Jump to ratings and reviews
Rate this book

Anak-anak Semar

Rate this book
Maka kau adalah samar, ya, Semar. Janganlah kau samar terhadap kegelapan, jangan pula kau samar terhadap terang. Hanya dengan hatimu yang samar, kau dapat melihat terang dalam kegelapan, kebaikan dalam kejahatan. Hanya dengan hatimu yang samar pula, kau dapat melihat kegelapan dan terang, kejahatan dalam kebaikan.
***
Anak-anak Semar karya Sindhunata berkisah tentang Semar sebagai pembawa harapan dan pengingat akan nilai-nilai serta akar budaya di tengah zaman yang bergerak begitu cepat. Dalam buku dengan ilustrasi lukisan karya Nasirun ini, wajah Semar kerap berubah-ubah. Kadang ia disebut Sang Pamomong, sosok yang selalu melindungi rakyat kecil dan tertindas. Lain waktu, ia juga seperti pohon rindang yang dengan samar bayangannya bisa memberikan keteduhan bagi siapa pun yang ada di dekatnya.

204 pages, Paperback

Published June 29, 2022

Loading...
Loading...

About the author

Sindhunata

55 books99 followers
Dr. Gabriel Possenti Sindhunata, SJ, or just simply call him Romo Sindu is an Indonesian Catholic priest, also an editor for local culture magazine "Basis". He also worked as journalist for national newspaper, especially for commenting football review and culture issues. His famous work was "Anak Bajang Menggiring Angin".

Bibliography:
* Segelas Beras untuk Berdua, Penerbit Buku Kompas (2006)
* Dari Pulau Buru ke Venesia, Penerbit Buku Kompas (2006)
* Petruk Jadi Guru, Penerbit Buku Kompas (2006)
* Kambing Hitam: Teori Rene Girard (2006)
* Ilmu ngglethek Prabu Minohek(2004)
* Mengasih Maria: 100 tahun Sendangsono (2004) as editor
* Air Kata-kata (2003)
* Jembatan Air Mata: Tragedi Manusia Pengungsi Timor Timur (2003)
* Bola di balik bulan: Catatan sepak bola Sindhunata (2002)
* Long and Winding Road, East Timor (2001)
* Pendidikan: Kegelisahan Sepanjang Zaman: Pilihan Artikel Basis (2001) - as editor
* Membuka Masa Depan Anak-anak kita: Mencari Kurikulum Pendidikan Abad XXI (2000)
* Menggagas Paradigma Baru Pendidikan: Demokratisasi, Otonomi, Civil Society, Globalisasi (2000) - as editor
* Sumur Kitiran Kencana: Karumpaka ing Sekar Macapat Dening D.F. Sumantri Hadiwiyata (2000)
* Sakitnya Melahirkan Demokrasi (2000)
* Bisikan Daun-daun Sabda (2000)
* Tak Enteni Keplokmu: Tanpa Bunga dan Telegram Duka (2000)
* Bayang-bayang Ratu Adil (1999)
* Menjadi Generasi Pasca-Indonesia: Kegelisahan Y.B. Mangunwijaya (1999) - as editor
* Pergulatan Intelektual dalam Era Kegelisahan: Mengenang Y.B. Mangunwijaya (1999) - as editor
* Cikar Bobrok (1998)
* Mata Air Bulan (1998)
* Sayur Lodeh Kehidupan: Teman dalam Kelemahan (1998) - as editor
* Sisi Sepasang Sayap: Wajah-wajah Bruder Jesuit (1998)
* Semar Mencari Raga (1996)
* Aburing kupu-kupu kuning (1995)
* Nderek Sang Dewi ing Ereng-erenging Redi Merapi (1995)
* Hoffen auf den Ratu-Adil: das eschatologische Motiv des "Gerechten Königs" im Bauernprotest auf Java während des 19. und zu Beginn des 20. Jahrhunderts (1992) - disertasi
* Baba Bisa Menjadi Indonesier: Bung Hatta, Liem Koen Hian, dan Sindhunatha, Menyorot Masalah Cina di Indonesia (1988)
* Anak Bajang Menggiring Angin (1983)
* Bola-Bola Nasib: Catatan Sepak Bola Sindhunata

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
16 (44%)
4 stars
13 (36%)
3 stars
6 (16%)
2 stars
0 (0%)
1 star
1 (2%)
Displaying 1 - 9 of 9 reviews
Profile Image for dini.
281 reviews1 follower
November 25, 2023
keren banget bukunya 😭😭😭😭 baca buku cerita ttg wayang yang aku lagi suka banget dapat bonus banyak hal hal yang bisa dipelajari.

untuk menerapkan menjadi semar dalam hidup mungkin ndak mudah tapi akan dicoba terima kasih Pak Sidhunata atas buku yang bagusnya 🙏🏿🙏🏿✨️✨️💓💓
2 reviews
September 16, 2023
Bukan sekadar cerita, buku yang indah penulisannya ini penuh dengan pembelajaran tentang nilai-nilai yang luhur. Penulis sungguh menjadi pembawa kabar baik bagi semua pembaca.
Profile Image for Setya.
10 reviews
July 11, 2026
(17+ cocok dibaca orang dewasa dengan pemikiran kritis dan bijak)

Ini mungkin bukan buku pertama Romo Sindhunata yang pernah aku baca, tapi buku ini yang paling nyantol di hatiku.

Kalau dibilang ini novel, iya. Dibilang kisah fiksi juga iya. Tapi kondisi dalam cerita, karakter-karakter yang disuguhkan, sangat menggambarkan negara hingga kini. Mulai dari rakyat hingga sebagian orang yang tadinya rakyat lalu merasa berkuasa.

Semar, tokoh wayang yang biasa kita kenal sebagai punakawan sekaligus Dewa yang turun dari khayangan dalam rupa manusia biasa dengan fisik tidak menarik. Ada pun, Semar dalam buku ini adalah representasi sosok bijaksana yang memiliki ilmu tinggi, tapi tetap merendah. Tapi Semar terkadang berpikir seperti manusia di mana ia memiliki amarah juga, sama halnya dengan kita yang terkadang tidak bisa mengontrol amarah. Terlebih jika ada yang tidak bisa kita kontrol.

Semar merupakan karakter yang selalu mengingatkan tuannya. Ada pun untuk kamu yang belum tahu, Semar adalah "pelayan" dari anak-anak Raja. Sebagai pengingat, tidak jarang ucapannya diacuhkan oleh tuannya yang merasa lebih berkuasa dan tinggi harkatnya. Terkadang Semar lelah, tapi ia selalu bangkit karena percaya bahwa tidak semua tuannya seperti itu.

Buku ini menyinggung tanah dan hasil tanah masyarakat adat yang dirusak oleh "pendatang baru", tentang ketidak-adilan penguasa, kemunafikan akan kepercayaan, dan pemikiran yang seringkali dikira benar nyatanya hanya sekadar egois semata.

Perjalanan Semar membuktikan bahwa kita tidak akan bisa maju jika memahami keyakinan setengah-setengah, berharap akan terjadinya perubahan melalui orang lain, terlalu percaya akan ramalan tanpa berbuat apapun, dan memaksa orang lain dengan menyentil ketakutan.

Mungkin kalimat di atas sulit kamu pahami, tapi ini rangkuman isi buku secara keseluruhan. Kalau tertarik untuk berpikir lebih kritis dengan membaca sastra, please read this! Kalau lukisan dalam buku dijadikan cover, pasti lebih menarik ✨
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Juinita Senduk.
124 reviews3 followers
January 29, 2025
Setelah membaca buku Anak Bajang Menggiring Angin dengan bahasa yang sangat indah, membaca buku Rm. Sindhu kali ini terasa berbeda.

Filosofi kehidupan yang dilukiskan dalam banyak perumpaan di Anak Bajang Menggiring Angin, berbeda dengan potret kehidupan di Anak-Anak Semar.

Walaupun disamarkan dengan kisah Semar, dan dalangnya, tetapi perjalanan sejarah bangsa dan peta kekuasaan yang digambarkan dalam buku ini, tetap dengan mudah dipahami.

Rm. Sindhu bahkan memotret peta perjalanan politik serta perebutan kekuasaan yang terjadi di Indonesia, dengan sangat cermat.

Potretnya tentang kemenangan anak muda masa kini, yang dianggap tidak tahu apa-apa tentang politik, kebenaran dan keadilan, terhadap keputusan MK mengenai batas umur yang hendak dianulir Dewan Rakyat, sangat menarik dan memberi secercah harapan.

Namun, walaupun kisah yang digambarkan kali ini berbeda, ada banyak pesan yang layak untuk direnungkan, 'separo kerusakan di dunia disebabkan oleh orang-orang yang merasa penting, separonya lagi akibat ulah orang yang serakah.

Membaca buku Rm. Sindhu kali ini membuat saya merenung, dan bergidik membayangkan akhir dari goro-goro ini.
Profile Image for Pratiwi Utaminingsih.
80 reviews7 followers
September 15, 2025
Salah satu buku menarik yang saya baca bulan ini adalah Anak-Anak Semar karya Sindhunata. Bukan tipe novel dengan satu kesatuan cerita yang utuh melainkan buku yang berisikan nilai-nilai filosofis terutama tentang budaya Jawa.
Sebagai orang Jawa asli, saya merasa senang bisa membaca buku ini. Di dalamnya terdapat banyak sekali ilmu dan nilai tentang kehidupan.
Dikisahkan Semar, tokoh Samar dalam buku ini. Samar berarti tidak terlalu kelihatan. Bisa terang bisa gelap, bisa pagi bisa malam, atau di antaranya. Perwujudan Semar di buku ini bisa digambarkan oleh berbagai wujud. Dan yang menarik lagi, buku ini bercerita tentang sejarah dan kondisi bangsa ini dalam kiasan yang sangat indah.
Saya kurang tahu apakah buku ini bisa dinikmati oleh selain orang Jawa. Tapi sekali lagi sebagai orang Jawa asli saya bersyukur sekali dipertemukan dengan buku ini. Karena buku ini membuat saya yg seorang perantau ini ora ilang Jawane.

📚 Anak-Anak Semar
✍️ Sindhunata
⭐️ 8.4/10
Profile Image for Suciama♡.
11 reviews
July 7, 2026
Buku yang isinya mengenal Semar lebih dalam, dimulai dari lahirnya Semar sekaligus filosofinya yang melambangkan perlindungan, kebijaksanaan, kesederhanaan, sekaligus bentuk dari kesengsaraan dan penderitaan rakyat kecil yang tertindas. Selain mengenal Semar, buku ini merupakan kritik betapa manusia selalu dibutakan oleh harta, tahta, dan kabar burung yang belum tentu benarnya. Sembari memberi kritikan, buku ini juga memberi nasihat agar selalu mawas diri.
Profile Image for Alfi.
68 reviews2 followers
August 3, 2025
Sebenarnya, di beberapa bagian itu bikin ngantuk bacanya. Cuma yang aku suka dari buku ini itu pesan tersiratnya. Semar di buku ini dideskripsikan sebagai simbol perdamaian, ketenangan, dan penjaga. Uniknya, sosok Semar ini tidak lekang oleh waktu dan relevan dengan zaman mana pun. Keren banget.
Profile Image for Rowena.
156 reviews14 followers
July 19, 2023
Kerennn banget, begitu banyak filsafat Jawa yang masuk, dan bahkan banyak pemikiran yang bisa berseliweran dengan iman Kristiani. Bikin pengen baca buku2nya yang lain.
Profile Image for Nugie.
59 reviews1 follower
April 4, 2025
Semar yang samar "membaca" kondisi masyarakat Jawa saat ini, ..
Displaying 1 - 9 of 9 reviews