Jump to ratings and reviews
Rate this book

AMIGDALA

Rate this book
Aku tidak tau siapa diriku, namaku, ataupun di mana dan berapa lama jasadku terbaring. Hanya dua penanda waktu yang kutahu: tertidur dan terjaga.
Hal yang kutahu hanyalah bahwa aku terbangun di sepertiga malam sebagai tentara.

Kutempuh lakon ini demi mencari cara menembus tembok atau kubah yang mengurung memoriku. Sekalipun yang tersisa dari diriku tinggallah satu bagian dari otakku: AMIGDALA!!!

139 pages, ebook

Published March 12, 2021

3 people are currently reading
6 people want to read

About the author

Lubis Grafura

5 books2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
0 (0%)
4 stars
11 (50%)
3 stars
10 (45%)
2 stars
0 (0%)
1 star
1 (4%)
Displaying 1 - 5 of 5 reviews
Profile Image for Rossa Imaniar.
221 reviews5 followers
September 4, 2022
“Kau tahu apa yang lebih menakutkan daripada perang yang sesungguhnya?” tanyaku.

Ia menggeleng.

“Perang melawan rasa takut. Karena perang yang sesungguhnya adalah menghadapi rasa takut itu sendiri. Bukan hanya dirimu. Semua orang di sini takut. Percayalah. Kau hanya perlu mengatasi rasa takutmu. Kalau kau bisa menguasainya, kau akan bisa melihat ketakutan di wajah lawanmu.”


“Saat orang-orang merenungkan rasa sakit mereka dan membicarakan mengenai hal itu secara terus-menerus, atau mulai mendefinisikan diri mereka sendiri sebagai orang yang sakit dan menderita, rasa sakit mereka biasanya menjadi lebih intensif dan mereka merasa lebih tertekan.

Bahwa semakin kita berpikir tentang hal buruk terhadap diri kita, maka kemungkinan buruk itu juga akan muncul atau setidaknya kita akan merasa lebih sakit.”


“Rupanya keputusasaan telah membuat diriku berada di tempat paling bawah, sehingga aku tak mungkin bisa jatuh lagi.

Apa lagi yang kau takutkan jika hidupmu sudah berada di bawah, bukankah kau sudah tidak akan bisa jatuh lagi?”

3.5/5 🌟 untuk buku ini.
Profile Image for Lisra Yenny.
96 reviews1 follower
July 6, 2023
Baca buku ini Krn sama dgn lagunya Suga . Amigdala . Sampe abis malah bengong jadi maksudnya........ Walopun gmn ya bacanya cepet soalnya tulisannya gede² trus cuma 138 halaman
G ada ide ...bingung...
Profile Image for Ell.
11 reviews
February 8, 2024
Masih belum menemukan benang merah sampai buku terakhir. Jadi dia sebenarnya tentara, korban uji coba penelitian, atau hanya kisah fiksi yang ditulis oleh pasien Rumah sakit jiwa?
Atau sebenarnya buku ini memang begitu arahnya? Membuat pembaca bingung sendiri untuk paham konsep otak yang diusungnya.
Tapi agak aneh ketika di bab agak akhir menemukan adanya kegiatan spiritual tokoh. Tiba-tiba sekali. Dari awal ngga ada menyangkut paut kepada Tuhan, rasanya aneh. Apalagi setelahnya itu hanya cara untuk mengelabuhi petugas.

Bukunya memang ringan hanya 140an halaman, satu jam bisa selesai. Gaya bahasanya standar. Dan rasanya belum menekukan sesuatu yg mengesankan di buku ini.
4 reviews
December 11, 2023
Fontnya jujur agak ganggu karena ukurannya besar, ceritanya mengambil POV 1 dan Mayan berhasil menurutku. Ada beberapa plothole tapi ya sudah mungkin karena pengambilan POV 1 yang serba terbatas?

Well ceritanya Mayan unik, genrenya juga.
Profile Image for Nindya Seftiana.
56 reviews
July 12, 2023
Jujur tiba di halaman 128, otakku masih saja berputar-putar. Seperti halnya yang tengah diterka-terka Adamusa. Masih bingung dengan kisah ini, sebenarnya apa yang terjadi dengan dirinya? Benarkah itu kisah nyata atau hanyalah halusinasi belaka?

Di buku kedua, aku menemukan jawabannya. Rumit memang, seakan otak di ajak merangkai kabel-kabel yang telah terurai. Namun kurasa kisah ini belum usai. Akankah Adamusa atau Sam berakhir bahagia? Atau malah sebaliknya?
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 5 of 5 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.