Jump to ratings and reviews
Rate this book
Rate this book
Mano menemukan informasi mengenai Yuta Shido, putra detektif yang pernah menjadi penanggung jawab kasus pembunuhan keluarganya. Namun, sebelum Mano bisa menemuinya, Yuta malah menjadi tersangka utama dalam sebuah kasus pembunuhan seorang pria. Banyaknya bukti membuat labfor menggunakan cara paling efisien dalam pemeriksaan kasus itu. Namun, metode tersebut mengusik diri Mano…

176 pages, Paperback

First published January 19, 2019

Loading...
Loading...

About the author

Kei Koga

35 books29 followers
Associated Names:
* Kei Koga
* 古賀慶 (Japanese Profile)

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
32 (33%)
4 stars
48 (50%)
3 stars
15 (15%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 14 of 14 reviews
Profile Image for Rizkana.
252 reviews29 followers
March 11, 2024
"Memang hal pertama yang dicari oleh Labfor adalah keakuratan, tapi apa kau tahu yang kedua? Kecepatan. Hasil pemeriksaan yang cepat juga akan menyebabkan penyelesaian kasus yang cepat."


Kali ini pembaca diperkenalkan pada salah satu rekan kerja Reiji Mano, yaitu Pak Nogawa, yang punya pendekatan berbeda dalam menganalisis barang bukti. Ia menekankan pada efisiensi dan kecenderungan untuk fokus hanya membatasi pada hipotesis--terbukti atau tidak terbukti. Tidak salah, hanya berbeda dari Mano yang lebih luwes mengejar kebenaran dari bukti, sekalipun harus memeriksa 21 puntung rokok dan ratusan titik darah.

Mungkin karena apa yang Nogawa upayakan adalah efisiensi dan kecepatan hasil pemeriksaan, ia pun sampai membuat peta noda darah yang dapat menjadi panduan untuk menentukan posisi dan bentuk noda darah yang tertinggal di TKP. Peta ini memuat apa arti noda tetesan, noda cipratan, noda seretan, dan lain-lain dari darah yang tertinggal. Nantinya, bentuk noda tersebut dapat menjadi panduan mengenai kronologis kejadian, seperti di mana korban diserang serta bagaimana pergerakan korban dan penyerangnya. Tidak kalah brilian dari pendekatan Mano, kan?

Kasus Masuyama mungkin terasa mendapat porsi yang panjang (dan perlu ditandai adanya peringatan pemicu), tapi sebagai pembaca saya menikmati 'duel' pendekatan analisis antara Mano dan Nogawa.

Lalu ada juga kasus yang menunjukkan bias terhadap korban. Seperti yang sayangnya masih sering terjadi, orang-orang, bahkan dalam kasus ini pihak kepolisian, masih saja ada yang lebih memilih menyalahkan korban kekerasan seksual.

Apa yang korban kenakan, apa yang korban lakukan seolah cukup menjadi pembenaran yang memudahkan mereka menerima kabar buruk, "Salah dia sendiri kenapa pakai baju seperti itu/pergi pada jam segitu/melewati area itu," dan lainnya.

Mungkin kita pun boleh juga meninjunya dan mengatakan, "Salah sendiri kenapa berkata seperti itu," biar orang seperti itu tahu di mana letak cacat logikanya. Untungnya (atau justru sayangnya), Sawaguchi masih lebih baik dalam menahan emosi daripada pembaca dalam menghadapi orang-orang menyebalkan seperti itu. Mano berhasil membimbingnya dengan baik.

"Sawaguchi, laporan hasil pemeriksaan mungkin akan mengubah hidup seseorang. Dan apa yang tertulis di dalam sini adalah suatu kebenaran."
'Benar, laporanku mungkin akan menghilangkan kejahatan menjijikan dalam kegelapan, atau mungkin akan menyelamatkan perasaan korban. Semua kemungkinan sudah kupikirkan. Jangan sampai melewatkan kebenaran.'
Profile Image for Dustyloup.
1,324 reviews8 followers
January 9, 2023
Assistant section chief Nogawa appears out of nowhere to serve as a "foil" to Mano's style - Nogawa sees Mano's methods as ineffective and too time consuming. On the one hand, he has a point about the volume of work that they must do and the need to be efficient; on the other hand, this could easily lead to errors of bias/supporting the answer that the detectives are looking for vs the whole truth. Using Nogawa's method would have framed an innocent person, whereas Mano's insistence on examining every cigarette butt confirmed that they were planted on the scene.

Sawaguchi has progressed even further as a Medical Examiner, now able to do DNA analysis, run an investigation and write reports independently. Nonetheless, Mano has her back. Her analysis of the prostitute who had been sexually assaulted shows a "woman's touch" without being cheesy or silly about it - what I mean is that she brings her perspective as a woman to the analysis of the evidence in conjunction with her training (under Mano's wing).
Profile Image for nur'aini  tri wahyuni.
908 reviews30 followers
August 8, 2021
i expect some good twits after the rain scene.

kasus utama makin banyak misteri tapi ga bikin bosen, justru tambah menarik, plus kasuskasus harian Mano yg makin bervariasi yg ternyata si penulis komik emang ahli forensik? cool.

dan Sawaguchi juga dikasih part plus kasus sendiri walau masih didampingi Mano. nice.
Profile Image for Latifah S Ningrum.
618 reviews3 followers
December 12, 2024
Yang paling seru di volume ini adalah duel analisis Mano sama Pak Nogawa buat buktiin Yuto karna tertuduh tersangka kasus pembunuhan. Yuto jni kebetulan punya hubungan dengan detektif yang nanganin kasus kematian keluarganya Mano.
Hiroki Dan ini bener-bener terobsesi sama keluarganya Mano apa gimana deh ya? Sampe kasus kematian keluarganya Mano ditutup gitu aja.
Profile Image for Siska.
85 reviews2 followers
May 29, 2022
Akhirnyaaaa bisa kembali baca lagiiii😭✊️ balik hiatus trus gercep baca manga favoriteku hwhwhwhw senang! Seperti biasa ya, Trace ini selalu mengundang rasa penasaranku di tiap volume. Tipe slowburn sih menurutku, makanya bikin pengin cepet2 baca volume selanjutnya🙌
Profile Image for Gita Karmani.
434 reviews15 followers
October 3, 2022
Makin meningkat tense nya karena munculnya Yuta Shido, seorang penulis yang ternyata adalah anak dari detektif yang dulu menyelidiki kasus pembunuhan keluarga Mano.
Kok kayaknya Hiroki Dan ini terobsesi sama kakaknya Mano ya? Ngeri banget seleranya 😂
Profile Image for Shin Donghae.
2,256 reviews9 followers
May 20, 2021
Artwork Koga sensei sepertinya mengalami penurunan pada volume ini. Pada beberapa scene, emosi karakter yang digambarkan kurang semenggigit pada volume2 sebelumnya.
Profile Image for Una.
36 reviews3 followers
May 5, 2023
Ceritanya serem dan ngeri. Tokoh² forensik di komik keren karena mau membantu menyelesaikan kasus-kasus yang ada.
Displaying 1 - 14 of 14 reviews