The International Bestseller Di Palmerston, Pennsylvania, dua lelaki berbalut mantel panjang berjalan tenang memasuki restoran cepat-saji yang dipadati pengunjung. Lalu, secara perlahan dan sistematis, mereka menembak mati 68 orang di sana.
Di Santa Monica, California, seorang gadis remaja diculik oleh seorang maniak yang mengaku berasal dari Inggris. Seperti ditelan bumi, gadis itu lenyap tanpa jejak selama berhari-hari.
Di Dyersburg, Montana, seorang lelaki yang tengah berduka seusai pemakaman kedua orang tuanya, menemukan selembar catatan terselip di kursi kesayangan ayahnya. Isi catatan “Kami tidak mati.”
***
Sepintas, ketiga insiden tersebut tidak saling terkait. Namun, sesungguhnya ketiganya merupakan pertanda awal akan datangnya bencana yang tak terbayangkan. Bencana yang menyeret si tokoh utama ke dalam konfrontasi dengan The Straw Men. Tidak ada yang tahu siapa mereka, atau mengapa mereka terus membunuh. Yang jelas, mereka harus dihentikan.