Bringing the wonders of space to the printed page, The New Universe Here, Now, And Beyond takes an illuminating look at the workings of the cosmos with insights into the latest discoveries that science has to offer and spectacular images from space-searching telescopes, probes, and rovers, The New Universe provides a tour of outer space unlike any other.
The National Geographic Society (NGS), headquartered in Washington, D.C., United States, is one of the largest nonprofit scientific and educational organizations in the world. Founded in 1888, its interests include geography, archaeology, and natural science, the promotion of environmental and historical conservation, and the study of world culture and history. The National Geographic Society's logo is a yellow portrait frame—rectangular in shape—which appears on the margins surrounding the front covers of its magazines and as its television channel logo. Through National Geographic Partners (a joint venture with The Walt Disney Company), the Society operates the magazine, TV channels, a website, worldwide events, and other media operations.
Sebagai manusia biasa yg tak dianugerahi kecerdasan maksimal sehingga tak memungkinkan saya untuk mempelajari lebih jauh, mungkin ada banyak orang yg merasakan hal yg sama dengan saya soal ketertarikan terhadap angkasa luar.
Semesta yg misterius bagai tak bertepi, tak terjangkau (kayak kamu, ya kamu.. tsaaaah), tak terukur dan tak-tak lainnya. Rumah dari satu2nya konstelasi yg bisa saya tahu dari melihat susunan bintangnya, Orion. Hal yg menciptakan kutipan favorit saya-entah-siapa-yg-bikin: manusia itu cuma debu kosmik di alam semesta.
Karena awam, maka penjelasan dalam bahasa yg lebih sederhana dan tidak terlalu teknis -seperti di buku majalah ini- selalu menjadi daya tarik. Apalagi nama besar NatGeo yg jadi jaminan mutu bikin saya jejeritan ketika nemu ini di lapak bubek.
Pembahasannya meliputi tiap planet di sistem tata surya kita serta yg lebih jauh lagi seperti nebula, exoplanet dan galaksi lain. Ada juga sekilas mengenai observatorium dan teleskop angkasa.
Penjelasan tiap topik ringkas dan padat. Buat orang kyk saya yg jarang mengikuti perkembangan, informasinya malah terasa apdet (secara saya baru tau setelah baca buku ini apa yg menyebabkan Pluto terlempar dari kategori planet dan klo ternyata planet gas besar semua punya cincin yg mengelilinginya). Selain itu, banyak penjelasan menarik seperti misalnya tingkat perubahan white dwarf, neutron star sampai jadi black hole.
Buat fans yg levelnya bahkan jauh dibawah tarkam, yg nggak ngerti fisika apalagi astrofisika kayak saya, penjelasan2nya bisa dimengerti. Cuma krn bhs inggris saya cetek, mesti pelan2 bacanya, sih.
Lalu karena bukunya terbitan 2010, ada beberapa peristiwa penting yg terjadi baru2 ini yang tidak terangkum, seperti Opportunity yg pada akhirnya berhenti beroperasi dan Cassini yg akhirnya menceburkan diri ke atmosfer Saturnus. Tapi saya yakin, ke depannya NatGeo pasti akan membuat lagi buku seperti ini dengan informasi yg sdh diperbarui, mungkin juga akan ada data2 termutakhir yg dikirimkan oleh Oppy dan Cassini.
Grafis nggak usah ditanya lagi. Gambar2nya bener2 bikin saya merasa keberadaan saya sebagai satu manusia jadi sangat enggak signifikan.
Akhir kata, saya mau kutip kalimat penutup di gambar Butterfly Nebula : As such images inspire Earth man and woman to continue probing the universe, one thing is certain: The more we learn, the more we want to know.
Klo versi saya menurut pengalaman: The more we learn, the less we know.
Atau kalau versi junjungan saya, Bapak Noel Gallagher of Oasis : All we know is that we dont know.
PS. Klo ada orang yg suka songong2, sangat bisa disarankan supaya dia mesti coba pergi ke wilayah setelah Kuiper Belt. Haha.
This entire review has been hidden because of spoilers.
What can I say? It's Nat Geo! A stunning visual keepsake documenting a summary of our current understanding of the universe as of early 2015. Fun to see how much of what we were looking forward to has come to pass.
Dated but comprehensive. Since this books publication, we have doubled the number of discovered exoplanets and have glimpsed Pluto’s frozen nitrogen ice fields up close. The photographs are awe inspiring.