--- My Dear Incubus --- Plot: En.. ..ding.. ..nya. Penokohan: Ok. Gambar: Ok.
Baca sinopsisnya langsung ya^^. Emm, saya akan berkomentar untuk kisah utama saja; My Dear Incubus. Kisahnya oke. Saya lumayan menikmatinya, apalagi karena tokoh perempuannya punya target tersendiri dan lumayan picik untuk menggapai targetnya...(tapi nggak juga kok XD /manayangbenarwoi) (人´∀`*).
Tapi tapi tapi tapi-
Astaga endingnya.
Saya tidak masalah dengan tipe ending seperti itu. Khas rute yang saya ambil juga sih kalau membuat cerita. Tapi masa sih tokoh utamanya bisa langsung juga perasaannya berbelok begitu?!?! Aarghhghgshsh!!!
Saya seolah mengharapkan kali ini, mereka bisa mulai melangkah pelan. Sebuah kebetulan yang berbuah rasa ingin tahu dan kepedulian, hal-hal semacam itu. Bukan langsung-langsung, tidak ada hujan, guntur, maupun badai, .
Mungkin mangakanya ingin menceritakan betapa 'asli' perasaan si tokoh utama perempuan. Maksudku; seperti... meskipun 'dihapus', ia masih 'ingat'(?). Tapi entahlah. Saya tidak bisa menerimanya di komik ini. Tapi ini lebih bahagia daripada jika saya yang menuliskannya sih. Itu jelas XD. [6.9/10]