Jump to ratings and reviews
Rate this book

Kamu Kurang Peka

Rate this book
Buku ini adalah kumpulan cerita-cerita singkat yang saya alami di berbagai tempat yang pernah saya tinggali, dari Bandung, Cilegon, sampai ke Doha. Tentunya, kejadian-kejadian di dalam buku ini berkaitan erat dengan kehidupan dan profesi saya di Doha, Qatar—tempat tinggal saya empat belas tahun terakhir. Mohon maaf, jika ada istilah yang masih asing untuk para pembaca sekalian.


Judul: KAMU KURANG PEKA
Penulis: didaytea

Nonfiksi, Memoar | 13,5 x 20 | 123 halaman | Softcover

123 pages, Paperback

Published March 1, 2022

1 person is currently reading
3 people want to read

About the author

Diday Tea

8 books12 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (18%)
4 stars
8 (72%)
3 stars
1 (9%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews
Profile Image for insightcure.
56 reviews3 followers
April 23, 2023
buku ini menggambarkan betapa berharganya apa yang dikasih Tuhan dan kehidupan kepada kita saat mampu peka terhadap hal sekecil apapun yang terjadi di sekitar kita.

Buku ini ditulis dengan gaya essai, diawali dengan cerita sehari-hari, lalu diakhiri oleh refleksi-refleksi penulis yang bikin kita ikutan merenung. Sebenernya gaya seperti ini bakal banyak ditemukan pada kebanyakan buku essai gak, sih?

Tapi ya, tipe buku kayak gini tuh justru yang paling kaya maknanya dan selalu terasa baru saat dibaca. Soalnya cerita hidup tiap orang kan berbeda-beda, banyak peristiwa yang terjadi dan itu gak selalu sama antara setiap orang.

Buku ini mengajak kita untuk :
🌻 Tetap berpikir positif terutama saat sesuatu terjadi dalam hidup kita.
🌻 Menyadari tidak ada kejadian yang hanya akan menjadi hal sia-sia.
🌻 Menggali hikmah dari setiap peristiwa.

Adapun cerita penulis yang kusuka adalah saat membahas orang kaya yang bikin iri.

Jadi tuh, di Doha, penulis berbagi cerita kalau beliau dihadapi tantangan ketika berangkat salat Jumat. Beliau datang awal waktu biar cepet dapat tempat parkir di bawah atap (karena tahu kan cuaca Qatar seperti apa? 🤣), di samping tentu saja demi mendapatkan keutamaan datang di awal waktu Salat Jumat.

Tapi, parkir beratap dan baris pertama selalu penuh. Bahkan ketika penulis dateng 45 menit lebih awal, keadaannya tetap sama. Hampir penuh.

Sebagai orang Indonesia sejati yang super pengamat, penulis tercengang (terkesan berlebihan ya kalimat yang kupakai) ketika melihat outfit dan mobil para rombongan baris pertama yang sudah sibuk dengan Al-Quran mereka tersebut. Bapak-bapak itu orang berada. Kisah ini pun menginspirasi beliau di kala lagi males ibadah. Kalo kata penulis tuh gini, "kalau kita malas ibadah dan tidak sekaya mereka, apa lagi yang mau dibanggakan". Aduh, nyes banget renungannya.

Ini baru satu cerita. Masih ada 23 lagi, lho. Hihi. 😍
Profile Image for Yuan Astika Millafanti.
314 reviews7 followers
August 22, 2023
Kamu Kurang Peka • Diday Tea • One Peach Media • 2022 • viii + 116 hlm.

Jujur saja, aku jarang melahap buku nonfiksi. Bahasa yang kaku dan uraian yang teoritis sering kali membuatku lelah dan akhirnya menyerah menamatkan buku genre ini. Namun, buku ini beda! Buku pengembangan diri ini menggunakan bahasa sehari-hari yang membuatku nyaman menyimak memoar @didaytea . Aku menikmati membaca pengalaman penulis soal pekerjaannya di tanah air dan Qatar (saat ini).

Hal menarik dari buku ini adalah penulis mampu menyelipkan hikmah di tiap kisahnya. Bahkan, di beberapa tulisannya, ia menutupnya dengan menyodorkan kesimpulan yang bisa dipetik. Selain itu, quote yang mengawali tiap judul ceritanya juga lugas dan pas sebagai pengantar menuju cerita. Bagiku, ia berhasil mengingatkanku tanpa terkesan menggurui melalui kisahnya.

Aku merasa tertampar dan tersentil berulang kali saat membaca buku ini lantaran kepiawaian penulis membagikan pengalaman yang tidak jauh berbeda denganku. Beberapa kebodohan yang diceritakannya adalah cermin diri ini. Contohnya, soal bagaimana niat meraih mimpi duniawi yang tidak diselaraskan untuk beribadah--yang berulang kali diingatkan penulis. Kisah Online tetapi Offline telah menamparku keras dan menyadarkanku bagaimana aku kerap gagal mengkhusyukkan diri saat beribadah.

Sudah bukan rahasia kalau aku menyukai buku terbitan OPM. Buku keluaran penerbit yang satu ini kukenali dengan kualitas cetak dan ketik yang baik. Karyanya selalu minim saltik. Sayangnya, pada buku ini aku menemukan beberapa saltik yang mengganggu. Contohnya saja kesalahan penulisan judul "Missing Tyle Sindrome" dan frasa "Ketika kamu belum mobil,"--entah apakah ini merupakan salah satu kesengajaan penulis (dan penerbit). Bagaimana bisa "cacat setitik" itu justru kutemukan di cerita yang membahas tentangnya? Selain itu, sayangnya, quote perihal bagaimana sikap orang tua menghadapi anak yang nakal pada halaman 19 terulang di halaman 103 (dengan sedikit perbedaan tanda baca). Meskipun begitu, buku ini tetap kurekomendasikan untukmu.

Lalu, apakah kamu sudah berhasil memetik hikmah hari ini? Atau, jangan-jangan #kamukurangpeka , sepertiku?
Profile Image for Nursari Halim.
51 reviews3 followers
April 16, 2024
𝗞𝗮𝗺𝘂 𝗞𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗸𝗮 • 𝗗𝗶𝗱𝗮𝘆 𝗧𝗲𝗮 • 𝗣𝗲𝗻𝗲𝗿𝗯𝗶𝘁 𝗢𝗻𝗲 𝗣𝗲𝗮𝗰𝗵 𝗠𝗲𝗱𝗶𝗮 • 𝟮𝟬𝟮𝟮 • 𝟭𝟭𝟲 𝗛𝗮𝗹𝗮𝗺𝗮𝗻

☁Akhirnya aku bisa upload resensi buku lagi!
Aku kepo, nih! Kalian pernah nggak merasa ada aja yang kurang dalam hidup kalian? Atau mungkin kalian malah sering merasakannya? Kalian nggak sendiri kok🥺. Mungkin itu tandanya kalau kita kurang peka sama setiap kejadian yang kita alami maupun yang ada di sekitar kita.

☁Sebelum aku lanjut nyeritain tentang buku ini, aku mau bilang kalau aku sangat suka sama kertas, 𝘧𝘰𝘯𝘵 dan tintanya😍 Waktu pertama mulai baca halaman pertama langsung semangat😭. Kertasnya tebal, 𝘧𝘰𝘯𝘵-nya nyaman banget dan lucu, dan tintanya tebal. Setiap balik halaman aku selalu ngelus-ngelus kertasnya🤣. Betah banget bacanya!😍

☁Oke, lanjut ke isi bukunya. Buku ini merupakan kumpulan cerita singkat yang dialami penulis di berbagai tempat yang pernah ditinggalinya, mulai dari Bandung, Cilegon, sampai ke Doha. Ada 24 cerita yang bakalan bikin kamu jadi lebih peka sama setiap kode yang ada di dalam kehidupan ini.

☁Buku ini layaknya curhatan seorang teman dan tidak menggurui sama sekali, dilengkapi juga dengan kutipan-kutipan dari ayat Quran dan juga hadis. Cocok untuk menjadi bacaan sekali duduk dan teman untuk bersantai. Bagian favoritku adalah tentang belajar memaafkan dari anak kecil.
Profile Image for Bella Shahwah.
9 reviews
April 28, 2023
Buku ini berisi kumpulan cerita dari penulis yang tentu mengandung pelajaran dan inspirasi yang bisa dipetik. Yap, kurang lebih seperti judulnya, buku ini mengajak kita yang terkadang luput dengan sekitar untuk lebih peka dan membuka mata agar dapat 'membaca' kejadian dalam kehidupan sehari-hari.

Kisah-kisah penulis disajikan dengan cara yang bersahabat juga ringan, sehingga aku bisa membayangkan ceritanya dan menikmati dengan santai, tapi ter-jleb-jleb sekaligus di saat bersamaan. Meski buku ini tergolong tipis, makna dalam tiap cerita berhasil tersampaikan dan isinya banyak yang aku tandai.
Profile Image for Sulhan Habibi.
809 reviews62 followers
January 23, 2024
Cukup cerita sehari-hari (yang sederhana) seperti ini tetapi membuat kita bisa refleksi diri, menjadi pengingat, dan menjadi bersemangat untuk menjadi lebih baik seperti ini bagus banget sih jadi bacaan. Sederhana tapi berisi. Ya buku ini.

Aku suka.
Displaying 1 - 6 of 6 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.