Karena Cinta Tidak Bisa Mati Tapi Bisa Pergi Kalau Tidak Dijaga Sepenuh Hati
Aku tahu bahwa segala sesuatu yang enak sekali pada hakikatnya hanya terjadi sekali-sekali atau bahkan cuma satu kali. (Check-Out)
Dan hubungan telepon kita pun putus-putus. Sama seperti hubungan cinta kita, yang dari dulu harusnya sudah mampus! (Tidak Masuk Akal)
Yang aku tahu cinta ini harus bersama. Karena cinta haruslah memiliki, kalau tidak berarti hanya sekadar mengagumi. (Dua Wanita)
Karena hidup itu bukan mencari cinta sejati. Hidup itu menjadi cinta sejati. (Senja)
Tom makin tertarik dengan sosok perempuan cantik yang ada di sampingnya. Liar, penuh misteri, dan punya banyak kejutan. “Tato kamu ada di mana aja?” “Mau aku kasih tahu atau mau aku kasih liat?” Tom kehilangan kata, Indri malah tertawa. (Segi Tiga)
Tak apa, di tempat yang kami tuju toh tidak perlu ada mata hati, hanya perlu naluri, sedikit basa-basi, lalu nafsu alami yang akan membawa pergi menuju tempat yang tidak pernah memberi janji, tapi selalu memenuhi hasrat diri. (Kata dan Rasa)
Mencintai kamu menyenangkan. Dicintai kamu menyempurnakan. Cinta kita adalah kesempurnaan yang sedang bersenang-senang. (Cinta yang Bersenang-senang)
“Mungkin yang pernah aku pikirkan tentang kamu keliru, mungkin apa yang pernah kamu inginkan dari aku keliru, tapi aku berharap cinta kita tidak keliru, tidak semu, tidak seperti kamu di masa lalu.” (Bir Dingin)
Mengutip kata-kata pada halaman Kata Pengantar buku kedua Hilbram Dunar bahwa: hati yang memberi napas pada setiap tindakan dari pemikiran tulus walau sering tidak mulus, sedih walau kadang tidak perih, bahagia walau tahu hanya sementara. Lantas, yang mana cerita Anda? Terdiri dari 21 bab yang beberapa diantaranya merupakan senandika, beberapa diantaranya cerita fiksi dengan adegan dan percakapan. Sama seperti judulnya yaitu Main Hati, garis besar buku ini menceritakan tentang hati yang bermain-main dan bersenang-senang tentu saja ada duka yang terselip diantara garis pemisahnya. Entah cinta sendiri--tak dapat memiliki atau bahkan cinta segitiga--tak benar-benar punya kuasa yang disusun apik sedemikian rupa oleh Hilbram Dunar dari quote-quote indah yang tersebar hampir di setiap halamannya. Favoritku tentu saja di halaman 136-137 ❤️ Aku mencintaimu terlalu banyak dalam waktu yang terlalu sedikit. Aku kehilanganmu terlalu banyak dalam kebersamaan yang terlalu sedikit. Di antara kita memang tidak pernah terucap janji tapi hatiku diam-diam berjanji untuk selalu menyayangi. Walau diempas kenangan indah yang tidak akan terulang, hatiku tetap teguh pada janji yang sekarang sisakan pedih setelah kamu menghilang pergi. … Selamat pergi cinta tak bertuan, semoga kau temukan kebahagiaan bersama harapan. … Buku ini sangat cocok dibaca oleh sobat ambyar ala ala warga Twitter yang punya slogan khusus yaitu: we falling in love with people we can't have. Relate banget 😢 Mencintai kamu menyenangkan. Dicintai kamu menyempurnakan. Cinta kita adalah kesempurnaan yang sedang bersenang-senang. (Hilbram Dunar, 2013)
Rate untuk bukunya yg lain yaitu : "Kalau Mau Dicintai Selamanya Jangan Pilih Yang Hanya Bisa Dicintai Sementara" karena belum ada di GR, jadi numpang disini aja ya wkwkwk
sebenarnya saya cukup suka dengan permainan kata. itu pula alasan saya membeli buku ini. dan memang terasa sekali penulis bermain kata di buku ini. bagi yang suka kalimat-kalimat puitis nan romantis juga manis, buku ini cocok.
tapi ya itu, seperti yang tertera di status update saya. saking puitisnya, dialognya pun dibuat puitis. dialog seperti itu rasanya jauh dari realita. even seorang penyair pun kayaknya nggak gitu-gitu banget deh kalau sedang terlibat dalam sebuah percakapan. selain itu, saya merasa kayaknya penulis terlalu berusaha dalam menulis. kok begitu? iya, soalnya di buku ini banyak bertebaran kalimat berima. saya jadi mikir kayaknya waktu nulis mas Hibram berusaha keras agar kalimat-kalimat tersebut memiliki rima. seandainya tulisan di buku ini dalam bentuk twit, mungkin saya sudah memberikan hestek #heyitrhyme berkali-kali. oh no, mungkin lebih tepatnya #HEYITRHYME. yes, harus pakai kapital untuk menggambarkan saking banyaknya. =))
Jujur saja, awalnya saya punya ekspektasi yang begitu tinggi untuk buku ini. Bagaimanapun Hilbram Dunar adalah seorang pemandu acara yang berbakat dan cukup kondang, dan saya berpikir karya sastranya pun semestinya dapat dinikmati dengan baik.
Namun harapan tinggal harapan, baru belasan halaman membolak-balik kumpulan cerita fiksi ini, saya langsung memutuskan untuk menutup buku ini. Mohon maaf, tetapi saya sama sekali tidak bisa menikmati alur cerita setiap kisahnya. Plotnya datar dan sangat mudah tertebak, karakternya kaku, terkesan tidak 'hidup', pilihan katanya amat standar dan hambar, terkesan hanya ingin sekedar romantis namun pada akhirnya terlihat seperti dipaksakan, konfliknya pun agak picisan menurut saya.
Tetapi tentu saja selayaknya karya lainnya, buku kumpulan cerita ini tetap patut dihargai dan diapresiasi. Saya tetap menunggu karya Hilbram selanjutnya yang (semoga) jauh lebih baik dibanding ini.
MAIN HATI-kecenderungan manusia bermain hati. Tidak puas dengan cinta kah... Buku ini kumpulan cerpen yang ditulis dari hati oleh, Hilbram Dunar yang mencintai cinta. Kesan yang ku dapat ketika memablik halaman demi halaman buku ini adalah ingin melanjutkan permainan hati, dan menuntaskan keingin tahuan. Permainan semakin panas, dan 'membakar' tokoh dalam cerita. Perpaduan tangin, air mata dan tawa yang menyemat dalam perjalanan cinta. Serupa apa kisahmu.. Ada pernghianatan yang digantungi sebuah harapan untuk menyata, memiliki dia yang jadi miliknya. Jika kau berani main hati, bersiaplah untuk hal terburuk sekalipun.
4 dari 5 bintang untuk intriks yang menyemat romantis. Lanjutkan Bang Hilbram, ditunggu buku selanjutnya. Terimakasih buku bertandatangannya dari kuis dengan Gramedia ;D
sudah memegang buku ini berkali-kali pas maen ke toko buku. tapi, baru tertarik beli pas hari sabtu kemaren. awal tertarik, jujur karena kata-kata tagline nya itu loh
Karena Cinta Tidak Bisa Mati Tapi Bisa Pergi Kalau Tidak Dijaga Sepenuh Hati
ceritanya seperti yang banyak dibilang: kumpulan cerpen. cerpen yang banyak twistnya sebenernya. Bukan buku yang berkesan buat mereka yang bukan pengagum cinta seperti Hilbram.
tapi, sama seperti Hilbram... aku ini pengagum cinta. jadinya yah...aku suka buku ini. isinya ringan. selesai dalam waktu kurang lebih dua jam di pagi hari saat weekend.
kumpulan cerita segala macam bentuk cinta. cinta yang mengedepankan logika, cinta yang terlarang, cinta-cinta yang orang bilang picisan juga ada. well, tiap kisah cinta itu berbeda dan Hilbram merangkainya dengan manis di buku ini.
Agak kecewa sebenernya pas awal tahu ini cerpen, ndak terlalu gampang jatuh dan cinta sama cerpen, beberapa di buku ini juga, tapi ada beberapa judul yang berkesan, ada 1 atau 2 yang sempet bikin mikir lamaaaa banget soal nikah, agak bahaya sebenernya, wkwkwk, karena kalo ada yang jadi takut beneran untuk nikah abis baca judul itu, harus ada yang bertanggung jawab...(bukan aku pastinya) hehehe, tapi lalu ada seseorang yang bilang..."harusnya ndak semenakutkan itu lah" ;), dan aku pilih percaya...hahahaha
Suka dengan tuturan kalimatnya yang sangat romantis. Membuat setiap kata menjadi sangat harmonis, sehingga pembaca dibuatnya terhipnotis.
Kesetiaan terindah bukan datang dari keterpaksaan. Keinginan untuuk bersama datang karena saling membutuhkan. Keindahan cinta akan selalu ada dalam persahabatan. Kenyamanan rasa datang dari hati yang penuh kepercayaan. Mencintai kamu menyenangkan. Di cintai kamu menyempurnakan. Cinta kita adalah kesempurnaan yang sedang bersenang-senang."Cinta Yang Bersenang-senang
Bukunya..covernya bagus.., penuh warna.. ceritanya bagus..walau di awal2 cerita banyak kata-kata yg berputar yg bikin saya sulit utk memahami, tapi yg paling saya suka cerita terakhir yg ditujukan buat istri-nya Hilbram, @Denny..., isinya sederhana tapi romantis...
yg bikin aku suka banget.., buku ini hadiah dari Naning dan ditandatangani lengkap oleh penulisnya, Hilbram Dunar...
so thanks u very muccchhh...Naniiiiing, love it! :-)
Sebenernya ya. Sebenernya mungkin cerpen-cerpen yang ada di buku ini bisa dinilai bagus oleh orang-orang romantis yang suka permainan kata. Here and there, ada beberapa permainan kata dan rima yang bisa saja jadi cukup menarik. Tapi bagi saya pribadi, beberapa cerpen terkesan begitu datar, almost no plot twist at all. Tapi seklailagi, maybe it's just because this kind of book is not my cup of tea.
Ini kali pertama baca bukunya Hilbram Dunar. Saya lebih kenal, Hilbram ini seorang presenter (eh bener kan ya?) Gak nyangka aja ternyata nulis buku juga.
Kumpulan cerita dengan tema main hati. Caranya bercerita bagus, tapi bener-bener cerita pendek. Ternyata saya benar-benar belum menyukai kumcer. Suka greget sendiri kalo ceritanya pendek gitu :D
sebenernya ini kumpulan cerpennya Hilbram Dunar. Isinya semua tentang cinta. Ceritanya emang bener-bener sesuai sama realita sekarang. Overall, kumcer ini not bad lah. Apalagi ada beberapa kalimat Hilbram yang lucu, asli bikin ngakak. Not bad lah :)
Entah kenapa saya tidak bisa menikmati ceritanya. Satu hal yang membuat saya bisa menamatkan kumcer ini cuma penasaran. Berharap cerita berikutnya akan lebih menarik. Tapi, ya begitulah. Buku ini bukan favorit saya :)