Ibnul Qoyyim, sebagai seorang ulama yang jiwanya jeli menangkap gejala-gejala jiwa dan kalbu manusia, dengan mata hati sebagai orang alim, berusaha mendata, mendiagnosa, memberi terapi dan jalan pengobatannya, agar jiwa manusia terentas dari daki-daki yang diperbuatnya sendiri; agar badai dosa terlerai tak memusnahkannya. pendek kata, setiap manusia mengalami apa yang diperbincangkan buku ini dan membutuhkan terapi yang diberikan. Coba kita bedah diroi kita dengan buku ini!
Buku yang lumayan komprehensif bahasannya dari penyebab munculnya penyakit hati, tata cara bertaubat, urgensi kembali ke jalan Allah, hingga isu-isu terkini seperti LGBT. Diksi yang digunakan agak berat jadi harus beberapa kali membaca untuk menangkap maknanya. Sangat disarankan bagi kalian yang merasa hampa!.