Setelah selesai menelusuri ksah para sahabat yang ada dalam buku 60 Sirah Sahabat Rasulullah SAW karya Khalid Muhammad Khalid saya measa heran. Mengapa Abu Bakar, Umar bin Khatab, Utsman bn Afan, dan Ali bin Abi Thalib tak diikutsertakan? Bukankah mereka adalah para sahabat utama yang termasuk golongan pertama masuk Islam? Lebih lagi, mereka adalah para Khalifah yang berturut-turut menggantikan Nabi Muhammad SAW memimpin umat setelah Nabi wafat.
Dan keheranan saya terjawab setelah saya membaca pengantar yang ada dalam buku tersebut. (Maklum, saya termasuk orang yang malas membaca kata pengantar. jadi kalau baca buku, biasanya langsung dari Bab 1)
Di sana disebutkan bahwa keempat tokoh tersebut memang tidak disebutkan karena telah ada 4 buku tersendiri yang khusus mengulasnya. Juga dari penulis yang sama.
1. Wa ja'a Abu Bakr (Dan datanglah Abu Bakar) terbit pertama kali tahun 1962
2. Baina Yaday Umar (Di hadapan Umar) terbit pertama kali tahun 1961
3. Wa da'an Usman (Selamat jalan Usman) terbit pertama kali tahun 1967
4. Fi Rihab Ali (Dalam dekapan Ali) terbit pertama kali tahun 1966
5. Mu'jizatul Islam "Umar bin Abdil Ajiz" (Mukjizat Islam "Umar bin Abdil Ajiz") terbit pertama kali tahun 1969
Lalu saya termenung.Bagaimana ya saya bias mendapatkan buku-buku tersebut? Biaya yang dikeluarkan pastti mahal.
Tapi untunglah jawaban dari pertanyaan tersebut akhirnya datang juga.
Buku ini adalah gabungan dari kelima buku di atas.
inilah tulisan yang ada di cover belakang buku tersebut.
Inilah kisah tentang manusia-manusia didikan langsung Rasulullah saw. Ada yang santun dan lembut dalam bergaul, namun sangat tegas dalam memegang prinsip seperti Abu Bakar. Adapula Umar bin Khattab, sosok lelaki yang dikenal keras, tegas dan tak pernah berkompromi terhadap kebatilan. Pun ada sosok pemalu, pengasih, toleran dan dermawan. Dialah Utsman bin Affa. Serta Ali bin Abu Thalib, sepupu Nabi saw yang dikeal cerdas dan tegas, namun tetap santun bersahaja. Terakhir adalah Umar bin Abdul Aziz, sosok yang juga dikategorikan sebagai Khulafa' Rasyidin dengan keadilannya.
Khalid Muhammad Khalid, sang penulis memang piawai merajut sebuah biografi. Kepiawaian ini membuat hampir tidak ada perpustakaan di Timur Tengah yang tidak mengoleksi karya-karya beliau. Beberapa sisi kehidupan para Khulafaur Rasyidin yang jarang dibahas di literatur lain, diungkap Penulis dengan gaya bertutur indah dengan cita rasa sastra yang apik. Jadi, taka da salahnya meluangkan waktu untuk mengarungi berjuta-juta ilmu dan hikmah dalam buku ini. Kenalilah para sahabat Nabi saw, niscaya cinta Anda kepada mereka akan merekah, seiring siraman takjub terhadap sang Uswah Hasanah.
Buku ini salah satu masterpiece Khalid Muhammad Khalid. Nama pemikir Islam kontemporer asal Mesir ini semakin meroket seiring dengan terbitnya buku ini, Khulafa' Ar-Rasul. Ia juga memiliki karya-karya lain tentang sirah nabawiyah dan biografi para Sahabat Nabi saw. Karya-karyanya yang dikenal dengan gaya bahasa yang mudah dipahami dan tak membosankan dapat Anda buktikan dalam buku ini.
Dan itu memang tidaklah berlebihan. sebab ketika membaca halaman-demi halamannya, saya seperti merasakan kedekatan dengan kelima tokoh tersebut. Narasi penulis benar-benar meyakinkan. membuat perasaan kita campur aduk dibuatnya. kadang sedih, gembira, bersemangat, geram dan lainnya membaur seiring sepak terjang para khalifah ini. apalagi saat saya membaca kisah usman yang begitu mengenaskan.
gaya penceritaannya sungguh unik. melompat-lompat seperti permainan trampoline. namun ada alasan yang logis mengapa dibuat seperti itu. yang diinginkan penulis sepertinya adalah pembaca mengenal lebih dalam mengenai watak, sifat, serta karakter masing-masing khalifah.