Novi Wulansari, ratu kecantikan nan cerdas dari kepulauan Riau, yang baru kuliah di sebuah perguruan tinggi Jogjakarta, terhenyak menyadari kenyataan sisi pergaulan bebas di kampusnya, seiring dengan kegagetannya menyaksikan banyaknya korban perempuan. Sebuah kenyataan yang menambah rasa antipatinya terhadap cowok, apalagi setelah menjadi bintang di sebuah LSM advokasi Perempuan dia menjelma menjadi harimau bagi buaya darat. Namun, naas tak dapat ditolak saat tak ada angin tak ada hujan ia mengalami déjà vu, jatuh pada pandangan pertama dan jatuh diterkam bulus cowok ganteng tak bertanggung jawab.
Sambil terus menanggung beban menyembunyikan hamil tanpa suami dan tak lagi galak menyandang reputasi sebagai wakil direktur LSM pembela perempuan, ia berteman dekat dengan seorang Astuti yang secara tak sengaja didengarnya menangis di ujung malam membaca Al-Quran, mengadu pada Tuhan soal ibunya yang telah lama hilang dan dianggap telah mati oleh ayahnya yang bersikeras mau menikah lagi. Mereka jadi saling curhat dan dekat sekali layaknya saudara….
Pelacakan Novi terhadap ibu Astuti berujung pada perkenalannya dengan Dharmahamca, pelukis asal Banyuwangi yang brewokan dan kumal menyeramkan tapi belakangan diketahuinya religius. Betapa girangnya Novi ketika berhasil menemukan ibu Astuti, yang ternyata terdampar sampai ke ujung Timur Jawa, Banyuwangi, dan selama ini dirawat justru di Rumah Dharma. Dan puncak surprisenya lagi, saat laki-laki yang ternyata berwajah tampan itu mengungkapkan cinta tulusnya dan meminangnya. Namun, takdir berbicara lain….
Tak dinyana Novi merelakan Dharma menikahi Astuti. Novi mundur demi kebahagiaan “saudaranya” dan ibunya… Tinggallah ia sendirian terkatung dan terombang ambing dengan hamilnya yang kian membuncit sementara orang tuanya, yang tidak tahu menahu keadaan Novi sekarang, akan segera datang dari Tanjung Pinang membawakan jodoh Novi.
Bagaimanakah nasib Novi selanjutnya dan buah hati yang dilahirkannya? Akankah ia berlabuh menemukan pangerannya dan seberapa mahal harga nasib yang harus ditebusnya?
Langit Kresna Hariadi (lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, 24 Februari 1959; umur 54 tahun) adalah seorang penulis roman Indonesia. Mantan penyiar radio ini dikenal masyarakat luas dengan cerita roman Gadjah Mada yang menceritakan kisah dari Patih Gajah Mada dari kerajaan Majapahit.
Novi Wulansari, ratu kecantikan nan cerdas dari kepulauan Riau, yang baru kuliah di sebuah perguruan tinggi Jogjakarta, terhenyak menyadari kenyataan sisi pergaulan bebas di kampusnya, seiring dengan kegagetannya menyaksikan banyaknya korban perempuan. Sebuah kenyataan yang menambah rasa antipatinya terhadap cowok, apalagi setelah menjadi bintang di sebuah LSM advokasi Perempuan dia menjelma menjadi harimau bagi buaya darat. Namun, naas tak dapat ditolak saat tak ada angin tak ada hujan ia mengalami déjà vu, jatuh pada pandangan pertama dan jatuh diterkam bulus cowok ganteng tak bertanggung jawab.
Sambil terus menanggung beban menyembunyikan hamil tanpa suami dan tak lagi galak menyandang reputasi sebagai wakil direktur LSM pembela perempuan, ia berteman dekat dengan seorang Astuti yang secara tak sengaja didengarnya menangis di ujung malam membaca Al-Quran, mengadu pada Tuhan soal ibunya yang telah lama hilang dan dianggap telah mati oleh ayahnya yang bersikeras mau menikah lagi. Mereka jadi saling curhat dan dekat sekali layaknya saudara….
Pelacakan Novi terhadap ibu Astuti berujung pada perkenalannya dengan Dharmahamca, pelukis asal Banyuwangi yang brewokan dan kumal menyeramkan tapi belakangan diketahuinya religius. Betapa girangnya Novi ketika berhasil menemukan ibu Astuti, yang ternyata terdampar sampai ke ujung Timur Jawa, Banyuwangi, dan selama ini dirawat justru di Rumah Dharma. Dan puncak surprisenya lagi, saat laki-laki yang ternyata berwajah tampan itu mengungkapkan cinta tulusnya dan meminangnya. Namun, takdir berbicara lain….
Tak dinyana Novi merelakan Dharma menikahi Astuti. Novi mundur demi kebahagiaan “saudaranya” dan ibunya… Tinggallah ia sendirian terkatung dan terombang ambing dengan hamilnya yang kian membuncit sementara orang tuanya, yang tidak tahu menahu keadaan Novi sekarang, akan segera datang dari Tanjung Pinang membawakan jodoh Novi.
Bagaimanakah nasib Novi selanjutnya dan buah hati yang dilahirkannya? Akankah ia berlabuh menemukan pangerannya dan seberapa mahal harga nasib yang harus ditebusnya?
cerita langi kresna hariadi sangant menarik..seorang mantan ratu kecntikan yang tidak ingin dilecehkan dan membuat orasi untuk wanita tetapi tertambat love is the first sight
Yah, maaf kalau aku ga bisa bilang bersimpati pada si tokoh nyata yang ceritanya dijadikan buku ini. Awalnya aku merasa salut dengan keteguhannya mempertahankan kehormatan dari godaan berbagai pria ( dan wanita). Tapi tiba-tiba ia begitu mudah memberikan kesuciannya pada seorang pria yang baru dikenal tak sampai satu hari. Why? Why? Why? Bagaimana bisa prinsip yang sudah dijaga dan dijunjung tinggi selama bertahun-tahun oleh si ratu kecantikan ini bisa dibuang begitu saja hanya karena ketertarikan fisik sesaat yang sama sekali tak bisa kumengerti alasannya? She was drunk? Nope. She had been seduced by the guy for a long time? Nope. Did the guy save her life or something like that? Nope. Then why? Why? Why? Atau mungkin si penulis yang kurang berhasil menerjemahkan alasan-alasan dan pembenaran si tokoh nyata sehingga aku tak dapat memaklumi kekhilafannya? Entahlah.