What do you think?


Sia Tiauw Eng Hiong #18
Sia Tiauw Eng Hiong (Pendekar Pemanah Rajawali) Vol. 18
Oey Yong ditawan Racun Barat dan dipaksa menjelaskan isi kitab Kiu Im Cin Keng. Kwa Tin Ok sempat mengabarkan berita jelek ini pada Kwee Ceng. Setengah tahun Kwee Ceng mencari Oey Yong tanpa hasil. Di Provinsi Shoatang, Kwee Ceng bertemu dengan serdadu Kim yang sedang dikejar pasukan Mongol. Karena marah melihat sikap mereka yang semena-mena terhadap penduduk, Kwee Ceng berhasil melibas sisa-sisa serdadu Kim. Bersama Tuli yang memimpin pasukan Mongol itu Kwee Ceng kembali ke gurun Utara untuk melepas rindu dengan ibunya. Jenghis Khan gembira sekali dengan kembalinya pemuda itu, ia segera akan menikahkan si pemuda dengan putrinya. Kwee Ceng bingung, ia hanya berani berteus terang pada Putri Goching Baki mengenai Oey Yong. Ia berjanji akan bersedia menikah dengan putri itu kalau ia berhasil menemukan Oey Yong dalam keadaan hidup.
Kwee Ceng dan ibunya ingin pulang ke kampung halaman mereka di Selatan. Sebelum rencana itu terlaksana, Kwee Ceng menerima titah dari Khan Agung untuk berperang melawan Negara Khoresm yang bersekutu dengan Negara Kim.
Kwee Ceng dan ibunya ingin pulang ke kampung halaman mereka di Selatan. Sebelum rencana itu terlaksana, Kwee Ceng menerima titah dari Khan Agung untuk berperang melawan Negara Khoresm yang bersekutu dengan Negara Kim.
158 pages, Paperback
Published January 1, 1998
About the author
Jin Yong
876 books796 followersLouis Cha, GBM, OBE (born March 10, 1924), better known by his pen name Jin Yong (金庸, sometimes read and/or written as "Chin Yung"), is a modern Chinese-language novelist. Having co-founded the Hong Kong daily Ming Pao in 1959, he was the paper's first editor-in-chief.
Cha's fiction, which is of the wuxia ("martial arts and chivalry") genre, has a widespread following in Chinese-speaking areas, including mainland China, Hong Kong, Taiwan, Southeast Asia, and the United States. His 15 works written between 1955 and 1972 earned him a reputation as one of the finest wuxia writers ever. He is currently the best-selling Chinese author alive; over 100 million copies of his works have been sold worldwide (not including unknown number of bootleg copies).
Cha's works have been translated into English, French, Korean, Japanese, Vietnamese, Thai, Burmese, Malay and Indonesian. He has many fans abroad as well, owing to the numerous adaptations of his works into films, television series, comics and video games.
金庸,大紫荊勳賢,OBE(英語:Louis Cha Leung-yung,1924年3月10日-2018年10月30日),本名查良鏞,浙江海寧人,祖籍江西婺源,1948年移居香港。自1950年代起,以筆名「金庸」創作多部膾炙人口的武俠小說,包括《射鵰英雄傳》、《神鵰俠侶》、《鹿鼎記》等,歷年來金庸筆下的著作屢次改編為電視劇、電影等,對華人影視文化可謂貢獻重大,亦奠定其成為華人知名作家的基礎。金庸早年於香港創辦《明報》系列報刊,他亦被稱為「香港四大才子」之一。
Source: https://zh.wikipedia.org/zh-tw/%E9%87...
Cha's fiction, which is of the wuxia ("martial arts and chivalry") genre, has a widespread following in Chinese-speaking areas, including mainland China, Hong Kong, Taiwan, Southeast Asia, and the United States. His 15 works written between 1955 and 1972 earned him a reputation as one of the finest wuxia writers ever. He is currently the best-selling Chinese author alive; over 100 million copies of his works have been sold worldwide (not including unknown number of bootleg copies).
Cha's works have been translated into English, French, Korean, Japanese, Vietnamese, Thai, Burmese, Malay and Indonesian. He has many fans abroad as well, owing to the numerous adaptations of his works into films, television series, comics and video games.
金庸,大紫荊勳賢,OBE(英語:Louis Cha Leung-yung,1924年3月10日-2018年10月30日),本名查良鏞,浙江海寧人,祖籍江西婺源,1948年移居香港。自1950年代起,以筆名「金庸」創作多部膾炙人口的武俠小說,包括《射鵰英雄傳》、《神鵰俠侶》、《鹿鼎記》等,歷年來金庸筆下的著作屢次改編為電視劇、電影等,對華人影視文化可謂貢獻重大,亦奠定其成為華人知名作家的基礎。金庸早年於香港創辦《明報》系列報刊,他亦被稱為「香港四大才子」之一。
Source: https://zh.wikipedia.org/zh-tw/%E9%87...
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
June 3, 2009
671 - 2014
#Program BUBU
Pertama kali dibeli dan dibaca pada tanggal 20 Februari 1998.
Adegan-adegan yang juga kusukai dan selamanya membuat aku selalu teringat Kwee Ceng kalau membaca biografi Jenghis Khan ada di sini.
Sebagai Kim-too Hu-ma, Kwee Ceng menjadi salah satu panglima Jenghis Khan dan memimpin selaksa tentara. Berbekal buku perang Gak Bu Bok dan bantuan tidak langsung dari Oey Yong, ia membantu Jenghis Khan pada kemenangan, terutama saat menaklukkan Kota Samarkand. Kalau tidak ada Kwee Ceng, mungkin bakal rasa lama pengepungannya. Dan di sini, pasukan terjung payung pertama di dunia diturunkan (kalau mau percaya pada Chin Yung :P).
Okelah, yang paling berjasa menciptakan parasut rupanya malah Auwyang Hong yang mendadak kreatif karena terdesak.
#Program BUBU
Pertama kali dibeli dan dibaca pada tanggal 20 Februari 1998.
Adegan-adegan yang juga kusukai dan selamanya membuat aku selalu teringat Kwee Ceng kalau membaca biografi Jenghis Khan ada di sini.
Sebagai Kim-too Hu-ma, Kwee Ceng menjadi salah satu panglima Jenghis Khan dan memimpin selaksa tentara. Berbekal buku perang Gak Bu Bok dan bantuan tidak langsung dari Oey Yong, ia membantu Jenghis Khan pada kemenangan, terutama saat menaklukkan Kota Samarkand. Kalau tidak ada Kwee Ceng, mungkin bakal rasa lama pengepungannya. Dan di sini, pasukan terjung payung pertama di dunia diturunkan (kalau mau percaya pada Chin Yung :P).
Okelah, yang paling berjasa menciptakan parasut rupanya malah Auwyang Hong yang mendadak kreatif karena terdesak.
Displaying 1 - 2 of 2 reviews



