Dalam pergaulan sehari-hari pasti banyak tipe orang yang kita temui. Ada yang serius ada yang santai. Ada yang sensitif dan ada juga yang cuek. Ketika bercanda, ada yang menganggapnya hal sepele dan semata-mata untuk ditertawakan, tapi ada juga orang-orang sensitif yang cenderung memikirkannya mendalam. Begitulah orang sensitif, selain mudah tersentuh, mereka juga seringkali butuh waktu khusus untuk menenangkan diri. Meskipun orang sensitif itu butuh waktu lama untuk memutuskan sesuatu, tapi mereka sangat peduli dengan perasaan orang lain.
Saya membaca versi cover lain dengan penulis yang sama. Judulnya pun tidak ini, tapi berjudul "Terlalu sensitif tidak baik". Hanya seja memang ada judul kecilnya : Being less senstive person.
Seperti judul, penulis jelas memandang bahwa terlalu sensitif memang tidak baik. Penulis tidak terlalu berpihak pada orang-orang yg terlalu sensitif, terutama adanya efek samping gangguan bisa terjadi pada kondisi fisik dan mental orang² sensitif berlebihan.
Satu yg saya sukai dari buku ini adalah adanya rubrik untuk mengukur HSP (Highly Sensitive Person) beserta tips² menangkal kesensitifan seseorang terhadap hal-hal tertentu.
Bukunya bagus, cocok untuk daily read on a public transport (karena tipis dan mudah dibawa). Buku ini memberikan pandangan netral atau pihak ketiga tentang orang sensitif yang sedang berusaha untuk cuek-- mengurangi sifat sensitifnya, dan orang cuek yang sedang berusaha peka atau lebih sensitif. Banyak sekali pandangan netral dan beberapa daftar terkait perasaan, seperti apa saja ciri orang sensitif, faktor yang memengaruhi sensitivitas sesesorang, hingga apa saja emosi yang bisa menular. Ada pula beberapa intermezzo menarik seperti kutipan penelitian terkait topik (sensitivitas), kutipan pribahasa, hingga rubrik pertanyaan singkat terkait apakah kita termasuk orang Highly Sensitive Person (HSP) atau bukan.
It's a very good and insightful book for highly-sensitive people. There are chapters about how people can be sensitive; tips for the sensitive individuals; tips for their parents, friends, and partners to cope with the individuals.