Jump to ratings and reviews
Rate this book

Senin Bersama Rasulullah

Rate this book
Senin Bersama Rasulullah adalah kumpulan renungan iman, pemahaman baik tentang hidup juga perjalanan menemukan cahaya.

"Duhai Allah, Senin ini izinkanku bersama kekasihMu, secara fisik mungkin mustahil, tapi secara amalan, akan kuusahakan untuk semirip mungkin dengannya. Tenggelam dalam jejak hidupnya. Sebagaimana dia senang sekali puasa hari Senin, aku juga sangat senang." (Halaman 26)

"Perjalanan paling menakjubkan yang kita lakukan bukanlah perjalanan menuju pucuk dunia, juga bukan menuju ujung galaksi, akan tetapi perjalanan menemukan Allah. Baik ujung dunia maupun ujung galaksi memang hebat, tapi bukan segala. Namun mereka yang menemukan Allah, maka telah menemukan segala. Sebagaimana mereka yang kehilangan Allah, maka telah kehilangan segala." (Halaman 97)

"Ibadah tanpa cinta hanya akan mengubah ibadah tersebut menjadi rutinitas semata. Kamu melakukannya hanya karena memang kamu terbiasa melakukannya. Orang-orang seperti ini cepat atau lambat akan merasa jenuh lantas meninggalkan ibadah tersebut." (Halaman 132)

160 pages, Hardcover

Published December 1, 2019

29 people are currently reading
251 people want to read

About the author

Febriawan Jauhari

5 books32 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
70 (63%)
4 stars
31 (27%)
3 stars
3 (2%)
2 stars
4 (3%)
1 star
3 (2%)
Displaying 1 - 21 of 21 reviews
Profile Image for Umara' Nur Rahmi.
62 reviews5 followers
January 17, 2020
Pemuda itu berbisik,⁣
"Setidaknya jika aku meninggal sekarang, aku meninggal dalam keadaan sedang menabung untuk memberangkatkan Bapak dan Ibu ke tanah suci. Walau hanya lima ribu rupiah setiap pekan.⁣

Setidaknya jika aku meninggal sekarang, aku meninggal dalam keadaan sedang berjuang menghafal Al-Qur'an. Walau hanya satu ayat setiap hari. ⁣

Iya, aku paham aku memang miskin, lemah, bodoh, nakal, meski begitu aku berharap mudah-mudahan Allah berkenan menerima niat baikku ini, walau tak seberapa."⁣

Kau lihat ?⁣

Terkadang tugas kita bukan sampai pada tujuan, tapi bagaimana kita bisa masih di atas jalan menuju tujuan tersebut. (Hlm. 5)⁣

➖➖➖➖⁣
Kutipan di atas adalah salah satu bagian yang saya sukai dari buku ini. Membacanya seperti mendapat tamparan. Sering kali saya menganggap bahwa mencapai tujuan adalah keharusan, sedangkan usaha kurang, karena sudah merasa tidak mampu terlebih dahulu.⁣

Kutipan di atas berada pada bagian awal, tapi sudah cukup menggertak iman. Maka, membacanya hingga tuntas, tentu akan lebih dari itu.⁣

Buku yang diisi dengan tulisan-tulisan yang cukup singkat di tiap bagiannya ini, sebenarnya bisa diselesaikan dalam beberapa jam saja. Tapi, membacanya dengan perlahan dan bertahap, membuatnya menjadi lebih berkesan.⁣

Buku penggugah iman yang ditulis dengan apik. InsyaAllah, apa saja yang telah tertulis, akan mudah dipahami oleh kita yang masih awam dalam memahami ajaran agama ini (Islam).⁣

Selamat membaca...
Profile Image for Kudup Nawang Wulan.
16 reviews
April 22, 2021
"Duhai Allah, Senin ini izinkanku bersama kekasihMu, secara fisik mungkin mustahil, tapi secara amalan, akan kuusahakan untuk semirip mungkin dengannya. Tenggelam dalam jejak hidupnya. Sebagaimana dia senang sekali puasa hari Senin, aku juga sangat senang."

Buku pertama @febriawanjauhari
Sebagaimana judul yang tertulis Senin Bersama Rasulullah, buku ini mengisahkan secara singkat teladan kita yang Agung, Nabi terakhir, Rasul Allah, kekasih Allah, baginda Muhammad SAW. Cerita berupa narasi-narasi pendek dengan bahasa khas penulis, mudah dipahami juga begitu menyenangkan untuk dibaca.
Keindahan akhlak, teladan, membuat kita terkagum, begitu mulianya akhlak Rasulullah SAW. Selain itu, buku ini juga berisikan narasi lainnya, tentang proses hijrah untuk meninggalkan maksiat, ajakan untuk beribadah serta mencintai Allah dan Rasul. Buku yang kompleks, ringan, mudah dipahami, serta bisa dibaca sekali duduk. Terkadang membacanya menimbulkan haru tersendiri, mengetuk pintu-pintu hati yang keras karena selama ini lebih banyak disibukkan perihal dunia saja. Mengaku mencintai Nabi, tapi jauh sekali dari teladannya, mengaku ingin bersama Nabi di Surga, namun amalan masih biasa-biasa saja. :")

Buku yang sangat direkomendasikan untuk dibaca muslim dan muslimah, terutama yang tidak terlalu suka bacaan berat. Percayalah, mungkin saja di buku ini kamu menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaanmu. Jikalaupun tidak, semoga ia paling tidak mengetuk hatimu barang sedikit saja. 💙

"Tidakkah kamu ridho bertetangga dengan Rasulullah di surga kelak? Lantas, kenapa masih melemah dalam beramal?" (Hal. 154)

Senin Bersama Rasulullah - Febriawan Jauhari
Profile Image for Tia Raihana.
37 reviews7 followers
February 21, 2022
Pada setiap lembar buku non fiksi ini terdapat motivasi yang mampu meningkatkan semangat dalam beribadah bagi jiwa yang sudah mulai futur.

Selain itu, buku ini juga mengajak kita untuk mencintai kekasih Allah yakni Rasulullah, dengan disajikannya kisah-kisah tentang keteladanan beliau.

Tepatnya hari ini adalah Senin. Senin menjadi hari yang ditunggu-tunggu, kita harus ikut bergembira atas kelahiran Rasulullah dengan menjalankan ibadah puasa yang telah disunahkannya.

Banyak orang yang mengatakan begitu cinta dengan Rasulullah tapi tidak mengikuti ibadah dan kebiasaan beliau. Bukankah cinta itu dilakukan bukan sekedar diucapkan?

"Duhai Allah, Senin ini izinkanku bersama kekasih Mu, secara fisik mungkin mustahil, tapi secara amalan akan ku usahakan untuk semirip mungkin dengannya. Tenggelam dalam jejak hidupnya. Sebagaimana dia senang sekali puasa hari Senin, aku juga sangat senang." (hal 26).

Insight dari buku ini, sebagaimana suasana hati yang kadang kala tak menentu, begitu pula kondisi iman dan takwa seorang hamba. Ketika hidayah sudah diraih, maka bagian tersulit setelahnya adalah istiqomah. Tapi jika kita terus mengusahakan insya Allah besok lusa kita akan sampai pada titik dimana semua itu adalah kebutuhan, bukan lagi beban.

Intinya memaksakan diri, lebih baik dipaksa masuk Syurga daripada suka rela masuk Neraka kan?
Profile Image for Rizqi Nur Afifah.
33 reviews1 follower
January 10, 2021
Awalnya hati belum tergerak untuk baca ini, karena beberapa judul di awal sudah pernah Rizqi baca di postingan instagram penulis.

Malam ini tergerak untuk menyelesaikan. Walaupun bisa dibaca sekali duduk, rasanya lebih masuk di hati kalau di baca secara perlahan.

Inti dari banyak tulisan di sini yang rizqi tangkap adalah mengingatkan kita untuk memperbanyak amalan akhirat, jangan sampai terlena dengan gemerlap dunia dan segala hiruk pikuknya ~

Ada satu saran dari rizqi seandainya buku ini dicetak ulang, tapi ini bersifat subjektif si hihi, jadi kan di setiap akhir judul ada satu kalimat singkat gitu semacam kata mutiara. Jadi backgroundnya hitam dan tulisannya berwarna emas gelap, kalau bisa agak diterangin dikit agar tulisan tampak lebih jelas saat difoto.

Nah, rizqi bilang di awal tadi enggan membaca lebih lanjut kan, namun setelah rizqi baca lebih banyak lagi, benar-benar menjadi pengingat, kalau kita harus mengusahakan untuk mengerjakan amalan akhirat 😭😭😭

"Betapa banyak ibadah yang sengaja kita tinggalkan hanya karena merasa apa yang sedang dikerjakan lebih penting. Padahal ibadahlah tujuan kita diciptakan, tapi sayang, tak sedikitpun kita benar-benar menganggapnya. Kita lebih memilih dunia. Astaghfirullah." - Hlm 55
Profile Image for Aulia Triutami.
54 reviews3 followers
November 11, 2021
Ini buku berisi kumpulan renungan iman, pemahaman baik tentang hidup juga perjalanan menemukan cahaya.

Tulisan-tulisan yang cukup singkat disetiap bagiannya, namun sangat menggugah iman. Diksi yang dipakai penulis pun sgt bagus, dan beberapa tulisan menyindir dg halus.

Ini bukan jenis buku untuk sekali baca, perlu dibaca berkali-kali untuk menjadi pengingat diri :)

Cocok dibaca untuk generasi milenial, karena isinya yang singkat padat dan jelas.

Happy reading!
---

"Perjalanan paling menakjubkan yang kita lakukan bukanlah perjalanan menuju pucuk dunia, juga bukan menuju ujung galaksi, akan tetapi perjalanan menemukan Allah. Baik ujung dunia maupun ujung galaksi memang hebat, tapi bukan segala. Namun mereka yang menemukan Allah, maka telah menemukan segala. Sebagaimana mereka yang kehilangan Allah, maka telah kehilangan segala." (Halaman 97)

#oneweekonebook #bookreview #Ara🦁 #seninbersamarasullulah
Profile Image for Tika Andriani.
70 reviews18 followers
June 12, 2022
Bukunya terdiri dari bab-bab singkat yang berisi renungan. Membaca buku ini serasa disadarkan kalau diri ini memang banyak sekali lalai nya. Kita diingatkan untuk lebih banyak memperbaiki hati dan juga amalan-amalan untuk bekal kita di akhirat. Banyak kata-kata yang menyentuh hati juga. Cocok dibaca untuk yang sedang merasa futur. Satu Bab nya juga cukup singkat sehingga tidak membosankan saat dibaca.

" Memang benar secara tinjauan ilmu fikih bahwa meninggalkan sunnah tidak menyebabkan berdosa, tapi secara kedekatan, sungguh kita telah melewatkan kesempatan untuk lebih dekat dengan Allah. Kesempatan untuk menjadi kekasih-Nya. Bukankah terhalang dari kebaikan juga termasuk hukuman?" - Hal. 15

"Tidakkah kamu ridho bertetangga dengan Rasulullah di surga kelak? Lantas, kenapa masih melemah dalam beramal?" - Hal. 155
2 reviews
May 26, 2022
Banyak hal yang dipelajari dari buku ini, misalnya Ketika kita dihadapkan dengan pilihan amalan amalan sunnah, terkadang kita cenderung jarang bahkan tidak melakukannya dengan alasan itukan sunnah, nggak wajib. Padahal dengan begitu berarti kita menjauhi diri kita dari kebaikan yang dijanjikan ibadah sunnah tersebut. Contohnya nggak ngerjain shalat sunnah rawatib (qobliyah atau ba’diyah), artinya kan sama saja kita terhalang untuk memiliki rumah disurga dari jalur ini seperti yang disebutkan di dalam hadist Riwayat muslim. Itu hanya salah satu saja pelajaran yang didapat dari buku ini, salah banyaknya ? langsung check bukunya :)

https://www.ilhamsy.com/2022/02/book-...


Profile Image for Aufaria.
44 reviews2 followers
January 8, 2021
Kita memang perlu untuk disentil sekali-kali. Tapi, buku ini lebih seperti teman yang mengingatkan dan catatan untuk diri daripada buku yang sekedar menggurui. Dengan diksi yang sederhana, banyak sekali hal-hal yang bisa menjadi bahan berbenah untuk kembali mengingat-Nya. Pada salah satu halaman penulis berkata, "Terkadang tugas kita bukan untuk sampai pada tujuan, tapi bagaimana kita bisa mati di atas jalan menuju jalan tersebut. Tugas kita bukan untuk menjadi orang paling sholeh di dunia, tapi bagaimana agar mati dlm kesholehan.
Profile Image for Shania Fikra.
5 reviews1 follower
April 26, 2021
actually what makes this book very special to me is about the story behind it.
someone that i respect gave me this book in correct situation when i have "that" problem.

about the content it self, i think this book is a good choice to read when you are on your way to sleep. because it give you some reminder about our life. and its beautiful feel when i recap my day or my problem and Allah's solution and end by crying by my self.
this book content a short story reminders for our daily life.

Profile Image for Safa Safwan.
99 reviews26 followers
February 19, 2021
"Seperti suara yang terlahap udara sebab terlalu jauh. Sekeras apa pun kita berteriak, tidak akan terdengar. Hanya jika kita cukup dekatlah, ia akan tersampaikan.

Orang-orang sekitar kita pun sama, sekeras apa pun ceramah para ustaz dan mubalig, sederas apapun ajakan hijrah di media sosial, pesan-pesan itu tidak akan tersampaikan sebab hubungan yang terlalu jauh." (Halaman 23)
Profile Image for Hani.
57 reviews2 followers
June 2, 2020
Buku sekali duduk selesai :)
Diksi yang dipakai bagus, beberapa menyindir dengan halus dan ada juga yang dengan tegas gaya sang penulis.
Penulis juga memberikan ebook gratis sebagai bonus pembelian buku ini, pembaca tinggal scan barcode yang diselipkan di surat ucapan terimakasih.
Overall, keren!
Profile Image for Najia Al Umri (najiainwonderland).
106 reviews
August 7, 2021
I'm confuse because the contents of the book are more about our relation with Allah than about Rasulullah, but its really good and surprisingly I love this book more than the new one. Thank you keep up the good work
Masha Allah Tabarakallah
Profile Image for Dibaca.
21 reviews
August 17, 2021
Terima kasih atas naskhah indah ini.
Terasa lesu beramal, mencari semangat dalam beramal, buku ni sangat sesuai untuk menghidupkan semula perasaan.

Mungkin akan dibaca lagi dari masa ke masa untuk mencari motivasi islami
Profile Image for dalillah.
34 reviews
June 10, 2022
Berasa ketampar setiap kali membaca buku ini. Mind that its an indonesian books so some of the words used is quite hard to understand and you need to reread the sentences. But overall its a good books that fulls of heartful and mindful advice.
Profile Image for Kila.
17 reviews
August 8, 2023
"Ya Allah aku lelah mencari, sampaikanlah aku padaMu..."
Semua kalimatnya sangat menujam ke dalam diri dan berasa ditampar oleh banyak kalimat penyadaran diri. Buku yang mudah dipahami dan santai untuk dibaca kapanpun
Profile Image for Tiya Mulani.
93 reviews8 followers
July 30, 2020
Bacaan ringan tapi tetap punya banyak pesan yang bisa diambil pembaca.
Bukan jenis buku untuk sekali baca, perlu dibaca berkali-kali untuk menjadi pengingat diri :)
6 reviews
August 12, 2021
Setelah membaca buku ini jadi kembali bersemangat dalam menjalankan hidup dengan mencontoh perilaku Rasulullah
Profile Image for Library zka.
21 reviews
November 10, 2023
Buku ini merupakan kumpulan pengingat. Berisikan quote-quote inspiratif dan renungan.
Profile Image for Nadella Elrisa.
63 reviews
Read
July 8, 2024
Seperti membaca kumpulan blogpost berisikan tulisan semangat dalam menjalani hidup yang berlandaskan agama Islam. Di antara tulisan-tulisan itu, ada 3 tulisan yang berjudul “Merindu Nabi”: 1, 2, dan 3 yang berisikan cerita mengenai sifat rasulullah ﷺ yang patut kita tauladani.
Displaying 1 - 21 of 21 reviews