Tiga babi kecil memutuskan untuk membangun rumah mereka masing-masing. Babi tertua membangun rumahnya dengan jerami, babi kedua dengan papan kayu, dan babi ketiga membangun rumahnya dengan batu bata. Dari ketiga rumah itu, manakah yang terkokoh?
Di versi ini, babi yang berumah jerami dan kayu tidak selamat dan ditelan serigala jahat bulat-bulat. Dan usaha serigala untuk memakan babi ketiga tidak hanya dengan mencoba meniup rumah batanya saja.
Salut buat serigala jahat dengan terus berusaha berkali-kali dengan berbagai cara, meskipun selalu menemui kegagalan.
Hikmah yang bisa diambil dari dongeng versi ini: 1. Jangan mencari mudahnya saja dalam membuat rumah. 2. Jangan pantang menyerah dalam mengejar tujuan. 3. Berangkatlah lebih pagi dari waktu yang telah dijanjikan.