Kalo dihitung pake jari tangan dan jari kaki, kayaknya gue butuh jari tangan dan jari kaki sahabat-sahabat gue untuk menjumlahkan berapa banyak "umat" yang menanyakan tentang profesi jurnalis yang gue sandang. Pertanyaan klise yang menjurus ke standar itu adalah : "Enak ngga sih jadi jurnalis ?" atau "Apa enaknya sih jadi jurnalis ?"
Nah ketimbang debat kusir masalah enak atau ngga enak, mending gue jabarkan aja kedua sisi itu. Jadi lo bisa merenung di kamar. lo tertarik jadi jurnalis atau jadi artis ?
"Bukunya narsis abis...!!! Bikin aku ketawa sampe terpipis-pipis hahahhaa.." (Inul Daratista - Penyanyi/Pengusaha)
"Mata saya terbuka akan arti profesi jurnalis. Banyak suka duka juga pengorbanan yang dilakukan para jurnalis yang selama ini dibutakan oleh kita. Semoga membaca buku ini lebih memacu kita untuk lebih dekat dan lebih mencintai dan menghargai dunia jurnalis." (Arzeti Bilbina - Model, Peragawati, Pemilik & Pengajar Sekolah Modeling ZEMA Management)
"Ide gilanya menarik. Hal-hal kecil yang nyaris tidak terlintas di benak para jurnalis untuk dijadikan tulisan. Menghibur, bikin tertawa, dan narsisnya emang Very bangethhh...!!!" (Ahsan "GLEN" Andi HUsain - Penulis Skenario, Ex-jurnalis)
Lika-liku kehidupan sehari-hari seorang jurnalis yang dibawakan dengan kocak, kritis, dan agak sedikit nyinyir ini memberikan sebuah wawasan baru mengenai gaya hidup, hiruk-pikuk, dan cara pandang seorang jurnalis dari sisi humorisnya. Beberapa hal-hal yang saya belum tahu membuat buku ini sangat enak untuk dibaca.