Buku ini mengungkap sisi Indonesia yang belum pernah aku kenal sebelumnya; apa warna kita, bagaimana menjadi Indonesia mempengaruhi bagaimana pelukis menguas, mewarna dan memilih objek-objeknya, dan banyak lagi. Mungkin berlebihan menyatakan bahwa apa yang aku lihat di buku ini adalah kepribadian dari Indonesia. Pertama, buku ini hanya mencakup sebagian kecil dari seni yang ada di Indonesia. Dua, tentunya setiap pelukis unik, dan selain pengalaman bernegara, pastinya ada lebih banyak cerita personal yang memengaruhi karya mereka. Tapi sebagai sesama WNI, dengan sedikit-sedikit pengetahuan tentang rasanya hidup di negara ini, asyik rasanya berpura-pura mengerti latar belakang dari ekspresi yang lukisan-lukisan ini ingin sampaikan. Mungkin hubungannya timbal balik ya, Indonesia menjadikan pelukis, yang dilukis menjadi Indonesia, dan begitu seterusnya.
Selain itu, ternyata menganalisis lukisan seru juga! Makin dilihat, makin banyak yang bisa diinterpretasi, dan masing-masing lukisan ternyata penuh cerita, bahkan yang tampak sederhana pun. Jadi melatih mata untuk awas dan belajar menghargai tiap pilihan yang tampak dalam proses melukis tersebut.
Catatanku selama membaca:
- We sure do love colors, all the clothes are so bright and rich with personalities.
- What i thought i knew about Indonesian aesthetic is quite narrowminded.
- Painting is historical, tiap karya adalah napak tilas, potret realitas pada jamannya, menarik!
- Things to appreciate about painting: colors! Background, contrast, atmosphere, details, balance, lightings, style, expression, objects, movements, story, dimension, so many!
- Ada kombinasi warna yang berkali-kali muncul di lukisan berbeda, oleh pelukis berbeda; teal, hijau lime, kuning, cyan, kadang dengan merah sebagai kontras. Kebetulan kombinasi warna tersebut adalah kesukaanku juga. Jadi bertanya-tanya, is this an Indonesian thing??
Siapa sangka mengapresiasi lukisan bisa mencetus bermacam-macam refleksi tentang identitas. Senang sekali bertemu buku ini di Ipusnas! Rekomen!