Jump to ratings and reviews
Rate this book

Ya Aku Lari

Rate this book
Setelah keluar dari penjara, Mat Kid ingin memulai hidup yg baru, dan juga, mencari anak gadisnya, Alta. Satu-satunya keluarga yang tersisa. Dia ingin memulai semuanya dari awal. Sebuah awal mula yg sederhana, terlepas dari dunia hitamnya, sebagai pria dan juga ayah bagi Alta.

Namun, Damon tak begitu saja bisa melepas Mat Kid. Ada yg belum terselesaikan. Melibatkan Mat Kid dan orang-orang di masa lalu mereka.

"Apa sih yang legal dan ilegal di dunia kita yang hitam ini? Semua yang putih pun akan menjadi abu-abu kalau terjerumus di situ."

176 pages, Paperback

Published December 1, 2018

2 people are currently reading
10 people want to read

About the author

Hasan Aspahani

24 books13 followers
Hasan Aspahani lahir di Sei Raden, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, 9 Maret 1971. Ia lahir pada sebuah keluarga sederhana petani kelapa.

Saat bersekolah di SMAN 2 Balikpapan, ia nyambi jadi kartunis lepas di Surat Kabar Manuntung (Sekarang Kaltim Post). Lalu diundang lewat jalur PMDK di IPB, dan kuliah sambil diam-diam terus mencintai puisi.

Setelah berupaya memberdayakan ijazah sarjana di beberapa perusahaan, ia akhirnya kembali ke dunia tulis menulis. Saat ini ia adalah Direktur Utama Batam Pos. Di kota ini menjalani hidup bersama Dhiana (yang disapanya Na') dan Shiela dan Ikra (yang memanggilnya Abah).

Beberapa puisinya pernah terbit di Jawa Pos (Surabaya), Riau Pos (Pekanbaru), Batam Pos (Batam), Sagang 2000 (Yayasan Sagang, Pekanbaru, 200) Antologi Puisi Digital Cyberpuitika (YMS, Jakarta 2002), dan Dian Sastro for President 2 #Reloaded (AKY, Yogyakarta, 2003). Puisi Huruf-huruf Hattaterpilih sebagai salah satu dari 10 puisi terbaik lomba puisi 100 Tahun Bung Hatta (KPSP, Padang, 2002), dan Les Cyberletress (YMS, 2005). Hasan Aspahani juga menjadi kartunis post metro yakni sebuah kartun strip komik dengan tokoh utama "si Jeko" tukang ojek dengan kelucuannya.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (4%)
4 stars
9 (40%)
3 stars
10 (45%)
2 stars
1 (4%)
1 star
1 (4%)
Displaying 1 - 9 of 9 reviews
Profile Image for Galeh Pramudianto.
Author 8 books40 followers
January 12, 2019
Selengkapnya di sini: https://basabasi.co/kembang-kempis-sa...

Adegan drama dan aksinya memiliki rasa yang pas. Layaknya menyesap kopi di Minggu pagi dengan koran di tangan. Ada berbagai berita yang terhampar. Hasan seperti memiliki agenda tersendiri di novel ini: ambisi dari penulis untuk merespons tahun politik di tahun 2019 dan mimesis NKRI belakangan ini. Persekusi kubu minoritas, radikalisme, kasus suap dan korupsi serta peristiwa-peristiwa dagelan yang sering terjadi di republik ini. Dogma agama yang mengekang tanpa melihat konteks zaman, dibahasnya dengan dialog renyah nan jenaka di satu sisi, “Banyak jalan untuk berjihad. Membuat petani sejahtera juga jihad.” (hlm. 137).
Profile Image for raafi.
935 reviews456 followers
December 24, 2018
Ulasan + giveaway sampai 30 Desember 2018: http://bit.ly/YaAkuLari

Mengetahui pengarang adalah penyair yang karyanya pada tahun lalu mendapat gelar buku puisi terbaik Anugerah Hari Puisi dan Yayasan Hari Puisi, saya antusias dengan karya novelnya. Selalu ada pertanyaan yang mengemuka tentang hal itu: Kenapa pada akhirnya sang penyair yang biasanya menciptakan puisi lantas menelurkan novel? Namun, sebenarnya Hasan tidak bisa ditanya seperti itu. Ditilik dari bibliografinya, ia juga pernah membuat sebuah buku yang bukan fiksi tetapi juga bukan kumpulan puisi.

Walaupun belum membaca karya-karya puisinya, aku coba melahap karya Hasan ini tanpa ekspektasi apa pun. Tiada garam, tiada merica, tiada saus tomat maupun kecap manis. Aku baca saja.

Mengamati jalan ceritanya, sepertinya sulit bagi Hasan untuk membuat alurnya berjalan mulus. Ketika mencoba menikmati narasi yang disajikan, aku selalu diganggu dengan sajian narasi lain atau penjedaan bab. Itu seperti ketika sedang lahap makan hidangan tetapi lantas terinterupsi oleh pelayan yang menawarkan makanan lain atau sekadar mengisi ulang minuman di gelas yang hampir habis.

Kisahnya terkesan berat. Seorang narapidana bernama Mat Kid punya masa lalu kelam dan ingin memperbaiki diri dengan mengajak anak gadisnya, Alta, hadir kembali ke kehidupannya. Tentu saja masa lalu akan selalu menghampiri sampai pada suatu ketika sang anak gadis hampir menjadi korban penembakan di kafe tempatnya bekerja. Kewalahan, Mat Kid merasa harus mengenyahkan masa lalunya itu.

Tebak kafe tempat Alta bekerja itu kafe apa? Ya, betul! Sebuah kafe kopi. Saat mengetahuinya, aku sedikit menggeleng kepala. Kenapa lagi-lagi kopi? Tak adakah karya fiksi yang tak menyertakan kopi dalam kisahnya?

Namun, melihat gaya penceritaan Hasan dalam karyanya yang ini, aku tidak melihat tanda-tanda kepenyairannya. Satu hal yang aku pikir menarik karena seorang penyair kerap kali menyertakan puisi atau diksi puitis dalam karya novelnya. Tidak dengan Hasan. Narasi yang dibawakannya sebenarnya enak untuk diikuti. Aku yakin bila dipoles sedikit lagi dan ditambahkan bagian-bagian yang seperti terpatah-patah, karya ini akan menjadi karya yang lengkap.
Profile Image for scarluent.
7 reviews
February 23, 2024
“Apa sih yang legal dan ilegal di dunia kita yang hitam ini? Semua yang putih pun akan menjadi abu-abu kalau terjerumus di situ.”

Pernah ngga kalian terpikirkan tentang hal itu? Mungkin kalian akan menemukan jawabannya dalam buku ini. Saya mulai baca buku ini hari Rabu malam, lalu besok sorenya sudah selesai karena bukunya yang memang tipis namun bobot ceritanya yang berat. Sebenarnya nothing particularly annoying, it is good. Tapi, untuk kalian yang suka dengan dunia politik, sosial, action, penyerangan, bisnis kopi, i would recommend this book!

Aku kurang suka dengan pembawaan cerita tiap bab yang singkat dan alur yang cepat. Sangat satset, jadi setiap akhir bab kita diharuskan untuk cepat nangkap poin yang disampaikan pada bab tersebut. Keseluruhan novel ini berfokus pada kehidupan Mat Kid setelah ia keluar penjara dan bertemu dengan anaknya, Alta. Semua ada di buku ini mulai kekeluargaan, persahabatan, politik, sosial, bisnis, campur aduk tapi i like it and go through it. Karena saya seperti mendapatkan wawasan baru saat baca buku ini apalagi saya yang tidak paham dan tidak tertarik sama sekali dengan dunia politik hahaha

Untuk plotnya… ya lumayan lah. Tapi saya sedikit bingung dengan endingnya yang agak gantung bagi saya. Happy ending untuk Alta dan Kavi tapi bagaimana dengan Mat Kid? Saya masih bertanya-tanya karena tidak dijelaskan dengan detail di buku ini.
Profile Image for Agusman 17An.
80 reviews2 followers
March 18, 2019
#Ya,AkuLari! Menurutku sebuah novel yang seru, menghibur dan memberikan pengalaman membaca yang baru, tak ketinggalan di dalamnya memberikan cara pandang dan wawasan yang baru.

Novel ini bercerita tentang sebuah keluarga, tepatnya satu orang ayah dan satu orang anak gadis. Sang ayah baru saja keluar dari penjara yang ingin mencari anak gadisnya dan bertekat untuk memulai hidup baru dengan tidak melakukan kesalahan yang sama seperti bagaimana ia bisa dijebloskan di penjara.

Awal membaca novel ini aku dikagetkan dengan ditampilkannya dengan lagu yang kusuka yakni lagu band zaman dulu, God Bless. Lagu Kehidupan, “Kukejar prestasi itu, seribu langkah kupacu. Ya, aku lari”

Ya, dari situ pula lah judul novel ini diambil.

Novel ini menceritakan banyak peristiwa dan rata-rata peristiwanya bagai puzzle yang awalnya kelihatan tidak berkaitan dan di akhir kisah nampak begitu indah novel ini diramu penulisnya.
Pokoknya novel ini sayang untuk dilewatkan, membacanya membuat kalian tak akan bosan, terutama bagi penikmat kopi karena di dalamnya juga bercerita tentang bisnis café yang disuguhkan dengan hal-hal baru.

Kutipan yang kusukai di novel ini terdapat pada halaman 32, “Ada yang harus berubah. Ada yang harus tetap kita pertahankan”
Profile Image for Erin  F.
135 reviews1 follower
August 25, 2019
Novel ini berkisah tentang seorang mantan nafi, Mat Kid yang ingin menjalani hidup di jalan yang benar. Dia tidak ingin kembali ke lubang yang sama, namun sahabtanya Samon malah mengajak Mat Kid untuk menjalankan bisnis yang sama seperti dulu.

Perlawanan yang dapat dilakukan Mat Kid, dia ingin mempertahankan pilihannya kali ini. Menjalani hidup yang lebih baik, demi anaknya juga, Alta. Sayangnya akankan pilihan itu benar-benar membawanya pada harapan yang lebih baik, setelah Mat Kid mengetahui rahasia terbesar Samon?

ada dua cerita dalam novel ini tentang Mat Kid, dan tentang menajga bar bernama Kavi. Yang ternyata masih saling berhubungan dengan kisah Mat Kid, walau aku bacanya harus super khusu.

Perpaduan romance dan politik mewarnai novel ini. Overall, aku terhibur walau masih ada beberapa yang kurang karena cerita Mat Kid rasanya lebih sedikit, tahu-tahu terjadi penembakan. Lebih banyak cerita Kavi. Walau endingnya aku suka menggunakan twist.

So, yang belum baca buku ini silahkan baca ya.
Profile Image for Dion Yulianto.
Author 24 books196 followers
December 1, 2018
Novel ini termasuk tipis, tapi berat. Bukan berat saat dibaca, melainkan berat karena bobotnya. Ada begitu banyak tokoh, peristiwa politik, sindiran sosial, sedikit refleksi terkait sejumlah peristiwa kekinian, hingga romansa. Eh, ada juga kopi. Susah dipercaya bahwa di buku sekecil ini ternyata penulis bisa merangkum sebuah dunia yang begitu pelik.


Saya menggambarkan novel ini seperti kisah 1001 malam. Satu kisah dengan begitu banyak cerita berlapis di dalamnya. Hanya saja, di novel ini yg berlapis lapis adalah karakternya. Ada begitu banyak karakter dimasukkan di dalamnya. Satu karakter kemudian berkisah ttg karakter-karakter lain. Teknik yg unik tp juga rentan bikin pembaca bingung. Saya beberapa kali berhenti membaca untuk mengingat-ingat siapa ayah si ini dan kenapa si itu bisa jadi ayahnya si ini. Satu hal yg mengikat semua karakter itu: masa lalu.

Lebih banyak ttg novel ini insya Allah di hari Senin (3/12) ya, ada satu novel gratisnya juga.
Profile Image for ayi.
49 reviews
February 21, 2026
kenapa yaa judulnya "aku lari" padahal isinya "aku menghadapi"? kurang lebih buku ini menceritakan tentang mat kid yang menjalani harinya setelah keluar dari penjara. keseluruhannya dikemas secara sederhana, sederhana yang benar benar sederhana. halamannya ngga mencapai 200, tiap chapternya ngga mencapai 5 lembar, bahasanya ngga mengandung diksi asing. bahkan saking sederhanamya, di tengah bab aku menemukan plot twist yang ngga terasa seperti plot twist karena penyampaiannya yang tidak berlebihan atau dramatis, lebih terasa seperti seseorang yang menceritakan kisah tragisnya dengan senyum. sedikit menyayangkan isi ceritanya loncat-loncat, aku kira bakal lebih menyoroti hubungan ayah-anak antara alta dan mat kid, tapi ternyata lebih dominan tentang politik partai, kafe, dan si barista itu
Profile Image for Andria Septy.
249 reviews14 followers
May 14, 2019
Buku ini tentang memulai sesuatu yang baru. Di dunia ini tidak melulu berwarna hitam atau putih, ada abu-abu di sana. Bagaimana sang tokoh utama menjalani perannya sebagai seseorang yang baru saja keluar dari dunia 'hitam' dan mencoba untuk menjadi 'putih' tapi tentu saja tidak segampang itu. Ada sesuatu yang harus ia lewati dan itu bukan perkara gampang.
Terlepas dari ceritanya yang sedang melakukan 'pencarian' saya sebenarnya sedikit terganggu dengan pemakaian kata 'saya' dan 'aku' bersamaan dalam dialog. (mungkin kalau dalam narasi dan dialog itu tidak menjadi masalah seperti yang dilakukan Dee dalam 'petir')

Barangkali..., penulis melakukan variasi cerita. Barangkali.
Displaying 1 - 9 of 9 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.