mencari kebenaran. Dengan kepayahan Amei menelan kata-kata ibunya. Ia menjadikan Amei hidup dalam kepuraan, kerana keliru dan trauma yang menyelubungi hatinya. Kasihan… gadis sekecil ini dikatakan menghidapi skizofrenia. Arghh… ia benar-benar menyentuh naluriku.
Namun naluri seorang ibu, dia tahu kematian suaminya bukan yang biasa-biasa. Dia juga tahu esok lusa dia atau anaknya juga akan mati. Dan akhirnya dia putuskan untuk membawa Amei jauh dari rumahnya sendiri. Amei tak perlu mati. Tapi sayangnya si ibu tak mengerti hati anaknya telah mati di saat melihat kematian ayahnya itu. Kejam… tapi di sebalik kematian ayahnya itu membawa Amei ke satu dimensi yang lain.
Amei bertemu dengan seorang doktor muda; Husain. Husain membantu Amei keluar dari dunianya. Tapi ada la pula halangan lain. Muncul si Safiyah – tunang Husain yang jealous dengan si Amei tu. Kisah islamik yang menarik dan disampaikan dengan cara yang tersendiri. Bahasa yang mudah dan senang untuk dihadam oleh tiap lapisan umur yang membacanya. Telitilah naskah yang mencerminkan mereka yang mencari agamanya kerana selain agama, hubungan kekeluargaan, moral dan pegangan kita turut dibincangkan.
October 31, 2013
Judul Buku : Wo Aini Allah
Penulis : Vanny Chrisma W
Editor : Akhmad Muhaimin Azzet
Penerbit : DIVA Press, Mei 2008
Dalam novel ini menceritakan tentang pencarian Tuhan oleh seorang gadis belia berusia 14 tahun, Namanya Amei Chan. Perjalananya tak mudah, dia menghadapi banyak halang rintang. Mulai dari ibunya, maupun lingkungan sekitarnya yang membuat dirinya layaknya seorang yang asing. Tetapi tekatnya tidak pernah surut, entah dari mana yang pasti dari orang baik di sekitarnya. Kisah ini syarat akan nasehat. Tiap kalimat bijak yang tertulis dan tragedi memiliki tujuan yang baik. Selain itu kisah ini juga penuh dengan kejutan. Sayangnya penulis novel ini kurang logis dan masuk akal.
Penyusunan novel ini memang berasal dari hasil riset pustaka, akan tetapi penulis seolah-olah hanya menyusun sebuah karya yang diambil daftar pustaka. Menyelipkan kalimat-kalimat dalam buku berdasarkan urutan dan kejadian yang tampak dibuat-buat. Peristiwa ini terjadi tidak secara alami, melainkan masih banyak kekurangan yang lainnya dari riset yang dilakukan. Ada beberapa faktor yang terlihat mengganjalkan. Seperti kalimat “saat Bu Amei selamat dari kebakaran, rasanya pasien yang dimasukkan ICU tidak akan mendapat jaminan bahwa keesokan harinya langsung diizinkan pulang “. Apalagi menurut keterangan sebelumnya, luka bakar cukup parah . mestinya mesti ada beberapa perawatan lagi selanjutya yang seharusnya dipindahkan ke idak parbangsal terdekat. Seandainya luka bakar itu tidak parah, maka tidak perlu adanya tindakan perawat ICU.
Selain dari yang tersebutkan diatas tadi, ada juga yang lain yaitu ketidak mengertinya penulis mengenai perbedaan kalimat “psikologi” dan “psikiatari”. Dan juga nasihat-nasihat keagamaan yang tidak sesuai dengan penerimaanya. Ada baiknya novel semacam ini menitik beratkan pada ketauhidan atau paling tidak mengandung unsur yang menarik yang cukup dominan untuk mempelajari atau memeluk suatu agama.
Penulis : Vanny Chrisma W
Editor : Akhmad Muhaimin Azzet
Penerbit : DIVA Press, Mei 2008
Dalam novel ini menceritakan tentang pencarian Tuhan oleh seorang gadis belia berusia 14 tahun, Namanya Amei Chan. Perjalananya tak mudah, dia menghadapi banyak halang rintang. Mulai dari ibunya, maupun lingkungan sekitarnya yang membuat dirinya layaknya seorang yang asing. Tetapi tekatnya tidak pernah surut, entah dari mana yang pasti dari orang baik di sekitarnya. Kisah ini syarat akan nasehat. Tiap kalimat bijak yang tertulis dan tragedi memiliki tujuan yang baik. Selain itu kisah ini juga penuh dengan kejutan. Sayangnya penulis novel ini kurang logis dan masuk akal.
Penyusunan novel ini memang berasal dari hasil riset pustaka, akan tetapi penulis seolah-olah hanya menyusun sebuah karya yang diambil daftar pustaka. Menyelipkan kalimat-kalimat dalam buku berdasarkan urutan dan kejadian yang tampak dibuat-buat. Peristiwa ini terjadi tidak secara alami, melainkan masih banyak kekurangan yang lainnya dari riset yang dilakukan. Ada beberapa faktor yang terlihat mengganjalkan. Seperti kalimat “saat Bu Amei selamat dari kebakaran, rasanya pasien yang dimasukkan ICU tidak akan mendapat jaminan bahwa keesokan harinya langsung diizinkan pulang “. Apalagi menurut keterangan sebelumnya, luka bakar cukup parah . mestinya mesti ada beberapa perawatan lagi selanjutya yang seharusnya dipindahkan ke idak parbangsal terdekat. Seandainya luka bakar itu tidak parah, maka tidak perlu adanya tindakan perawat ICU.
Selain dari yang tersebutkan diatas tadi, ada juga yang lain yaitu ketidak mengertinya penulis mengenai perbedaan kalimat “psikologi” dan “psikiatari”. Dan juga nasihat-nasihat keagamaan yang tidak sesuai dengan penerimaanya. Ada baiknya novel semacam ini menitik beratkan pada ketauhidan atau paling tidak mengandung unsur yang menarik yang cukup dominan untuk mempelajari atau memeluk suatu agama.
April 2, 2011
sure.. Journey of faith very awesome! A Chinese family, starts from the father named Tan Tio, a drug dealers, thieves and gamblers have a dream that he said came from God. Ranging from all his life changed.. Start of school children who are no longer as always humiliated that child from a madman until his death. The journey to find God's powerful thrilling and valuable. After the death of Tan Tio, who called Amei adoptive son who continue the struggle to find God. Travel must sacrifice everything to find its creator. A very long trip until he really felt God in his heart. Faith is very steady and really sincere.
As someone who was born already in a state of Muslims, I felt embarrassed, even envious reading girl travel and sacrifice for the sake of the search for the her God. After searching a very long and gripping, finally her faith no doubt. How sturdy her faith, how noble heart. While sometimes, I've understood that since the birth of faith and the Lord my soul is not fully etched by faith. Even I also gained rare thankful for it. What a book brace faith. And make shrunken for throwing a wasted faith
As someone who was born already in a state of Muslims, I felt embarrassed, even envious reading girl travel and sacrifice for the sake of the search for the her God. After searching a very long and gripping, finally her faith no doubt. How sturdy her faith, how noble heart. While sometimes, I've understood that since the birth of faith and the Lord my soul is not fully etched by faith. Even I also gained rare thankful for it. What a book brace faith. And make shrunken for throwing a wasted faith
April 8, 2016
Isu yang diketengahkan sangat menarik. Membacanya sinopsisnya sahaja saya teruja untuk membacanya. Walaupun ianya sebuah bacaan fiksyen, namun ceritanya dipandu secara ilmiah dan bersikap terbuka. Sudut pandang keadaan hidup dalam kepelbagaian agama yang harmoni dipaparkan dengan begitu baik oleh penulis. Ianya sudut yang lain daripada yang lain, khususnya apabila bercakap dalam konteks masyarakat majmuk di Malaysia.
Pun begitu, secara peribadi, ada bahagian ceritanya yang tidak masuk akal bagi saya. Entahlah. Selalu saya dengar daripada ustaz ustazah, kalau kita terlalu berfikir tentang Tuhan mengikut logik semata, maka akan gilalah kita. Entahlah, mungkin ada betulnya, mungkin juga saya tak pernah terdedah dengan realiti sebegini. Seperkara lagi penggunaan bahasa. Saya agak keliru juga adakah naskhah ini merupakan naskhah terjemahan atau naskhah asal yang diterbitkan semula oleh PTS? Bahasanya seakan bercampur. Ceritanya seolah menggunakan bahasa Melayu, dialog pula menggunakan bahasa Indonesia. Aduh gimana sih? Eh.
Pun begitu, secara peribadi, ada bahagian ceritanya yang tidak masuk akal bagi saya. Entahlah. Selalu saya dengar daripada ustaz ustazah, kalau kita terlalu berfikir tentang Tuhan mengikut logik semata, maka akan gilalah kita. Entahlah, mungkin ada betulnya, mungkin juga saya tak pernah terdedah dengan realiti sebegini. Seperkara lagi penggunaan bahasa. Saya agak keliru juga adakah naskhah ini merupakan naskhah terjemahan atau naskhah asal yang diterbitkan semula oleh PTS? Bahasanya seakan bercampur. Ceritanya seolah menggunakan bahasa Melayu, dialog pula menggunakan bahasa Indonesia. Aduh gimana sih? Eh.
September 26, 2010
ini hanyalah apa yg saya rasa..
hmm..buku yg sangat menarik dan penuh dgan air mata..kisah seorang budak perempuan yg mencari agama utk menymbung pencarian ayahnya setelah ayahnya dibunuh.kemudian, dibuang pula ibu sendiri namun nasibnya agak baik kerana seorang doktor (betul ke doktor?x brapa ingat laa) dengan baiknya membiarkan budak itu tinggal dengannya...tapi, kemudian dicemburui pula oleh kekasih doktor tuee...
terus terang, novel ini ialah novel yg paling meruntun hati yg pernah saya baca..sgt2 terkesan..
p/s rasanya saya banyak kali menangis ketika membaca novel ini!!~hah
hmm..buku yg sangat menarik dan penuh dgan air mata..kisah seorang budak perempuan yg mencari agama utk menymbung pencarian ayahnya setelah ayahnya dibunuh.kemudian, dibuang pula ibu sendiri namun nasibnya agak baik kerana seorang doktor (betul ke doktor?x brapa ingat laa) dengan baiknya membiarkan budak itu tinggal dengannya...tapi, kemudian dicemburui pula oleh kekasih doktor tuee...
terus terang, novel ini ialah novel yg paling meruntun hati yg pernah saya baca..sgt2 terkesan..
p/s rasanya saya banyak kali menangis ketika membaca novel ini!!~hah
April 18, 2013
Mungkin bila baca, dia nak gambarkan perasaan watak, keadaan dan sebagainya bunyi macam hiperbola.
Kadangkala memeningkan, tapi mungkin itulah gambaran bagi golongan yang masih mencari di mana Tuhan.
Sedikit sebanyak memang sangat tersentuh bila baca buku ni. Kadang kadang titis air mata. pehh.
Tapi lihatlah semangat yg belum islam ni mencari Tuhan.
Jadi, refleksi terhadap diri sendiri, haruslah amat amat bersyukur kita lahir lahir, sudah beragama islam.
Syukur alhamdulillah.
Ambil iktibar. InsyaAllah :)
Kadangkala memeningkan, tapi mungkin itulah gambaran bagi golongan yang masih mencari di mana Tuhan.
Sedikit sebanyak memang sangat tersentuh bila baca buku ni. Kadang kadang titis air mata. pehh.
Tapi lihatlah semangat yg belum islam ni mencari Tuhan.
Jadi, refleksi terhadap diri sendiri, haruslah amat amat bersyukur kita lahir lahir, sudah beragama islam.
Syukur alhamdulillah.
Ambil iktibar. InsyaAllah :)
January 31, 2013
aku tak ingat sangat sebab dah lama baca.
overall cerita tentang seorang gadis dalam
perjalanan mencari Ilahi.
dia bermimpi.
membuatkan dia bertekad untuk mencari siapa Tuhannya yang sebenar.
recommended for those yang minat novel berunsurkan islamik.
overall cerita tentang seorang gadis dalam
perjalanan mencari Ilahi.
dia bermimpi.
membuatkan dia bertekad untuk mencari siapa Tuhannya yang sebenar.
recommended for those yang minat novel berunsurkan islamik.
Read
January 4, 2009buku penyiram rohani yang ada di perpus smart
December 6, 2009
Saya sudah baca novel ini. Saya akan buat resensi ringkas, insyaAllah.
-- Web Sutera
http://pasalbuku.blogspot.com
-- Web Sutera
http://pasalbuku.blogspot.com
July 19, 2010
Pencarian kebenaran yang betul-betul menyentuh perasaan. Selepas membaca buku ini, bersyukur kerana dilahirkan dalam Islam, namun pencarian ilmu sentiasa menjadi tuntutan untuk memperkukuhkan iman.
Read
September 22, 2010tak sangka sy sbb dapat tengok kawan baca novel ni dgn penuh ke'feeling'an dan ade yg berair mata. kesimpulan, must read!
September 26, 2010
Love the book!
February 8, 2012
http://bacaanbzee.wordpress.com/2012/...
Penuh makna dan nasehat, tapi terlalu dangkal dan tidak masuk akal.
Penuh makna dan nasehat, tapi terlalu dangkal dan tidak masuk akal.
July 26, 2013
Karya yang menyentuh hati dan membuka luas mata yang terbuka, tetapi masih lagi terpejam tentang keindahan islam. Garapan cerita yang menarik, susunan bahasa yang mengasyikkan. Thums up!
March 10, 2024
Pertama kali baca di tahun 2012, lalu reread lagi di tahun 2024. Kesan awal membaca buku ini langsung suka karena mengangkat isu atheis.
March 19, 2010
penulisan yang berani...hebat..
Displaying 1 - 21 of 21 reviews


















