Jump to ratings and reviews
Rate this book

Chibi Attack!!

Rate this book
Kumpulan komik 4 kolom yang terdiri dari 4 judul dari empat komikus:
- Eri-chan
- Chocopetoc
- Bocah-Bocah Bangor
- Valkreon

Paperback

Published March 1, 2010

Loading...
Loading...

About the author

Galang Tirtakusuma

32 books9 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
7 (43%)
4 stars
3 (18%)
3 stars
2 (12%)
2 stars
3 (18%)
1 star
1 (6%)
Displaying 1 - 4 of 4 reviews
Profile Image for Indah Threez Lestari.
13.5k reviews275 followers
October 6, 2013
#Program BUBU

Pertama kali dibeli dan dibaca pada tanggal 3 April 2010.

==========================================================
Dari empat judul di buku ini aku hanya suka Eri-chan karya Putri Soedikin dan Chocopetoc karya Galang Tirtakusuma, dan menurutku sebaiknya dua judul ini dijadikan karya terpisah saja dan diterbitkan dalam satu buku penuh.

Khusus untuk Valkreon karya Nurina Sevrina, kayaknya kurang pantas digabung dengan kumpulan Chibi Attack ini, karena satu alasan: para karakternya tidak dalam bentuk Chibi, dengan kaki dan tangan yang panjang.

Karena cuma suka setengah isi buku, dengan berat hati aku hanya bisa memberi dua bintang saja.
Profile Image for Anggi Hafiz Al Hakam.
335 reviews5 followers
October 13, 2014
Kalau boleh berkomentar, saya suka bagian kedua, ketiga, dan keempat komik ini. To be honest, saya, personally, tidak begitu suka dengan imaji tokoh komik pada bagian pertama. Bentuk karakternya IMO seperti dalam komik Shinchan.

Pada bagian 2,3, dan 4, saya suka bagaimana komikusnya membuat sekuen cerita/storyline. Jadi, walaupun tiap panel berdiri sendiri, tetap membentuk satu kesatuan cerita yang utuh.

Bagaimanapun itu, saya menaruh respek pada para komikus yang terlibat didalamnya. Patut dinanti karya-karya mereka selanjutnya.

Maju terus komik Indonesia!
Profile Image for Mark.
1,284 reviews
February 11, 2015
Sejujurnya, tak ada yang spesial dari komik keroyokan bikinan empat komikus nasional ini. Memang ada satu dua cerita yang berhasil membuatku tersenyum, tapi ya sudah. Begitu saja. Sayang sekali, padahal sebenarnya ada peluang untuk menjadikan cerita-cerita tersebut menjadi lebih lucu dan menghibur. Sepertinya keempat komikus tersebut perlu melatih skill teknis bercerita yang lebih baik agar bisa membuat komik yang lebih mengesankan pembaca.
Displaying 1 - 4 of 4 reviews