Jump to ratings and reviews
Rate this book

Berteman dengan Kematian

Rate this book

363 pages, Paperback

First published January 1, 2010

11 people are currently reading
151 people want to read

About the author

duniasintaridwan

1 book5 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
41 (36%)
4 stars
30 (27%)
3 stars
21 (18%)
2 stars
10 (9%)
1 star
9 (8%)
Displaying 1 - 10 of 10 reviews
Profile Image for Rina Yulius.
24 reviews11 followers
October 20, 2012
cuma bisa menuliskan sebaris kata setelah membaca buku ini :: karena kehidupan senantiasa berjodoh dengan kematian :)
Profile Image for hoAAah.
2 reviews8 followers
November 6, 2011
sebenarnya dari gaya penulisan tidak ada yg terlalu istimewa dari buku ini... Karena di sma gw udah pernah ngeliat tulisan2 semacam ini sbagai tugas sekolah...
namun inspirasi yang ada di dalam buku inilah yang membuat buku ini menjadi addict untuk dibaca, gw sendiri menyelesaikan buku ini dlm sehari karena bagperbagnya sangat sayang untuk kehilangan momen. karena buku ini otobiografi, 4bintang untuk buku ini... :)
Profile Image for Keisha.
3 reviews
April 26, 2020
Jujur gw beli buku ini karena mau mendapat semangat bagaimana menghadapi sebuah keterhimpitan. Dari sisi itu gue akui perjuangan penulis perlu didokumentasikan dan bisa menginspirasi orang lain. Namun, sebagai sebuah novel, teknik narasi gak bisa gw nikmati sama sekali, begitu pula dengan puisi-puisi pendeknya di setiap awal bagian. Mungkin kalau di-publish sebagai blog akan lebih menarik. Kalau diterbitkan sebagai novel ataupun autobiography, harus ada usaha menyajikan dengan gaya naratif dan diksi yang menantang. Lalu, di bagian akhir buku ini ada surat-surat yg isinya cuma puja puji terhadap si tokoh "aku". Dalam sebuah karya sastra hal ini ganjil buat gw.
Profile Image for Okariadi.
2 reviews1 follower
January 30, 2019
Kisah hidupmu bukanlah bagian dari impian setiap orang. Tapi kau sanggup melaluinya tanpa hanyut dan terjebak dengan satu cara selalu bersyukur kepada-NYA. Sungguh luar biasa. Tidak dapat diukur hanya dengan 5 bintang saja.
Profile Image for Dwi Safitri.
1 review
Read
August 11, 2011
"Air mataku yang terakhir jatuh ke dalam lubang yang gelap dan berdinding duri. Ia merasa ratu kegelapan memeluknya, menciuminya, mencumbuinya. Sesak oleh belaian tangan berkuku parang. Ia terus melewati lorong yang dicahayai oleh amarah dan dendam. Hingga muncul dari mulut gua kesepian menuju samudera. Lalu terpeleset, Ia terhantam karang dosa, hingga semuanya menjadi gelap. Ia kembali diselimuti duka. Sehingga tak dapat melihat bidadari bari Pulau Dewi." (si hidup)
2 reviews1 follower
January 11, 2014
Buku ini mengajarkan kita tentang mahalnya hidup sehat tapi dengan penyakit yang diberikan Tuhan kita menjadi lebih paham bagaimana memaknai hidup yang sebenarnya.Sakit bukan halangan untuk kita berkarya meskipun dengan waktu terbatas.Menggapai cita dan cinta hanya kita sendiri yang bisa melakukannya.
Profile Image for mae owima.
6 reviews
November 5, 2012
novel ini buat gue lebih percaya diri, dan membuka mata gue kalo menjadi seorang odapus itu bukanlah sebuah kutukan :')
Profile Image for dea arief.
39 reviews4 followers
April 21, 2013
Salut dan bener bener salut sama semangat hidupnya kak Sinta :')
1 review
Read
March 18, 2019
Good
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 10 of 10 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.