What do you think?
Rate this book


180 pages, Paperback
Published January 1, 2021
"Internet begitu gelap. Tetapi manusialah yang tetap paling mengerikan. ... Sebab gelapnya internet berasal dari manusia juga." (hlm. 107)
Aku bisa mengetahui semua hal yang terjadi di dalam sebuah rumah melalui sampah. Tentu saja, meskipun aku tak pernah mengobrol dengan para pemiliknya. Mereka lebih sering berada di dalam rumah ketika aku sedang bergerilya dari satu pagar ke pagar lain.
Argumen mereka sejak satu dekade lalu selalu sama. Apakah kita semua memang benar-benar gagap teknologi? Ada banyak hal yang bisa dibicarakan dari platform menulis daring daripada melulu membahas ekosistem sastra hanya karena perubahan medium. Semakin banyak ruang alternatif, bukankah semakin bagus? Internet mewadahi itu dan kenapa harus selalu merasa eksklusif?