Berkali-kali Rana gagal menikah. Kekasihnya selalu meninggalkannya sesaat sebelum mempersuntingnya. Cinta pun datang dan pergi dalam hidupnya.
Ketika seorang pemuda tampan melamar Rana, pernikahan malah terasa bagai neraka.
“Kalau kau mabuk-mabukan, menghambur-hamburkan uangku, aku masih bisa memaafkan, Jor,” pekik Rana pilu. “Tapi kalau sudah ada perempuan lain yang mengandung anakmu, itu artinya perkawinan kita berakhir...”
Sampai Rana bertemu Hastar, seorang penyanyi kafe bersuara emas, yang mencintai Rana dengan sepenuh hati.
Namun kenyataan pahit menghancurkan impian Rana. Mantan istri Hastar muncurl mengoyak kebahagiaan Hastar. Tak rela Hastar berpaling pada wanita lain. “Maafkan aku, Ran,” desah Hastar galau. “Ardisa mengajakku kembali padanya. Merekatkan kembali keluarga kami yang sempat tercerai-berai...”
Cinta Penuh Air Mata. Mengapa cinta selalu berakhir dengan air mata? Haruskah Rana menyerah? Membiarkan cinta yang terindah, sekali lagi pergi meninggalkannya? Belum terlambatkah merebut kembali hati Hastar? Mewujudkan angan-angan Rana yang terakhir. Bersanding bersama pria yang dicintainya di pelaminan, sebelum badai lain datang menerjang...
Andrei Aksana pertama kali memulai debutnya sebagai penulis novel di tahun 1992, dengan meluncurkan Mengukir Mimpi Terlalu Pagi. Ia adalah cucu pujangga Sanoesi Pane dan Armijn Pane, dan merupakan anak kedua novelis Nina Pane dan Jopie Boediarto. Kakek buyutnya adalah Sultan Pangurabaan Pane, pendiri surat kabar Surya di Tapanuli, penulis roman Tolbok Haleon, dan pengelola kelompok musik tradisional uning-ungingan. Ketika dianggap jadi penulis hanya bermodalkan faktor keturunan, ia berkomentar, "Buat saya, bakat hanya 1%, selebihnya adalah kerja keras dan keringat." Lelaki kelahiran 19 Januari ini memang lekat dengan dunia seni sejak kanak-kanak. Puisi pertamanya dimuat di majalah Zaman, sedangkan cerpen pertamanya dimuat di majalah Kawanku. Selain itu ia selalu menyabet penghargaan untul lomba baca puisi dan lomba menyanyi. Setelah menerbitkan novel perdananya pria lajang ini absen cukup lama karena serius menekuni kuliah-kuliah di Universitas Udaya, hingga lulus menjadi Sarjana Seni, Desain Grafis. Come backnya ditandai dengan novel berjudul Abadilah Cinta, yang menjadi fenomena sejarah pembukuan di Indonesia. Novel pertama di dunia yang memiliki soundtrack, dan berhasil dicetak ulang dalam waktu 5 hari! dan sang penulis sendiri yang menyanyikannya. Kesuksesan ini langsung disusul dengan novel berikutnya Cinta Penuh Air Mata yang mengusung konsep karya multidimensi Novel Soundtrack Video klip. Novel ini berdasarkan kisah nyata yang dituturkan oleh selebriti terkemuka, dan sebelumnya belum pernah diungkap atau dipublikasikan di media massa. "Saya punya misi idealis, dan akan melakukan terhadap buku. Karena membaca memperkaya imajinasi, sehingga bisa melahirkan generasi yang kreatif. Di tengah kesibukannya sebagai marketing director di perusahaan retail internasional, ia tetap menyempatkan diri untuk menulis. Bahkan lelaki yang mahir berbahasa Perancis ini dipercaya menjadi dewan juri Festival Sinema Prancis 2003.
Rana seorang perempuan yang semasa kecil ditinggalkan oleh ayahnya karena ayahnya lebih memilih wanita lain dibandingkan ibunya .Rana memutuskan bekerja agar beban ibunya berkurang untuk membiayai sekolah adiknya . Ia bertemu dengan Jordy di bandara, Jordy seorang calo tiket .setelah beberapa lama Rana mengenal Jordy mereka menikah , ternyata Rana belum cukup mengenal Jordy .Setelah mereka menikah Jordy berubah tidak seperti dulu lagi . setelah Rana bercerai dengan Jordy ia menata kembali hidupnya . Ia bertemu dengan pria bernama Hastar , menurut Rana berbeda dengan lelaki lain . Hastar sabar, perhatian ,lembut ,dan mencintai Rana apa adanya tetapi takdir berkata lain , mantan istri Hastar memintanya kembali dan membinanya kembali sampai pada akhirnya Hastar divonis menderita kanker paru-paru dan meninggalkan Rana .
aku cukup terbawa suasana di novel ini ada rasa kesal dengan sosok jordy yang slengean ketika Hastar muncul akuu ikut berbunga2 merasakan kebahagiaan Rana .
"Seperti bunga ilalang yang tak pernah layu,cintaku padamu akan bersemi selamanya"
Hahaha astaga isi buku ini memang banyak dramanya yang berhasil membuat saya geleng-geleng kepala sendiri.. Entah kenapa sekilas bahsanya mengingatkan saya akan karya Mira W dan Marga T (Ciee usia memang gak bisa boong yes)
Drama hidup Rana ini Kebangetan deh lagian jadi cewek mudah amat terbujuk rayuan maut lelaki.. main menikah saja baru ketemu berapa bulan. kenapa dia gak cek latar belakang calon suaminya dulu deh main asal nikah aja =__=a
Dalam satu buku padet plek semua dimasukin tentang kisah Rana dan keluarganya. Sempet saya kira hubungan Rana dan Jordi akan seperti Aneta dan Rifai Deviasinya Mira W (Dian Nitami vs Alm Adjie Massaid dulu)
...tiada yang tersisa dariku hanya dengan cinta dan tetes air mata kupersunting dirimu...
Kehidupan percintaan selalu menjadi tema dari Andrei Aksana, penulis yang juga dikenal dengan julukan The Singing Author. Cinta Penuh Air Mata mengangkat kisah tentang seorang perempuan muda bernama Rana, yang selalu mendambakan datangnya cinta sejati untuk mewujudkan impiannya hidup berbahagia.
Kisah cinta Rana memang jarang berakhir bahagia. Latar belakang keluarganya, dimana sang ayah kabur meninggalkan ibunya, demi seorang janda pemilik salon, selalu menjadi halangan dalam menjalin hubungan yang serius dengan pria-pria yang menyukainya. Karena itulah Rana merasa jatuh cinta dan langsungmengiyakan dirinya dilamar oleh Jordy, padahal mereka belum lama berkenalan.
Rana merasa Jordy adalah jodohnya, apalagi pria tampan tersebut tidak mempermasalahkan keadaan keluarganya yang terdiri dari seorang ibu yang mengandalkan hidup dengan berdagang kue dan adik perempuan yang menjadi pelayan di salah satu kafe, padahal masih bersekolah di SMU.
Ternyata sifat Jordy tidak sebagus wajahnya yang tampan. Jordy yang mempunyai pengalaman buruk di masa kecilnya, sering menyakiti Rana. Tidak hanya perasaan tetapi juga fisik. Karena itulah Rana memutuskan untuk bercerai dari Jordy dan memutuskan untuk menutup hatinya untuk perasaan cinta, sampai akhirnya ia bertemu dengan Hastar, seorang penyanyi kafe bersuara emas namun selalu gagal di studio rekaman.
Cinta Penuh Air Mata yang merupakan cetakan keempat dengan cover yang berubah ini, tidak hanya menceritakan air mata Rana, tetapi juga air mata sang ibu, Sasmi yang telah setia mengabdikan diri kepada suaminya namun tidak mendapat balasan yang setimpal. Atau air mata bahagia Niar, yang akhirnya menikah dengan seorang pria yang usianya jauh lebih tua darinya namun sangat mencintai Niar dan menerima keluarga Niar apa adanya.
Cinta, pengabdian dan pengkhianatan mewarnai novel karya Andrei Aksana ini. Menurut Andrei, novelnya ini merupakan kisah sebenarnya yang dituangkan ke dalam cerita yang indah. Sejujurnya, tema yang diangkat Andrei Aksana dalam novelnya ini merupakan tema biasa yang sering ditemukan dalam novel-novel lainnya.
Namun, yang menjadi kelebihan Andrei adalah ia menuliskan cerita biasa itu menjadi cerita yang menarik, runtun dan jelas, membuat pembaca ingin segera menuntaskan cerita hingga ke bagian akhir. Bahkan saat membaca, pembaca serasa diajak untuk mengalami apa yang dirasakan para tokoh cerita. Kelebihan lainnya adalah menyajikan CD berisi lagu Cinta Penuh Air Mata, yang dinyanyikan penulis sendiri dengan merdu.
Untuk para pecinta novel karya asli, novel setebal 344 halaman ini menarik untuk dijadikan alternatif bacaan disela-sela waktu istirahat. Namun perlu diperhatikan, kemasannya karena buku ini cepat lepas halaman per halaman jika kita sering membolak-balikkannya.
Profil Andrei Aksana
Dari gramedia.com, dituliskan Andrei Aksana pertama kali memulai debutnya sebagai penulis novel di tahun 1992, dengan meluncurkan Mengukir Mimpi Terlalu Pagi. Ia adalah cucu pujangga Sanoesi Pane dan Armijn Pane, dan merupakan anak kedua novelis Nina Pane dan Jopie Boediarto. Kakek buyutnya adalah Sultan Pangurabaan Pane, pendiri surat kabar Surya di Tapanuli, penulis roman Tolbok Haleon, dan pengelola kelompok musik tradisional uning-ungingan.
Ketika dianggap jadi penulis hanya bermodalkan faktor keturunan, ia berkomentar, "Buat saya, bakat hanya 1%, selebihnya adalah kerja keras dan keringat." Lelaki kelahiran 19 Januari ini memang lekat dengan dunia seni sejak kanak-kanak. Puisi pertamnya dimuat di majalah Zaman, sedangkan cerpen pertamanya dimuat di majalah Kawanku. Selain itu ia selalu menyabet penghargaan untul lomba baca puisi dan lomba menyanyi.
Setelah menerbitkan novel perdananya, pria lajang ini absen cukup lama karena serius menekuni kuliahnya di Universitas Udayana, hingga lulus menjadi Sarjana Seni, Desain Grafis. Come backnya ditandai dengan noverl berjudul Abadilah Cinta, yang menjadi fenomena sejarah pembukuan di Indonesia. Novel pertama di dunia yang memiliki soundtrack, dan berhasil dicetak ulang dalam waktu 5 hari! dan sang penulis sendiri yang menyanyikannya.
Di tengah kesibukannya sebagai marketing director di perusahaan retail internasional, ia tetap menyempatkan diri untuk menulis. Bahkan lelaki yang mahir berbahasa Perancis ini dipercaya menjadi dewan juri Festival Sinema Prancis 2003.
Oke, waktunya nulis review~ XD Kumulai dari apapun yang masih kuingat tentang buku ini ketika pertama kali kubaca. :)
Awalnya, buku ini pernah kubaca saat kuliah dahulu, minjem di kampus. Dan alasan kenapa buku ini menjadi pilihan, karena saat itu aku sudah pernah membaca Pretty Prita dan ingin membaca buku lain karya dari penulis yang sama. Lalu, buku ini yang terpilih. Kala itu, sampulnya masih sampul yang lama, dan jujur saja tidak suka. Akhir cerita yang terlalu menyedihkan dan cenderung ironic bukanlah pilihan bacaanku saat itu. :p Aku jauh lebih suka teenlit, yang ceria dan penuh gairah masa muda. Oke, tapi itu masa lalu, waktu pertama kali baca, sekarang biarlah aku review dari kali kedua membacanya. *wink*
Rana, seorang gadis muda yang memiliki latar belakang keluarga yang berantakan. Ayahnya pergi meninggalkan keluarga mereka demi gadis muda yang lebih cantik. Lalu di masa dewasanya ia bertemu dengan Jordy, lelaki muda tampan namun kerap kali mengecewakan hatinya. Namun ia tak pernah bisa meninggalkan Jordy karena trauma ditinggalkan oleh ayahnya saat kanak.
Jordy, tampan dan penuh gairah muda. Mampu membuat wanita manapun terpikat dengannya dalam waktu singkat, dan itulah yang membuat Rana jatuh cinta pada dirinya. Rela memberikan apapun dan bahkan berkorban apapun demi mendapatkan Jordy tetap di sisinya, walau itu berarti melukai hati Rana sndiri. Ia punya latar belakang keluarga yang sama berantakan dengan Rana, ibunya pergi meninggalkan dia saat kecil dan membuat Jordy benci sekaligus rindu kasih dari seorang perempuan.
Harstar, penyanyi cafe, suara emas dan punya cita-cita memiliki album rekaman sendiri. Hadir bagai embun yang melipur hati Rana disaat Jordy dan Rana kandas dari bahtera pernikahan mereka. Mereka (Rana & Harstar, bukan Harstar & Jordy :p) saling jatuh cinta dan tinggal bersama. Mereka saling membutuhkan walau Harstar tak pernah bisa mengikat cinta mereka dalam ikatan yang resmi.
Ardisa, mantan istri Harstar. Ia kerap kali merasa kecewa karena Harstar lebih membela cita-cita menjadi seorang penyanyi dan punya album rekaman daripada mencari uang dengan cara lain dan mencukupi nafkah hidup keluarga mereka. Disa tidak bisa menahan dirinya dalam keluarga yang tidak sehat, hubungan dengan Harstar merenggang dan mereka memutuskan berpisah tanpa bercerai.
Cinta Penuh Air Mata, sesuai dengan judulnya, adalah kisah cinta yang benar-benar penuh air mata. Selain kisah cinta Rana, kisah dari Jordy, Harstar, Ardisa, ibu Sasmi (ibu Rana), Niar (adik Rana), Kandar (ayah Rana), orangtua Jordy dkk (oke, bakal lebih banyak lagi kalau aku tulis semua) juga sama menyedihkannya. Tapi dari kisah semua orang yang kubaca, aku belajar satu hal, bahwa semua orang punya alasan mereka masing2 untuk melakukan sebuah tindakan. Bahkan aku tidak bisa menyalahkan satu tokoh pun yang ada di kisah ini atas tindakan 'jahat'-nya, mereka semua punya latar belakang hidup yang berat dan sulit. Itu semua yang bikin setiap tokohnya terlihat manusiawi and i love that! :D
Ceritanya lovely btw, bikin galau di pagi hari. =P Dan endingnya, bikin aku tersenyum. (halah~) Ngga harus ending bahagia untuk membuat sebuah cerita yang touchy khan? :D *peluk David dan Tatsuya* :p
membaca novel ini disela-sela laporan bulanan yang bikin stress, akhirnya nyolong2 waktu buat baca, biar refresh. judulnya sangat memancing aku utk membacanya, berharap memang benar2 bercucuran air mata. tapi hasilnya, sama sekali nggak. entahlah, aku yang nggak cocok dengan cara menulis Andrei Aksana atau memang sebelum membaca ini banyak bacaan yg lebih bagus yg mau tidak mau membuat aku membandingkan buku ini dengan buku yang aku baca sebelumnya. tidak banyak penulis cowok yg berhasil menyentuh hati perempuan, tapi tampaknya Andrei Aksana belum berhasil menyentuh hatiku (selain puisi2nya)
the first andrei aksana's book i read... berulang kali baca ini buat aku menangis...nangis beneran...cinta yang gak kesampean sampe akhirnya harus dipisahkan sama yang namanya maut....love this book.
G tau knp, aku kok g terlalu suka ya...mgk cm mslh selera. Ini kan katanya true story dr seorg selebritis. Yg bikin heran, kok g diceritain sm sekali gmn akhirnya karakter cewek ini bs jd selebritis stlh hdpnya porak poranda kyk gt. jd kyk ada missing piece di cerita ini...
sesuai dengan judulnya emosi dan air mata tercurah di sini, penuh dengan puisi seperti ciri khas Andrei yang melankolis. Endingnya ga begitu suka tp karna pada dasarnya suka karya2 Andrei Aksana ya tetap aja jd suka nih buka..
Baca novel ini pas Sma gegara dapet tugas bahasa Indonesia tentang novel selain teenlit. Akhirnya dapet pinjeman novel ini dari temen pas di baca kereen. Rasanya hanyut dalam kisah rumah tangga yang memang rumit
andrei aksana always great in making books about love..this one is sad...but in this book we can learn how to survive with our love life even in the worst thing that happened