He wants the best for you. He's planned good things for you. And He longs to tell you how precious you are to Him.
These tender and intimate love letters, written as though straight from God's heart to yours, invite you to discover His deep love for you.
You'll be powerfully encouraged to trust God in every circumstance of life...to grow closer to Him day by day...to fully experience His abiding love and grace.
And He'll teach you to love Him, too, so much more deeply than before.
This is a book I am reading along with my devotional every night and it has a lot of heart affirming pages. There is ministering as well as instruction to help you understand what you need to do as a child of God. I have enjoyed it so far and look forward to what the Lord would say to me the next day. Good read.
Tahukah engkau betapa besar CintaKu kepadamu? Tuhan sangat memperhatikan anda. Ia menginginkan yang terbaik buat anda. Ia telah merencanakan hal - hal yang baik unuk anda. Dan ia rindu menyatakan betapa berharganya anda bagiNya.
Surat cinta yang lembut dan intim ini, ditulis seolah - olah langsung dari hati Tuhan kepada anda, mengundang anda untuk menemukan cintaNya yang mendalam.
Anda akan sangat dikuatkan untuk percaya pada Tuhan dalam setiap keadaan..Makin lama makin dekat denganNya dari hari ke hari, untuk benar - benar mengalami cinta dan anugerahNya yang tak pernah putus.
Dan Ia akan mengajarkan anda untuk mencintaiNya, bahkan, lebih dalam lagi daripada sebelumnya.
Membaca sebuah buku di mana penulisnya berkata-kata sebagai Tuhan? Agak aneh bagi saya, awalnya.
Tetapi.. Setelah beberapa lembar.. Dimulai dari halaman 62 dan seterusnya.. Saya melupakan fakta tadi dan fokus pada apa yang ingin dikatakan penulisnya.
Alasan begitu lama bagi saya untuk menyelesaikan buku ini adalah saya berkomitmen membaca hanya satu subjudul per hari. Dan menjaga kekonsistenan itu agak sulit bagi saya.
Setidaknya, ada 15 dari 89 subjudul yang telah membuka mata hati saya dan menumbuhkan iman kepercayaan saya kepada Tuhan.
Tuhan ingin saya datang kepada-Nya setiap hari, dalam suka maupun duka. Tuhan ingin saya sungguh-sungguh mencari kebenaran-Nya dan menebarkan benih yang nanti akan saya tuai. Tuhan ingin saya tidak menahan diri untuk mengasihi diri sendiri dan orang lain. Tuhan ingin saya melakukan semua itu sekarang. Tidak ada lagi kata nanti.