Ketika ilmu kedokteran semakin canggih, jumlah rumah sakit dan dokter semakin banyak, industri farmasi pun semakin berkembang, tetapi mengapa justru daya tahan tubuh manusianya semakin rendah dan orang sehat semakin langka.
Masyarakat umum masih menganggap bahwa sehat itu identik dengan "obat dan dokter". Kondisi ini diperparah oleh banyaknya iklan obat-obatan yang memberikan informasi keliru, bahkan cenderung merusak pola pikir masyarakat tentang makna sehat yang sesungguhnya.
Kalau kita menelaah lebih jernih dan mendalam, sesungguhnya Tuhan Yang Maha Perkasa telah mengkaruniai bentuk sempurna pada tubuh kita. Tidak hanya bentuk fisiknya yang indah, tetapi juga kealamiahan tubuh kita untuk membentuk sistem imun, menangkal berbagai penyakit yang datang menyerang. Intinya, tubuh kita adalah dokter terbaik untuk diri kita sendiri.
Beberapa poin penting dari buku ini ialah sbb: 1. Penyakit2 besar umumnya diawali dengan gejala-gejala kecil yg sering kita abaikan. Mual, pusing, demam, susah BAB diantara beberapa gejala ringan yg dikirimkan tubuh sebagai sinyal/pertanda. Pertanda2 tsb tidak selamanya negatif, karena bisa jadi merupakan mekanisme penyembuhan alami tubuh. 2. Allah menciptakan tubuh dengan mekanisme penyembuhan secara alami. 3. Sehat tidak akan pernah bisa dicapai dengan hanya bergantung pada dokter dan obat. Sehat dapat dicapai dengan memperlakukan tubuh lebih bijaksana, dengan memperhatikan keseimbangan fisik, mental, emosional dan spiritual.
Selain hal2 tersebut di atas, buku ini juga membahas organ-organ penting tubuh serta mekanisme kerjanya.
Baguuss sekali. Sangat mudah dipahami oleh saya yang tidak memiliki background pendidikan ilmu kedokteran.
Buku ini bagus untuk meninjau kembali paradigma kita tentang bagaimana hidup sehat.
Aku dapat buku ini saat sedang itikaf malam Nuzulul Quran Ramadhan 1429H di masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jak-sel. Malam itu, ba'da tarawih, di masjid digelar acara bedah buku tersebut, dengan pembicara penulisnya langsung, Dr Husen. Subhanallah, orangnya pinter banget, beliau menjelaskan dengan gamblang dan lengkap.
Buku ini sangat penting untuk bahan referensi. Secara, aku termasuk orang yang tidak terlalu suka pergi ke dokter, dan tidak suka minum obat.
Alhamdulillah, terakhir sakit agak parah adalah pas klas 5 SD, sakit gejala tipes, jadi "kapok", makanya sejak itu bener-bener jaga kesehatan, jaga daya tahan tubuh, dan Alhamdulillah, sampai sekarang belum pernah ke dokter lagi.
"Your health is ini your hand", kesehatanmu ada di tanganmu. Selama kita mau menjaga pola hidup yang sehat, makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, olahraga yang teratur, maka daya tahan tubuh kita akan kuat, dan kita tidak akan mudah terserang penyakit.
Dan, yang terpenting dari semua itu, doa, minta ke Allah, supaya kita diberi kesehatan yang prima, sebagaimana doa yang dicontohkan oleh Rasulullah, "Allahumma afini fii badani"
Bagi saya, buku ini mengajarkan agar kita lebih menyayangi tubuh kita dan memahami 'peringatan dini' dari tubuh kita, karena mencegah lebih baik dari mengobati, disini kita akan memahami untuk sehat tidak perlu mahal, asalkan kita mengerti bagaimana memaintain tubuh kita dengan baik. Didalam buku ini masing-masing babnya berdiri sendiri dan kita bisa membacanya lompat-lompat sesuai dengan keinginan kita, sayangnya di buku ini untuk tips-tips untuk pengobatannya tidak semuanya dibahas, tetapi buku ini masih bisa menjadi referensi lengkap untuk mengetahui gejala-gejala penyakit yg mungkin kita tidak ketahui.