Jump to ratings and reviews
Rate this book

Prabu Siliwangi - Bara di Balik Terkoyaknya Raja Digdaya

Rate this book
Prabu Siliwangi (1482-1521M), putra Dewa Niskala, berhasil menyatukan Kerajaan Galuh dan Kerajaan Sunda, mengantarkan Pajajaran mencapai puncaknya. Sosok raja digdaya yang dihormati rakyat dan dikagumi musuh ini, memiliki bala tentara yang hebat, siap menghalau musuh dan menyabung nyawa mempertahankan kerajaan. Siapa sangka, helaan napas dendam dan semburat darah tepercik di Pajajaran, bukan karena kedatangan musuh melainkan bersebrangan prinsip dengan putra mahkota, Walangsungsang.
Prabu Siliwangi berbalik. Menatap tajam pada Walangsungsang. Dengan satu gerakan halus tapi sangat cepat dan terukur, kujang itu telah menempel di leher putra mahkotanya.

“Jika pohon yang meranggas itu adalah kerajaan kita dan yang sedang berteduh di bawahnya adalah ayahmu, Walangsungsang, apa kau juga akan tetap menumbangkan pohon itu?” bentak Prabu Siliwangi, dadanya turun naik tak biasanya. Kemarahan sedang membakar hatinya. Walangsungsang bergeming. Kelak, ia pun tak punya pilihan lain selain harus berhadapan dengan ayahandanya sendiri, sekalipun tidak dimaksudkan untuk saling menghinakan. Ia datang untuk membuat parit-parit agar mampu mengalirkan ajaran Islam merata ke seluruh persada.

468 pages, Paperback

First published June 1, 2009

32 people are currently reading
533 people want to read

About the author

E. Rokajat Asura

10 books16 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
53 (41%)
4 stars
37 (29%)
3 stars
15 (11%)
2 stars
15 (11%)
1 star
7 (5%)
Displaying 1 - 10 of 10 reviews
Profile Image for Aji.
16 reviews1 follower
July 19, 2018
Belajar sejarah dari novel
1 review
December 9, 2025
Sedikit banyak belajar mengenai sejarah prabu siliwangi, sang raja tersohor di tanah pasundan
Profile Image for Lamun Lamuna.
36 reviews11 followers
September 26, 2009
Saya membaca buku ini karena tertarik dengan kisah Perjalanan Spiritual Pangeran Walangsungsang atau Pangeran Cakrabuana. Karuhunnya orang cirebon. Yang juga merupakan Uwaknya Sunan Gunung Jati.
Akan tetapi sampai selesai buku ini dibaca, saya belum dapat menangkap apa yang ingin di sampaikan oleh pengarang. Karena dari sisi dramanya, tidak selesai. Perjalanan Pangeran Walangsungsang dalam mencari kesejatian hiduppun, menurut saya kurang dalam di bedah. Hanya sekadar kejadian-kejadian magis yang biasa terdapat dalam kisah-kisah jaman baheula.
Saya berharap pada bagian kedua, nilai-nilai wangsit Siliwangi bisa di bedah lagi dengan lebih membumi.
4 reviews
August 17, 2009
Buku yang cukup layak dibaca, terutama bagi penggemar Novel sejarah terutama sejarah tatar sunda.. gaya bahasa yang ditampilkan cukup menarik, walau tidak benar2 mampu membawa saya berimajinasi didalam membacanya.. gaya bahasa yang yang baik namun sayang banyak alur cerita yang terkadang melompat, berpindah ke alur yang lain tanpa ada kesinambungan cerita.. walau hal ini sedikit namun cukup mengganggu saya sebagai pembaca..
Profile Image for Evi Rezeki.
Author 7 books34 followers
February 22, 2013
Saya baca buku ini beberapa tahun yang lalu. Namun cara penceritaan dan gaya bahasanya masih lekat dalam ingatan.

Sayang sekali kisah Prabu Siliwangi di buku ini diramu dengan bahasa yang mengingatkan saya pada sinetron Indosiar. Sayang sekali.
1 review
November 15, 2009
Great King from West Java (sunda), Brave like a tiger (like the symbolism of himself)...
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 10 of 10 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.