Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2013, diketahui bahwa tingkat literasi keuangan di masyarakat Indonesia hanya sebesar 21,8% dengan tingkat inklusi sebesar 59,7%. Bahkan untuk kalangan masyarakat C, D, dan E (masyarakat berpenghasilan rendah), tingkat literasi keuangan yang ada lebih rendah lagi, yaitu sebesar 18,71%.
Kelebihan dari buku 15 Tips Jitu Mencapai Financial Freedom ini adalah sebagian besar tips memiliki penerapan praktis dalam kehidupan sehari-hari, tidak seperti buku lainnya yang menjanjikan 'financial freedom' melalui instrumen investasi yang rumit seperti options atau futures.
Dua fokus yang juga menjadi bagian dari judul buku ini, yaitu perencanaan proteksi dan perencanaan investasi merupakan topik yang sangat gencar dibahas di masyarakat, terutama setelah terjadi berbagai kasus yang menggemparkan media massa.
Benar sekali kalau 2 tahun terakhir ini saya sedang menjalankan perjalanan bertaubat dari gaya hidup finansial yang buruk. Saya membaca beberapa buku berdiskusi dan meminta pertolongan agar memiliki pemahaman dan kemampuan pengelolaan yang lebih baik. Buku ini cukup menarik dibaca oleh pemula karena cukup memberikan penjelasan mengenai ragam alternatif untuk investasi dan proteksi. Membaca latar belakang penulis yang 5 tahun berkecimpung di dunia investasi dan 3 tahun di bidang pengelolaan keuangan saya kagum beliau sudah menciptakan sebuah karya. Sebuah buku yang buat saya tidak benar-benar memberikan hal baru karena saya sudah membaca buku sejenis sebelumnya, namun memperkuat pemahaman yang saya miliki. Cukup menyenangkan menemukan buku ini di laman Gramedia Digital membuat saya merasa tidak ada ruginya membaca buku ini.
Buku yg sangat enak dibaca dan mudah dipahami. Ibagus bgt untuk nambah ilmu keuangan, sayang data yg dipake udah kurang relateable karna dipakai data sampai 2014. Tapi overall ilmunya masih relevan diterapkan.