The islands of Borneo, Sumatra, Java, and Bali are ecologically one of the richest, most biologically complex areas in the world, sought out by thousands of knowledgeable nature lovers every year for the spectacular variety of wildlife and beautiful vistas. This book provides the first complete identification guides to the birds of this teeming tropical paradise. It gives descriptions of 820 regional species, illustrated in 88 specially commissioned color plates accompanied by notes detailing distinctive features and habitats. Entries cover nomenclature, plumage, markings, voice, global range, distribution and regional status, habits, and diet. The main text gives practical information on where to find many exotic species, citing major birdwatching locations. Introductory chapters discuss habitats, climate, land-use, and conservation concerns. Professional ornithologists and amateur bird watchers alike will find this the indispensable bird guide for eastern Malaysia and western Indonesia for many years to come. It is also an unrivalled source of information for casual travellers and ecotourists.
Very thick book that is hard to carry on vacation but the images and descriptions are very helpful. We weren't really in most of the covered locations so it wasn't as helpful for us as others.
Buku saya udah lepas jaitannya, halamannya lembab and keriting akibat pernah kejebur di Rawa danau Serang. Covernya udah lepek, pudar karena terpaan matahari mulai dari pulau Seribu, Baluran dan Alas Purwo. Halaman plate berwarnanya pun udah beberapa lengket satu sama lainnya. Berbagai fungsi juga sudah dilakukan buku ini. Mulai dari fungsi aslinya untuk identifikasi burung di lapangan, ajang pamer pengetahuan lapangan ke junior, ex. senior:"coba buka plate 45 untuk liat jenis raja udang apa yang barusan terbang" junior (bersamaan):"waah hebat pas banget halamannya" he..he, sampai fungsi yang aga2 aneh. Contohnya: pengganjal bantal tipis di tenda atau untuk nimpuk anjing liar yang berkeliaran di base camp. Buku ini sudah menemani birdwatching ke pelosok2 Indonesia (tapi tidak ke Indonesia timur, liat judulnya aja he..he). Bahkan seorang teman yang punya buku ini juga, nasib bukunya lebih sengsara. Plate gambar2nya dicabut dan dilapisin selotip di margin2nya supaya lebih tahan banting klo dibawa2 pengamatan burung. Sebenarnya buku ini bisa terbeli dengan harga yang sangat murah (dulu sekitar 50 ribuan) karena ada dana hibah yang diterima LIPI. Karena dana tersebut sudah habis, maka buku ini sudah tidak dicetak lagi. Kalaupun ada harganya sudah mengikuti ongkos produksi normal yakni bisa ratusan ribu rupiah. Yang membuat field guide ini stands out dibanding field guide lainnya adalah akurasi dari data yang dipaparkan. Kita patut berterima kasih pada Pakde John Mackinnon untuk dedikasinya mengumpulkan data-data lapangan mulai dari perilaku dan suara burung di Paparan Sunda (Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan). Yang kedua adalah gambar-gambar burung yang dilukis Karen Phillips. Gambar lukisannya memang kebanyakan berdasar spesimen museum.Tapi pewarnaan yang baik iktu membantu identifikasi di lapangan. Terakhir Adalah sumbangan Pak Bas van Ballen yang ikut menambahkan data-data terakhir mengenai sebaran burung2 di nusantara beserta suara2 untuk bantuan identifikasi melalui suara. Kalau anda masih punya buku ini, baik dulu sempet terpaksa beli sewaktu kuliah atau pinjaman dari senior yang tidak akan pernah berniat dikembalikan. Saran saya simpan buku ini dengan baik. Suatu saat buku ini akan menjadi karya klasik acuan bagi diversitas burung di Indonesia.
“Sangatlah penting dan mendesak untuk mencetak ulang buku ‘Panduan Lapangan Burung-burung di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan’ edisi Bahasa Indonesia. Jumlah pengamat burung di Indonesia terus berkembang pesat. Pertumbuhan jumlah pengamat burung juga juga mencerminkan peningkatan jumlah konservasionis muda yang akan menjadi aktor penyelamat lingkungan di Indonesia. Buku panduan lapangan menjadi kebutuhan mendasar untuk melipatgandakan jumlah pengamat dan pelestari burung. Tidak ada alasan untuk tidak mencetak ulang buku panduan ini..” (Ige Kristianto, Yayasan Kutilang Indonesia, Yogyakarta)
“Buku panduan SJBK sangat dibutuhkan, karenanya kami berpendapat pencetakan ulang buku ini sangatlah mendesak. Kami juga berharap buku ini akan mudah diperoleh. Buku ini merupakan salah satu referensi penting bagi banyak kelompok yang tertarik dengan burung, khususnya mahasiswa, dosen, akademisi, peneliti, pencinta alam, dan para profesional. Buku ini menyediakan informasi dasar yang cukup lengkap dengan kunci identifikasi yang sederhana. Kelangkaan buku ini menjadi kendala bagi inisiatif-inisiatif studi mengenai burung di Indonesia.” (Yuyun Kurniawan, Yayasan Titian, Pontianak, Kalimantan Barat)
“Sundaland merupakan daerah dengan intensitas kegiatan pengamatan burung yang tinggi, dengan jumlah pengamat burung yang semakin hari semakin banyak jumlah dan peminatnya. Pengenalan jenis dan identifikasi merupakan kendala yang banyak dialami oleh berbagai kalangan, baik yang sudah berpengalaman, apalagi para pemula. Sampai saat ini panduan SJBK merupakan satu-satunya buku yang sangat optimum pemanfaatannya di lapangan, baik dari segi desain maupun keterangannya. Mengingat buku SJBK sudah tidak tersedia lagi di pasaran, sedangkan kebutuhan akan buku tersebut sangat tinggi, maka cetak ulang merupakan hal yang sangat mendesak dilakukan. Luasnya penggunaan buku tersebut di kawasan Sundaland juga merupakan salah satu alasan pentingnya perbanyakan buku tersebut.” (Dr. Wilson Novarino, M.Si., Jurusan Biologi FMIPA Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat)
Buku ini pun menjdi refernsi wajib saya ketika masih eksis ddalam perkumpulan mahasiswa biologi waktu itu. Proses identifikasi burung akan menjadi lebih mudah apabila kita mengamati burung di lapangan (baca: tempet penelitian, baik di utan, pulau, laut, dsb. Wajib dimilki, apalagi untuk mereka para pecinta unggas indah alias burung! So, Enjoy your HAPPY BIRD DAY!
This Book very helpful for me to identify all bird species which I found, when in research or help me when I must give interpretation about bird species for the tourist & the student.
Salah satu investasi masa depan kepada anak2 gua! Seharusnya kemarin minta tanda tangan ke salah satu penulisnya :D Ga dipungkiri memang masih banyak kekurangan dari buku ini apabila dibandingkan dengan FG Myers. Tetapi karena ga ada lagi apa boleh buat. Apalagi banyak sekali riwayat teman2 pengamat burung dengan FG ini sehingga dapat dikatakan buku sakti para pengamat burung se Indonesia :)