Guys, jangan sia-siakan masa muda! Memang benar menikmati masa muda itu mesti gaul, tapi tentu saja gaulnya harus gaul yang positif. Kalau gaulnya Cuma nongkrong-nongkrong, motor-motoran, ngafe ngabisin duit, itu mah gaul yang sangat biasa. Nih, ada beberapa tip gaul yang luar biasa keren! Namanya “GAPLEH” alias “Gaul tapi Soleh”. Pokoknya mah gaul, tapi gaul yang juara banget. Anak muda nongkrong di pinggir jalan atau kafe itu mah biasa. Tapi, kalau nongkrong di masjid untuk salat berjamaah dan ikut dalam kajian islam, itu baru anak GAPLEH. Anak muda bikin onar karena miras dan ekstasi Tambah kerennya lagi, GAPLEH-nya dimotori Ustaz Evie Effendie, Ustaz “GAPLEH” alias ustaz yang “Gaul tapi Soleh”. Ustaz unik, nyentrik, simpatik, tapi tetap asyik dengan konsep-konsep hijrahnya.
Buku tentang Gapleh alias gaul tapi soleh Suatu karya dari Ustaz Effie Effendie dan Ustaz Rohim ini berbicara mengenai kiat - kiat untuk semakin mengenal Allah lewat dakwahnya, dengan gaya bahasa yang gaul dan nyentrik sehingga terkesan dialogis dan tidak membosankan.
seperti dalam ceramah-ceramahnya, buku ustaz Evie Effendie ini mengandung Banyak password atau singkatan-singkatan unik yang menjadi objek pembahasannya seperti #AADC (Ada Allah dalam Curhatku) #DESPASITO (dulu emang saya preman, sekarang insya Allah taubat) #GGS (Gaul-gaul soleh) #IPK (infak pangkal kaya) #KKN (Kuliah Kerja Nikah) #SUCI (Salam untuk calon imamku) #DUCATI (Do'a untuk calon istriku). dan tentunya masih banyak lagi.
Teu nanaon ngan nanaonan? begitulah ciri khas ustadz evie effendie yang artinya tidak apa-apa tapi buat apa? sebuah sindiran untuk pergaulan para pemuda yang cenderung berujung maksiat, menurut Evie Effendie gaul yang keren itu bukan motor-motoran, nongkrong-nongkrong dikafe, pesta miras, itumah ngabisisn duit, gaul di sini adalah gaul yang benar benar gapleh (gaul tapi soleh) seperti sering ikut kajian, subuh berjamaah, ini baru baru pemuda yang limited edition.
pemuda itu selain harapan mertua juga harapan bangsa, saking pentingnya bung karno berkata "beri saya sepuluh pemuda maka akan kuguncang dunia" bung Karno begitu yakin dengan pemuda bisa mengguncang dunia, maka dari itu pemuda merupakan aset terbesar umat.