Jump to ratings and reviews
Rate this book

Empat Cerita Fantastik Perancis

Rate this book
Pada saat Perancis terpesona dan takjub melihat begitu banyak hal dan kenikmatan yang dapat diberikan oleh ilmu pengetahuan, ternyata okultisme juga mendapat sambutan. Padahal, Perancis yang kartesian, rasionalis dengan klasisismenya yang dogmatis, ketat dalam menjaga kemurnian genre dan juga imajinasi, tak suka mencampuradukkan dunia manusia dengan dunia supranatural.

Namun ternyata Cerita Fantastik - sebutan sastra beraliran okultisme - mendapat sambutan hangat. Cerita Fantastik adalah suatu permainan tatanan naratif dan bahasa dengan tujuan menghadirkan sesuatu yang tidak ada dalam realita ; suatu hal yang supranatural dan luar biasa, ketakutan yang tak dapat dijelaskan sumbernya.

Pada abad XIX, cerita Fantastik mendapat era "kebangkitan" dan sekaligus masa keemasannya. Pengarang Perancis pun banyak yang menerjuni tema-tema supernatural dan mistisisme ini.

120 pages, Paperback

First published August 1, 2001

16 people want to read

About the author

Apsanti Djokosujatno

13 books2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (19%)
4 stars
4 (19%)
3 stars
13 (61%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Helvira Hasan.
Author 2 books8 followers
November 6, 2013
Buku ini merupakan terjemahan empat karya dari dua pengarang Perancis beraliran mistik, horor, okultisme, atau di negeri asalnya disebut sebagai cerita Fantastik. Lewat buku ini, saya berkenalan dengan Prosper Mérimée dan Auguste Villiers de L'Isle-Adam.

Prosper Mérimée memikat saya dengan cerita berjudul Venus dari Kota Ille. Tentang penemuan sebuah patung perunggu perempuan di bawah pohon zaitun di kota kecil Ille, bernama Venus yang tampak sempurna dan cantik tapi memberi tatapan kejam dan bengis. Gaya berceritanya juga lebih mudah dipahami dan dinikmati ketimbang tiga cerita lainnya. Djoûmane, cerita kedua dari Prosper Mérimée, harus saya baca berkali-kali di bagian tertentu, mungkin karena ceritanya yang keluar masuk realita dan halusinasi. Ini pula yang terjadi pada dua cerita lainnya dari Auguste Villiers, berjudul Firasat dan Vera.

Jadi, cerita Fantastik ini tampaknya memang menyuguhkan misteri-misteri hingga ketakutan-ketakutan yang tak dapat dijelaskan apa dan kenapa. Yah, namanya juga misteri, tak bisa dipecahkan. Beda dengan teka-teki, yang pasti bisa dipecahkan, seperti yang terdapat dalam cerita bergenre thriller misalnya.

Di Perancis sendiri, cerita bergenre Fantastik ini tidak begitu banyak digemari seperti roman panjang. Genre ini baru mendapat tempat di kancah sastra pada abad ke-19, di masa yang malah sudah "dicerahkan". Menurut kata pengantar dalam buku ini yang ditulis oleh Apsanti Djokosujatno, yang juga penerjemahnya (terima kasih, Bu!), di awal abad ini pula lahir pengarang-pengarang cerita Fantastik Perancis yang terkemuka seperti Charles Nodier, Nerval, Honoré, de Balzac, Maupassant, Lautréamont, dll. Hmm, selain Maupassant, masih banyak yang asing di telinga saya.

Bagi yang menyukai puisi mungkin bisa menikmati cerita Fantastik ini. Karena katanya, cerita Fantastik ini tidak menunutut pesan moral apa-apa, cukup dinikmati saja dan direnung-renungkan seperti sebuah puisi.

"Cinta lebih kuat daripada kematian." - Vera

"Kegelapan apakah yang telah merampas si mati yang dicintainya dari dirinya? Mati! Tidak. Apakah jiwa sebuah biola terbawa pergi oleh jeritan sebuah senar yang putus?" - Vera (cukup puitis, bukan?)

"Que cette statue, disais-je,
soit propice et bienveillante,
elle qui ressemble tant à un homme." - Lucien, Philopseudes. Puisi pembuka pada cerita Venus dari Kota Ille.

Profile Image for Pris.
448 reviews38 followers
February 24, 2015
Campur-campur genre misteri-horor-suspense-fantasi, dikemas dalam gaya bercerita dan setting klasik dalam setiap cerpen di buku ini. Kedua pengarangnya disebutkan terpengaruh sama kisah-kisah Edgar Allan Poe, which is IMO emang cukup terlihat dari penggambaran cerpen2 itu sendiri. Suka sama Poe. Suka juga sama cerpen-cerpen aneh dan seram dalam buku ini. Ga bisa milih salah satu yang paling disuka. Suka semua.

Sayang cuma memuat empat cerpen (dasar tidak pernah merasa puas) :')
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.