Aku, kau, dan museum. Tempat ini yang harus membuat kita kembali seperti sebelumnya. Kita akan menyusuri banyak labirin permainan kata-kata di samping setiap karya yang kita kagumi. Itu adalah salah satu hal kesukaanku. Dalam kata-kata kadang kita tersesat sebentar dan saling mengarahkan untuk menemukan jalan keluar. ____________ Museum dan Kita adalah buku kedua Amanda Magareth yang berisi kumpulan prosa dan puisi tentang apa yang terjadi setelah sebuah hubungan usai.
Dulu aku sering melihat Amanda menulis dalam bahasa inggris jadi agak ragu dan tidak punya ekspektasi apa-apa ketika ia akan merilis buku puisi dalam bahasa Indonesia. Dan wahhhh ternyata tulisan bahasa Indonesia bagus aku suka. Rasanya sampai. Dilengkapi dengan illustrasi dan foto yang ia buat sendiri. Membuat buku ini semakin menarik untuk dijelajahi. Aku suka banget ✨🙆♂️
Sebuah buku sajak yang menarik. Entah bagaimana saat membacanya, saya jadi teringat kisah-kisah percintaan yang saya dengar. Membaca tulisan Amanda dalam tulisan ini kadang membuat saya seolah memiliki kekasih yang dijadikan rumah, padahal ya ndak ada hehe. Namun, saya menyukai diksi-diksi yang dituliskan Amanda.