Leonard Blussé (van Oud Alblas) is a Dutch historian concerned with the field of Asian-European relations. Blussé has a prolific written output in his field, having authored, co-authored or edited more than twenty books since 2000.
He was elected a member of Academia Europaea in 2010.
Leonard Blusse, invites us to explore the mystery of the old events in the early days and the era of the collapse of Batavia. Events are important and strange in the past regarding what it called a 'relationship-intercourse between the Dutch and the Chinese in Batavia, the process of interaction between the VOC and the Dutch East Indies, either personal or group; event-giving entities and perstiwa yaang its own footprint toward the construction of contemporary reality, both regarding the relationship of ethnicity, trade / capitalization, gender, war, and destruction of empire or monarchy business and politics. '
ini pun saya baca dalam terjemahannya. saya membaca untuk memenuhi rasa ingin tahu saja: gimana sih cara kita menggali infomasi masa ketika kolonial belanda masih berupa persekutuan dagang? ternyata, blusse menggunakan banyak bahan di perpustakaan VOC di belanda, yang bisa berupa catatan resmi, maupun jurnal, logs dari para pedagang dan pelayar waktu itu [yang ternyata berdisiplin untuk mencatat segala kegiatan harian mereka!] kemudian saya ketemu beliau di singapore ketika ada seminar mengenai ulang tahun VOC.
Perempuan memang punya cerita dari dulu hingga sekarang. Menelusuri sejarah tak henti-hentinya membuat kita terpesona. Lewat buku ini kita dapat melihat peran wanita kolonial, peranakan, tionghoa maupun pribumi secara politis maupun kultural. Pria akan selalu butuh wanita dan ini telah disadari betul oleh JP. Coen yang waktu itu menggantikan Daendels sebagai Gubernur Jendral di Batavia. Secara keseluruhan hasil disertasi Blusse tentang peran wanita di Batavia memiliki nilai 3,5 Bintang. Bahasa-bahasa disertasi memang tidak begitu banyak terlihat namun detailnya teramat kuat.