Dimas Arya Mahesa adalah paket lengkap sosok impian semua wanita. Atlet taekwondo, pintar dan sangat cool. Jangan lupakan pula statusnya sebagai putra tunggal pengusaha ternama di Indonesia.
Puri Ardhyana Prameswari, si bungsu yang manja. Model iklan yang pamornya sedang naik daun.
Perjodohan yang diatur oleh kedua orangtua mereka bagaikan bencana bagi Dimas dan menghasilkan kisah rumah tangga yang tak seindah dongeng. Satu kesalahan fatal yang dilakukan oleh Dimas melukai hati Puri, sehingga meninggalkan Dimas dan Zahra, putri mereka, menjadi pilihan terakhir untuk Puri.
Dengan segala upaya Dimas mencoba untuk memperbaiki rumah tangganya. Bukan hanya demi Zahra, tapi juga karena ada rasa yang mulai tumbuh di dalam hatinya. Berhasilkah Dimas mengubah bencana ini menjadi akhir yang manis?
Editor's Note Love will find a way. Dijodohkan bukan berarti rumah tangga tidak akan bahagia. Kisah cinta pasangan muda yang seru dan mengharukan.
Standard cerita wattpad yang masih kurang editannya & banyak typonya. Dan kenapa pula semua kejadian & adegannya ketebak banget? Jadi ga seru ah bacanya.. Tapi feelingnya masih lumayan dapet lah, apalagi pas Puri mau ninggalin Rara & Dimas. Jadi ya 2.5* aja deh.
Ceritanya ringan banget. Hero-nya tipe too good to be true sebenernya. Tapi berhubung gua lagi in the mood baca yang ringan jadinya cocok deh sama bacaan ini :)
standar wattpad lah dari tema, alur, dan masih banyak typo dan kalau boleh jujur sih agak ngebosenin apalagi karakter puri yang manja nya minta ampun kayak anak SMP.
cuman terharu dibagian Zahra ketemu Puri, lebih dari situ sih ga ada. karakter Dimas yang katanya almost perfect pun malah menurut saya biasa aja. lebih kayak baca cerita cinta anak SMA yang nikah, karena kelakuan cast utama nya masih kaya abege labil.
Ceritanya ringan tapi seru juga.... Kagum sama Dimas yg karakternya family man dan sabar.... Proposal of love, sweet disaster, dan my fiancee is secret agent done.... Ditunggu universe nya ini kak... Ceritanya kak pradipta dan arini donk kak.....
Buatku buku ini better dibanding buku sebelumnya. Meski alur masih loncat-loncat, ada beberapa plot hole, dan ada beberapa teknis ketik yang menurutku bisa diminimalisir supaya lebih nyaman, tapi setidaknya karakternya masih bisa sedikiit kutolerir pas akhir-akhir buku.
Ini kesempatan keduaku membaca karya Mba Mayya, setelah sebelumnya aku cukup menikmati kisah Radisti di My Fiancee is A Secret Agent. Kali ini, Mba Mayya hadir dengan kisah kehidupan Dimas, sepupu Radisti.
Mengambil tema perjodohan kisah ini pun bergulir. Diceritakan dengan alur maju dipadukan dengan flashback membuatku sebagai pembaca mengerti apa yang sesungguhnya terjadi pada pasangan ini.
Dibuka dengan kembalinya Puri setelah 5 tahun menghilang dari kehidupan Dimas. Mereka tidak pernah bercerai walau mereka sudah pisah ranjang bertahun-tahun setelah Puri melahirkan dan memilih kabur ke London.
Kehadiran Puri kembali dan keinginan orangtua Puri agar Dimas dan Puri bersatu menjadi konflik dalam novel ini. Belum lagi hadirnya orang ketiga di tengah Dimas dan Puri menjadikan kisah ini menjadi semakin berwarna.
Novel ini benar-benar hanya berfokus mengenai hubungan Puri dan Dimas pasca Puri menghilang dipadukan dengan flashback kisah pernikahan mereka sebelum Puri pergi. Pasangan ini jujur membuatku sebagai pembaca gregetan sekali. Puri yang manja, egois dan masih labil dipertemukan dengan Dimas yang cuek. Yang satunya butuh diperhatikan, yang satunya lagi tidak pengertian.
Membaca novel ini membuatku mengerti bahwa keterbukaan dan komunikasi itu sangat penting. Banyak hal yang terjadi dalam novel ini karena keduanya terlalu egois dan sulit untuk berkomunikasi. Hal-hal yang sepertinya sepele, tapi karena didiamkan menjadi melebar kemana-mana.
Namun, Dimas tetaplah menjadi karakter favoritku dalam novel ini. Kehadiran Zahra, buah hatinya dengan Puri menjadikan Dimas lebih dewasa dan bijaksana. Cuma memang harus ekstra sabar menghadapi sosok suami seperti Dimas karena bukan tipe cowok yang romantis. Dia punya caranya sendiri buat mencintai pasangannya.
Overall, kamu membutuhkan kisah romansa yang ringan dan bisa menghiburmu, jangan lewatkan membaca novel ini.^^ Oiya, semoga Mba Mayya berkenan membuatkan kisah khusus tentang Pradiptha :D
Sweet Disaster. Kisah ini dibuka dengan sakitnya Firmansyah, mertua dari Dimas Arya Mahesa. Dimas yang sebenarnya tak memiliki hak dan kewajiban apapun, tetap bersikukuh ke Rumah Sakit. Dia masih menganggap kalau Firmansyah adalah kakek dari anaknya. Terlebih dia masih menganggap Firmansyah sebagai orang tuanya. Terlebih saat itu, yang menunggu Firmansyah hanya Dewi. Anak-anak mereka, Gilang, Paundra dan Puri belum datang.
Dimas yang mendengar nama Puri langsung terdiam. Tak tahu harus komentar apa. Puri adalah istrinya, atau mantan istrinya? yang dinikahinya lima tahun yang lalu karena perjodohan kedua keluarga. Tak lama, lahirlah Zahra atau Rara.
Perjodohan yang awalnya sama-sama tak bisa ditolak oleh keduanya. Puri yang terpesona oleh Dimas tatkala dia dan sahabatnya, Tsuroya, menonton pertandingan taekwondo di kampus Dimas. Karena memang dia awalnya tak mengetahui apapun mengenai Dimas selain dari mesin pencarian di internet.
A relationship is meant for two.. two people to make it work and love each other.. not for one person to give everything, and end up hurt. It takes two to tango
Kalau kemarin adalah kisah dari sepupu-sepupu Dimas, kali ini kisah dari Dimas sendiri. Tema yang diambil tak lain dan tak bukan adalah perjodohan. Perjodohan antara dua keluarga yang sudah saling mengenal satu sama lain. Walaupun anaknya sama sekali belum saling mengenal.
Cerita ini ditulis dengan alur maju mundur cantik.. cantik.. cantik.. Ada kisah flashback di saat bab tersebut ada hubungan dengan kisah masa lalu mereka. Sehingga secara tidak langsung, pembaca memahami apa yang sebenarnya terjadi pada mereka berdua. Informasinya jadinya nggak setengah-setengah.
Sweet Disaster mengambil tema perjodohan dengan alur maju mundur menceritakan para tokohnya di masa kini dan masa lalu
Dimas yang tampan, atletis, mandiri, dan cuek menerima perjodohan ini begitu saja Puri yang cantik, model, dan manja nya setengah mati menerima dengan mengharapkan Dimas bisa perhatian dan mengerti dia.
Tapi ternyata menjalani pernikahan mereka tidak semulus yang diharapkan Dimas dan tidak semanis yang dibayangkan Puri. Cuek nya Dimas dan manjanya Puri mulai menimbulkan kesalahpahaman disana sini, sehingga Puri pergi begitu saja setelah melahirkan Rara.
Sampai akhirnya setelah 5 tahun berlalu, satu momen membuat Dimas dan Rara bisa bertemu lagi dengan Puri
Secara keseluruhan ceritanya bergulir dengan ringan tapi enak dibaca dan menghibur. Meskipun dari jalan ceritanya cukup tertebak tapi penyampaian ceritanya masih membuat saya betah membacanya, perkembangan karakter dan endingnya juga bisa dibilang memuaskan. NB: Yang kurang adalah editannya, karena ada beberapa kesalahan ketik yang cukup mengganggu.
Baca buku ini kadang bikin pengen nimpuk Puri, kadang pengen ngepukpuk Dimas, dan kadang terpesona sama Paundra. Hahahahaha....
Karena buku ini beralur maju mundur maka membacanya harus dengan teliti supaya tidak tercampur antara masa kini dan masa lalu. Soalnya antara masa lalu dan masa kini tidak ada pembeda fonts. Jadi kalau baca bukunya tidak jeli membaca tulisan "flashback" bakalan bingung deh.
Tokoh favorit di buku ini adalah Paundra aka. Tama. Pengen minta satu deh kakak atau suami yang sabar, jahil, dan perhatian kayak Paundra ini. Seperti biasa beberapa adegan terasa lebay dan so sweet banget tapi tetap saja saya suka pada keluarga Mahesa ini.
Ceritanya bagus.. Mengangkat kisah tentang sebuah hubungan pernikahan tanpa adanya cinta. Banyak sekali konflik yang membuat geram dan sedih saat membacanya. Konfliknya sederhana. Hanya penulis kurang menjelaskan alasan kedua tokoh dijodohkan. Namun cukup banyak typo yang aku temukan.
dibanding buku sebelumnya, ini udah lumayan. cuma masih ada bbrp typo, yg paling banyak sih kata2 yg bahasa inggris engga di-italic. trus kata2nya baku sama nonbaku dicampur, jadi kurang enak dibacanya. sama menurutku, buku ini nggak ada puncak konfliknya, jadi cenderung flat aja gitu bacanya