Jump to ratings and reviews
Rate this book

Surat dari Palmerah: Indonesia dalam Politik Mehong: 1996-1999

Rate this book

287 pages, Paperback

First published April 1, 2002

5 people are currently reading
114 people want to read

About the author

Seno Gumira Ajidarma

98 books838 followers
Seno Gumira Ajidarma is a writer, photographer, and also a film critic. He writes short stories, novel, even comic book.

He has won numerous national and regional awards as a short-story writer. Also a journalist, he serves as editor of the popular weekly illustrated magazine Jakarta-Jakarta. His piece in this issue is an excerpt from his novel "Jazz, Parfum dan Insiden", published by Yayasan Bentang Budaya in 1996.

Mailing-list Seno Gumira fans:
http://groups.yahoo.com/group/senogum...

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
26 (29%)
4 stars
37 (41%)
3 stars
21 (23%)
2 stars
5 (5%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 15 of 15 reviews
Profile Image for Pandasurya.
177 reviews117 followers
August 6, 2010
Mbak,
Lihatlah langit senja yang keemasan di atas sana, dengan sepuhan warna ungu di tepian mega-mega yang berarak seperti bentangan permadani—lihatlah bagaimana langit perlahan-lahan semburat membakar, menjadi jingga yang menyala, sebelum akhirnya menggelap sama sekali menyisakan sisa cahaya yang gemetar....

Setetes embun menetes dari daun, jatuh di atas kolam yang segera berpendar dalam keheningan pagi.
(SGA, Surat dari Palmerah, h. 283)

Demikianlah guru SD kita di bawah pohon itu berkata: “Duduklah baik-baik, dan berpikirlah dengan jernih, maka engkau akan mengamati dengan teliti bahwa engkau menginjak tanah, di depanmu ada hamparan kerikil, lantas sepetak taman yang dibatasi pagar. Di luar pagar itu ada hamparan padang rumput di mana kuda-kuda berlari bebas, yang menurun ke sebuah lembah. Di lembah itu ada sebuah sungai yang bisa dilayari, dengan perahu-perahu yang datang dari jauh. Sungai itu menembus hutan dan bermuara di tepi laut, lantas di laut itu engkau lihat cakrawala, lantas di kaki langit itu engkau lihat matahari terbenam.

“Engkau semua melihat langit, awan gemawan dalam keluasan langit yang biru, menjadi ungu, menjadi jingga keemasan, lantas menggelap tiba-tiba—setelah itu engkau akan melihat bintang-bintang di langit malam. Engkau telah belajar mengukur jarak dari kerikil ke pagar, dari pagar menyeberangi padang rumput ke lembah, dan dari lembah ke hutan dan ke laut. Engkau juga telah mengukur kecepatannya...

(SGA, Surat dari Palmerah, h. 212)
Profile Image for winda.
357 reviews14 followers
August 11, 2013
Jakarta, Minggu Pahing 11 Agustus 2013

Bung,
Membaca surat-surat Bung dari Palmerah menyadarkan saya bahwa saya orang bodoh yang tidak tahu apa-apa, betapa saya tidak mengerti sama sekali cerita perwayangan apalagi jika kisah-kisah wayang tersebut dikaitkan dengan kehidupan perpolitikan. Juga beberapa istilah yang Bung bilang diajarkan oleh guru SD. Betapa beruntungnya Bung, sudah berfikir dan berwawasan luas semenjak dari SD. sementara saya, telah lulus dan bekerja baru saya kenal istilah-istilah asing tersebut.

Bung,
Banyak yang ingin saya bicarakan dengan Bung, namun karena satu dan lain hal saya tidak bisa menulis dengan leluasa. Semoga di lain kesempatan, dapat saya sambung suratnya.

Nb. Salam buat Sukab, sesekali bolehlah kirimkan saya sepucuk surat bersama sepotong senja
Profile Image for eti.
230 reviews107 followers
June 30, 2014
#27 - 2014

ada begitu banyak penulis kolom di Indonesia. setelah saya dibuat terpingkal-pingkal dengan kolom mangan ora mangan kumpul-nya Umar Kayam, lalu menikmati kolom perjalanan spiritualnya Danarto dalam Orang Jawa Naik Haji, kemudian tulisan-tulisannya Bre Redana di kolom kompas minggu. selanjutnya Seno Gumira Ajidarma menarik perhatian saya dengan Surat Dari Palmerah-nya.

membaca Surat dari Palmerah ini, saya jadi penasaran buku apa saja yang dilahap SGA. dia begitu fasih mengulas kehidupan sosial, politik, ekonomi, budaya bangsa Indonesia saat itu dibalut dengan kisah lain, dari pewayangan mahabharata, cerita klasik Cina sampai Nietzsche. menyentil dan asyik.
Profile Image for Mita.
15 reviews15 followers
April 7, 2008
Uhuhuhuhu... penyajiannya sangat...sangat keren!!! Dengan gambar2 dan foto2 jadoel, sejadoel Palmerah hehehehe...


Membawa kisah2 yang sangat penting tapi dengan cara yang jenaka dan unik!

Malah kurasa buku ini bisa jadi smacam arsip dokumentasi perjalanan peristiwa sosial, politik, budaya, ekonomi, dll di Jakarta or Indonesia?!?
Profile Image for Leksa.
2 reviews6 followers
April 27, 2008
Setelah mencari sekian lama, (sebenarnya ga sempat nyari2 amat sih..) akhirnya bisa baca buku ini,..

buat saya cukup menceritakan sebuah proses dari reformasi, hingga sinisme setelah reformasi..
Yang saya suka : sangat indonesia, wayang sekali, filosofis praktis. Pesan dan moral dari esai-esai khas Seno disini, ternyata sama saja menggambarkan kondisi sekarang-sekarang... 5 star..
Profile Image for Anggi Hafiz Al Hakam.
329 reviews5 followers
April 6, 2016
Beginilah Indonesia, Bung! dalam keadaan politik, sosial, dan keamanan yang tidak menentu. Ditambah lagi Si Sukab ikut-ikutan pake dagang kaos segala.

Bagaimanapun, Sukab turut mengajari saya untuk punya helikopter. Bukan untuk membawa saya melintasi kemacetan Jakarta. Tetapi, justru untuk mengontrol sawah. Hahaha
Profile Image for Andri.
137 reviews
November 20, 2008
Ini salah satu buku favorit gw. Kalo buku-buku mas Seno yg lain boleh diminta.. yg ini gak boleh.. hehehe..

Kumpulan tulisan yang tadinya dimuat di majalah Jakarta-Jakarta, tentang politik, yang dipoles dengan kacamata seorang urban. Menarik. Ditambah lagi dengan berbagai gambar bungkus-bungkus produk yang emang koleksi pribadinya mas Seno.
Profile Image for Nokturno.
5 reviews3 followers
June 11, 2009
isinya berupa lembar-lembar surat, yang tiap lembarnya mengomentari akan suatu kejadian atau fakta bangsa.
Dihiasi dengan cover-cover majalah JakartaJakarta dari tahun ke tahun, serta iklan-iklan jaman dulu.

cool!

Profile Image for hijaupupus.
21 reviews2 followers
June 25, 2007
Keren... kayak baca sejarah, tapi nggak membosankan. Seperti makan gula-gula dengan aneka rasa dan warna di dalam satu stoples. Banyak tahu - tahu banyak.
Profile Image for Wikupedia.
65 reviews29 followers
July 22, 2007
belum sempat baca...maaf tapi bukunya udah punya (walah kok sombong hehehe)
Profile Image for Ali.
25 reviews
March 3, 2013
segar, ringan dan nyentil, mirip capingnya GM di tempo
Profile Image for Wihambuko.
Author 2 books5 followers
May 28, 2014
Salah satu buku nonfiksi terbaik Indonesia sepanjang masa.
Displaying 1 - 15 of 15 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.