"Bukan aku yang menguasainya, tapi justru dia yang menguasaiku."
Kairi sejak kecil tinggal bersama Kanoka dan keluarganya. Berkat kejeniusan Kairi pula perusahaan ayah Kanoka menjadi berkembang dan terkemuka di jepang. Namun itu semua tidak gratis. Kairi meminta 3 syarat pada Kanoka agar mau memakai kejeniusan miliknya demi perusahaan. Apa saja Syaratnya?
Romantis dan lucu, itu kesanku pada volume pertama Genius Lover. Kairi digambarkan sebagai orang yang selalu menempel pada Kanoka, ia menyembunyikan kejeniusannya pada khalayak ramai dan berpura-pura menjadi sosok lain.
Kanoka yang masih polos akan percintaan masih kesulitan untuk meyakinkan dirinya. Hubungan Kairi dan Kanoka belum mengarah kesisi pasangan kekasih tapi mereka tanpa sadar saling tarik menarik untuk mendapatkan apa yang mereka mau. Apakah perjalanan cinta mereka lancar? Sepertinya baik-baik saja, Kairi selalu bisa menguasai susana.
Untuk komedi aku rasa Genius Lover punya banyak hal yang lucu, mulai dari art sampai ekspresi tiap karakter, banyak juga situasi-situasi kocak yang digambarkan. Art ala shoujonya Nanao Mio sudah tidak diragukan lagi, penggambaran karakternya pasti selale menawan mata.
Kesimpulan dariku, Genius Lover sangat manis untuk orang yang ingin membaca kisah romantis, lucu dan membuat senyum-senyum sendiri. di volume pertama konflik belum terlalu memuncak karena banyak misteri yang masih dirahasiakan, yang sepertinya dipersiapkan di volume selanjutnya.