Jump to ratings and reviews
Rate this book

Inilah Esai: Tangkas Menulis Bersama Para Pesohor

Rate this book
Esai adalah cerminan, meditasi, percobaan dalam pengung­kapan gagasan yang diekspresikan secara licin dengan bahasa yang “lentur”, kata Montaigne. Sesuatu yang sifatnya longgar, kata esais Emha Ainun Nadjib.

“Esai itu bukan puisi. Akan tetapi esai tidak diperkenankan untuk hadir tanpa rasa poetika. Esai bukan cerita pendek, bukan novel, bukan reportoar teater, namun esai diharuskan bercerita, diwajibkan mengekspresikan suasana, itupun cerita dan suasana harus merupakan kandungan yang implisit, yang tersirat, yang sa­mar, sebab kalau tidak: ia dituduh sebagai puisi atau cerita pendek atau novel atau reportoar teater,” lanjut Cak Nun.

Dengan membaca sajak kita dapat terserap ke dalam suasana puitis, dan dengan membaca karya ilmiah kita berkutat dengan analisis tentang suatu obyek penelitian. Dalam dua kegiatan itu sang penyair dan sang ilmuwan menjadi tidak penting, karena yang pokok adalah karyanya. Membaca esai, sebaliknya, cenderung membuat kita teringat pada penulisnya, karena gerak-gerik, mimik dan gestikulasi, demikian pun kegembiraan dan rasa jengkel akan muncul dalam kalimat-kalimatnya. Membaca tulisan ilmiah dan membaca sajak pada dasarnya berarti menghadapi teks, sedangkan membaca esai adalah menghadapi teks dan sekaligus juga berhadapan dengan penulisnya. Ilmu mengubah subyektivitas menjadi obyektivitas, puisi mengubah obyektivitas menjadi subyektivitas, tetapi esai menghormati kedua-duanya, menghadapi obyektivitas sambil mengubah subyektivitas. (Ignas Kleden, 2004: 463)

192 pages, Paperback

First published February 1, 2016

15 people are currently reading
162 people want to read

About the author

Muhidin M. Dahlan

38 books102 followers
Muhidin M Dahlan lahir di Donggala, Sulawesi Tengah, pada tahun 1978. Sempat beberapa waktu mengampuh ilmu di Teknik Bangunan Insitut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jogjakarta dan Sejarah Peradaban Islam IAIN Kalijaga Jogjakarta. Kedua-duanya tak selesai. Mantan aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Menulis empat novel dan terlibat sebagai tim editor buku-buku Pramoedya Ananta Toer di lentera Dipantara sejak 2003, spesial penulis "Pengantar Penerbit" dan sampul belakang.

Sekarang menjadi kerani menengah di Indonesia Buku (I:BOEKOE) dan pernah ditugasi sebagai koordinator penulisan riset, seperti Seabad Pers Kebangsaan (1907-2007), Kronik seabad Kebangkitan Indonesia (1908-2008), 1001 Saksi Mata Sejarah Republik.

http://archive.ivaa-online.org/pelaku...

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
26 (32%)
4 stars
30 (37%)
3 stars
21 (25%)
2 stars
1 (1%)
1 star
3 (3%)
Displaying 1 - 11 of 11 reviews
Profile Image for Dion Yulianto.
Author 24 books196 followers
March 4, 2016
“Jelas bahwa membaca dan hidup itu dengan demikian adalah bagian dari dunia yang satu. Hidup dan buku sama-sama mengajari kita.” (hlm 175)

Inilah esai, lewat buku inilah esai hendak unjuk gigi setelah sekian lama (mungkin) terpinggirkan di antara jenis-jenis tulisan lain yang lebih populer. Muhidin M Dahlan, yang bersama Indonesia Buku-nya begitu giat dan gigih merawat serakan remah-remah literasi yang selama ini banyak terabaikan dalam media surat kabar, bisa jadi membikin buku ini sebagai semacam persembahan teristimewa untuk para esais dan karyanya, yang selama ini banyak luput dari perhatian pembaca tersebab format esai yang dirasa ‘terlalu serius’. Satu ciri yang sering kali membuat tulisan esai dilewati begitu saja oleh kaum pembaca kekinian yang sibuk berburu cerpen Minggu atau artikel ‘kosmopolitan’ dalam media-media massa harian, mingguan, atau bulanan. Terima kasih pinjaman bukunya, Mbak Misni.

Ulasan lengkap buku ini di http://dionyulianto.blogspot.co.id/20...
Profile Image for Rahma Fadhila.
20 reviews1 follower
August 23, 2019
Kutipan yang tertera di bawah judul buku ini menjadi pembuka yang cukup menerangkan bahwa esai adalah penengah antara karya ilmiah dan puisi. Esai menyajikan informasi dan data, namun diungkapkan dengan narasi layaknya karya sastra.

Buku ini menerangkan bagaimana menulis esai dan bagaimana cara memulai menulis esai lewat mengutip beberapa esai karya pesohor dengan berbagai latar belakang. Membaca esai-esai dalam buku ini seolah mengikuti workshop sekaligus berdiskusi langsung dengan beberapa tokoh revolusioner yang juga seorang esais dengan fokus tulisan pada apa yang menjadi pakaian mereka (politikus menulis esai politik hingga tokoh agama menulis esai keagamaannya). Gusmuh menyuguhkan buku ini tidak untuk menggurui, namun juga untuk berbagi kepada pembaca bahwa mempelajari esai perlu sekali membaca dan menyelami esai-esai lainnya.

Buku ini membuat siapapun yang membacanya segera mengeksplorasi esai-esai para tokoh dan esais untuk menjadikannya bahan untuk mempelajari esai berkat kutipan-kutipan yang ada di dalamnya. Terima kasih, @gusmuh12 atas buku bagusnya! Terima kasih sudah membuat saya ingin terus mengenal esai-esai revolusioner!
Profile Image for Wawan.
69 reviews6 followers
October 6, 2017
Buku yang sangat penting bagi yang ingin mulai menulis esai dengan lebih baik. Buku ini adalah buku pegangan yang cocok bagi yang mengawali karena penulisnya memberi teori yang cukup dan tidak terlalu banyak PLUS disertai contoh-contoh yang tidak sedikit. Ada seratusan lebih esai kegemaran penulis yang dijadikan pegangan untuk penyusunan buku ini. Atau, mungkin lebih tepat kalau dikatakan bahwa buku ini memberikan teori yang si penulis sarikan berdasarkan seratusan lebih esai yang dia anggap bagus dan berhasil.

Banyaknya ragam kategori dan berbagai contoh yang dia gunakan mendemonstrasikan kepada kita gagasan bahwa esai adalah tulisan yang memiliki semangat "coba-coba" dalam hal bentuk maupun isi. Sebutlah buku ini buku anti mati gaya dalam menulis esai. Selamat membaca.
Profile Image for Sarah.
27 reviews19 followers
April 1, 2019
Buku How To yang menggunakan analitis kritis dan tajam. Gus Muh memakan waktu yang tidak sedikit untuk akhirnya berhasil menerbitkan buku ini.
lebih dari 100 esai disebutkan dalam buku ini untuk mendukung contoh jenis-jenis esai yang dimaksud. SUdah sepantasnya pembaca buku ini tidak berhenti sampai di sini, tapi melanjutkan membaca esai-esai yang disebutkan di dalamnya.
Menulislah untuk menjadi abadi.
Profile Image for Wawan Kurn.
Author 25 books36 followers
October 21, 2018
Buku ini bisa jadi bahan penting bagi siapa saja untuk mulai menulis esai. Om Muhidin M. Dahlan telah meramu dan merangkum berbagai referensi esai yang ada di Indonesia. Dalam waktu bersamaan, kita bisa melihat beberapa potongan esai yang telah dipilih dengan baik.

Profile Image for Bahry Al Farizy.
2 reviews1 follower
June 25, 2018
luar biasa.ini nampaknya layak dijadikan referensi utama dalam sebuah karya penulisan esai.catat
Profile Image for Dannyart.
90 reviews3 followers
October 14, 2021
Praktikal namun kadang bingung bagaimana menerapkan ide-ide yang disugestikan oleh buku ini. Still, worth to read for everyone who wants to learn about essay from scratch :)
Profile Image for Haikal Gemilang.
6 reviews
December 30, 2021
Saya beli buku ini beberapa tahun lalu waktu Saya agak "norak" sama karya sastra, mau jadi penulis! Padahal baru membaca beberapa buku saja (hehe...). Buku ini sebenarnya bukan panduan untuk menulis esai, melainkan menunjukkan metode-metode menulis esai yang dipakai para "pesohor" (disertai cuplikan esainya) yang dikategorikan berdasarkan struktur esai secara umum.

Referensi-referensi esai yang disajikan dalam buku ini tentu sangat menarik dan mencakup banyak topik, mulai dari esai sejarah, ekonomi, agama, transportasi, hingga sepak bola. Jadi, buku ini mungkin bisa dijadikan landasan pertama untuk mengeksplorasi esai-esai Indonesia.
Profile Image for Agung Wicaksono.
1,094 reviews17 followers
January 2, 2021
Di buku ini, bakal dijelaskan tentang gaya menulis esai. Cukup menarik karena disertakan pula contohnya, jadi kita sekaligus bisa memahami bagaimana penulis terkenal menyusun esai yang baik.
Displaying 1 - 11 of 11 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.