Sulit membayangkan, ketika ratusan makhluk berwujud tak ideal menampakkan diri. Mengganggu kenyamanan untuk beraktivitas seperti layaknya orang lain. Terlebih, ketika semua ini bukan ilusi belaka, wajah-wajah mengerikan dan menyeramkan benar-benar hadir di setiap waktu.
Kisah tentang seorang anak indigo yang harus bertemu dengan makhluk halus. Berdasarkan kisah nyata, mengajak pembaca untuk mengalami bersama dalam menghadapi berbagai keusilan makhluk tak kasatmata itu.
kereennn sekali... meskipun cerita ini horor, namun penulis yang memang memiliki kemampuan indra ke-6 (indigo) mampu membawakan cerita horor ini dengan penuh pesan. bahkan mampu mengubah cara pandang pembaca tentang hantu atau makhluk halus. Luar biasa!
Alhamdulillah, ternyata aku tidak sendiri.. ada indigo lain yang berani mencurahkan pengalaman hidupnya pada buku ini. Bahasanya mudah sehingga bacanya ngalir, cocok untuk menemani waktu luang
Buku " CATATAN INDIGO " karangan abang Nony Nurbasith ini menceritakan tentang kisah-kisah nyata yang dialami oleh seorang anak INDIGO. buku ini tidak sekedar hanya menceritakan pengalaman anak tersebut,tetapi si penulis juga memberikan pelajaran tentang arti kehidupan untuk para pembacanya.buku ini bergenre ya bisa dikategorikan "Horror".buku ini akan membuat kita lebih mengerti tentang perasaan mereka yang mempunyai bakat "INDIGO". sayang jika kalian yg punya hobbi membaca buku kalau tdiak melirik buku yg satu ini,kalian akan dibuat penasaran oleh cerita ceritanya. bahasa yang digunakan sangat atraktif mampu membuat kita (pembaca) berimajinasi seperti layaknya kita sendirilah yg sedang mengalami hal tersebut.So,let's read this book now!!!
Cukup termasuk amatiran gaya bahasa dari penulisnya. Mungkin karena ini termasuk buku pertamanya atau penulisnya sendiri mengambil hasil tulisan dari catatan diarynya semasa sekolah.
Buku ini juga termasuk sejenis buku yang berisi kumpulan kisah dalam bertemu para makhluk halus. Ada jeda antara keseharian dia dengan pemaparan kisah masa lalu dalam menceritakan arwah penasaran yang ditemui.
Worth it buat bacaan ringan yang tidak terlalu menguras otak dan waktu
Buku luar biasa! Penulis begitu cerdas memaparkan cerita seperti bayangan nyata kepada pembaca. Kisah hantu Pak Yanto yang merelakan tulang-tulangnya untuk didonasikan sebagai keperluan penelitian murid-murid di sekolah tempatnya bekerja. Bikin terharu! Dan masih banyak kisah-kisah menarik lainnya.
Pertama baca gue kira Nony ini cewek, eh ternyata cowok. Bener2 sempet gak ngeh di awal .. baru sadar pas ceritanya kayak cowok dan liat profil penulisnya.
Buku ini beda sama 'creepy diary'-nya Ayumi. Kalo di bukunya Ayumi, 'mereka' gak akan bisa bersentuhan dengan manusia. Di buku ini, bahkan Nony bisa dikeplak sama setan. Kakinya dipegangin setan, diusilin juga sama setan2 lain. Beda banget deh makhluk tak kasat mata versi Nony dengan Ayumi.
Balik ke masalah selera. Menurut gue buku ini gaya bahasanya terlalu kaku, apalagi kalo pas bagian dialognya, gak natural, entah karena emang ngeditnya yg baku banget (kayak lelaki gagal gaul) atau emang penulisnya kayak gitu nulisnya.
Intinya sih si Nony gak betah di sekolah gara2 digangguin mulu sama hantu di sekolahnya, tapi sampe akhir gue baca, intinya apaan gue gak paham. Terlalu datar aja ceritanya menurut gue.
Ceritanya kompleks banget, horornya dapet, life-lessonnya dapet, bikin nangisnya juga dapet. Buku Catatan Indigo ini alurnya keren, penulis dengan khas-nya membuat alur flashback berulang kali. udah gitu, tokoh-tokohnya menjadi daya tarik sendiri, Rayan misalnya, hehehe. Selain itu, ada satu chapter yang sukses bikin aku nangis, yaitu Kopi Hitam. Penasaran?? Baca aja! Buat mas Nony, kapan terbit buku kedua? Nggak sabar nih! :)
Diksi yang digunakan nyaman untuk dibaca, mengalir, dan ringan. Suka deh sama penulisannya. Beberapa bagian membuat ku deg-deg-an. Apalagi aku mengetahui latar tempat di cerita ini, jadi imajinasi ku terasa lebih nyata(?)
Kurang suka cara berceritanya dan menurut saya kok kurang menginspirasi ya? Lebih banyak menceritakan bahwa hantu itu "makhluk yang menyeramkan" daripada pengalaman yang bisa menginspirasi, entahlah