Jump to ratings and reviews
Rate this book

Hati yang Gembira Adalah Obat

Rate this book
Saat usia 35, enam tahun lalu, seorang Sophie Navita menepi dari cahaya panggung presenter di layar kaca, dunia yang membuat namanya dikenal. Somehow she knew it was the time to move on to another episode.

Sophie kini mensyukuri sepenuhnya atas waktu dan perhatian yang berhasil ia berikan untuk diri sendiri, keluarganya, dan passion-nya sebagai seorang raw-food chef sekaligus praktisi kesehatan natural (long before it was cool seperti beberapa tahun terakhir ini). She loves trying new things, she loves reading and learning and discussing and journaling and observing. She loves making her own theories just for herself.

Melalui buku ini, ia menumpahkan pemikiran dan pandangannya tentang hidup. Tujuannya sederhana: kembali mengingatkan kita untuk MENCINTAI DIRI SENDIRI DULU, baru bisa mengurus orang lain. Tak muluk-muluk, mulai dari makanan apa yang baik dikonsumsi, apa yang sebaiknya dihindari, bagaimana menjaga kebugaran tubuh, bagaimana pola istirahat, siapa yang kita ajak berteman, hingga apa yang boleh dan tidak boleh membebani kita sebagai perempuan.

This is a book about finding yourself again. This is a book about realizing your priorities in life. And we hope you find yourself too after you read this book.

194 pages, Paperback

Published September 1, 2016

4 people are currently reading
65 people want to read

About the author

Sophie Navita

3 books3 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
14 (32%)
4 stars
21 (48%)
3 stars
8 (18%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews
Profile Image for Pancanita Manalu.
6 reviews48 followers
March 5, 2017
This book is so honest, knowing that this is Sophie's very first official book, this has been good written. Written in a current style, that made it easy to digest. This book is about her life journey from a lil girl, and her journey to becoming popular presenter / MC. and to very last journey her decision to leave everything in Jakarta behind and move to Bali, living a happy life, far from deadlines, macet, selfies people, robotic people and etecetera.

This book somehow, giving courage to anyone who is in the heaviness of making hard choices that you always have "OPTION" in life. remember that. Enjoy life :)
Profile Image for Puji Rahayu.
7 reviews
February 22, 2017
Senang banget dengan pemikiran tentang kekurang setujuan tentang melihat anak sebagai penjamin kebahagiaan dan keamanan masa tua orang tua yang bahagia nanti. Menurut mba Sophie anak adalah entitas tersendiri, sebuah unit. Unit manusia. Punya jalan hidup sendiri. dan anak dilahirkan ke dunia karena itu adalah sifat dasar manusia, untuk meneruskan keturunannya gar bumi dan segala isinya ada yang menghuni.
Profile Image for Gia Widhi Astrini.
128 reviews43 followers
December 16, 2018
Buku yang kubaca karena ini bacaan wajib bulan Maret untuk para member Komunitas Ibu Muda Indonesia. Aku yang sangat jarang baca buku non-fiksi ternyata suka banget sama buku ini. Isinya bener - bener ngasih pencerahan & bikin semangat kembali kenceng.
Profile Image for Mar-athush Sholihah.
34 reviews13 followers
March 9, 2018
langsung suka sejak baca pendahuluannya, hahaha.. sudah lama ingin beli ini tapi takut ga kebaca, akhirnya bisa baca juga karena Challenge Maret dari Komunitas Ibu Muda Indonesia :D.

yang paling aku suka adalah, bagaimana sophie mengatakan bahwa kita selalu punya pilihan. daannn tentu kita harus siap atas konsekuensi dari pilihan kita tersebut. & sebagai perempuan, ketika kita bisa mencintai diri kita, maka kita dapat menjalankan peran kita dengan baik: sebagai diri sendiri, istri, ibu, anak, teman, dll :)
26 reviews
May 8, 2018
Captivated by this book written by this funky Mama! (She published the book and I bought it in 2016, but I only picked it up and read it in 2017 when I went back to Jekkarda - sorry, Soph!)
Reading the book reminded me of why we're such good friends in school many moons ago (we used to have long and lots of nonsense chats, always with loads of laughter). She has this beautiful personality, kind, and genuine. So proud of what she's achieved, this Sophie!
It's just like the oxygen mask on the aeroplane: you need to help yourself first, before you can help other. You need to strengthen yourself first - emotionally, mentally, and physically - before you have enough strength to help others; so take good care of yourself!
Profile Image for Waskitho Wee.
75 reviews
December 24, 2021
Beli buku ini gara2 ada pameran buku di grand city mall surabaya.
Di usiaku yang udah kepala 3, healthy lifestyle jadi hal yang aku cukup concern menekuni, pas banget nemu buku ini.
Makasih mbak sophie, pengalaman hidup yang dibagi di buku ini cukup menjadi catalis bagi diriku untuk lebih giat lagi hidup sehat.
Profile Image for Nadytia KS.
68 reviews6 followers
August 3, 2017
"You always have a choice. Make a good one. Opt out if you must. And live by it. Carry on. Because life is too precious for forced choices. Make a choice and be happy."

Buku ini gabungan antara kisah Kak Sophie dan pemikiran-pemikirannya (yang sepertinya sama dengan pemikiran kita-kita para perempuan pada umumnya, hahaha) ditambah pengalamannya sebagai raw food chef (dan ada resep-resepnya juga loooh hihi asik!).

Waktu membaca, saya sering banget kepikiran, "ih bener banget! Saya kepikiran kaya gini juga. Ya ampun kok kita sama sih Kak Sophie?" Ya ga sama-sama banget sih, hahaha apalagi yang bagian dunia entertainment. Ya ga mungkin lah yha, saya kan pemalu *eaaaak wkwkwk :))

Halaman demi halaman, bawaannya senyam-senyum dan ngangguk-ngangguk terus. Yang paling mengena (dan karena tersebar di seluruh buku) adalah pesan bahwa kita itu selalu punya pilihan, dan pilihlah sesuatu yang membuat hati gembira.

Iya, betul lho, kita punya pilihan. Pilihan untuk maju, mundur, atau tetap di tempat. Pilihan untuk memilih apa yang kita pilih, yang orang lain pilihkan, atau yang orang lain paksakan.

Jadi yang mana yang harus kita pilih?

The one and only answer is: choose happiness :)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.