Passive Income Strategy Apa yang Anda bayangkan bila mendengar pernyataan "Punya pendapatan namun tidak bekerja"? Terasa sangat nikmat bukan? Tidak perlu bekerja tapi tetap memiliki uang dan selalu memiliki uang. Banyak yang mengatakan Hal itu tidak mungkin! Mimpi! Mana ada yang kayak begitu? Namun dengan tegas saya katakan HAL ITU ADA DAN HARUS ADA! Mengapa? Baiklah sampai kapan Anda akan terus bekerja? Selamanya? Tentu tidak bukan? Jika suatu hari Anda berhenti bekerja dan pendapatan Anda berhenti bagaimana Anda akan melanjutkan hidup Anda? Tentu hidup Anda selanjutnya masih memerlukan uang! Banyak orang yang mengatakan bahwa memiliki pendapatan ketika tidak lagi bekerja adalah sebuah hal mustahil. Namun kita juga tidak bisa menghindari fakta bahwa suatu hari nanti kita semua tidak lagi bisa bekerja karena masa kerja yang sudah habis. Buku ini membahas strategi apa saja yang harus dipersiapkan instrumen yang bisa menjadi pilihan lengkap dengan berapa besar uang yang Anda perlukan dalam hidup agar Anda tidak perlu lagi bekerja dan mencapai kebebasan waktu dan finansial. Selain itu buku ini juga membuka potensi untuk Anda memiliki uang secara cepat di usia yang Anda inginkan tanpa perlu lagi bekerja. Mari mempersiapkan kehidupan kita mulai dari hari ini. Masa depan adalah tanggung jawab Anda hari ini dan masa kini adalah tanggung jawab kita hari ini juga. Salam investasi untuk Indonesia!"
active income → high risk → low risk → assets → passive income
active income ⬇ saham: deviden RDS: RDPT, obligasi, BPR/koperasi trading: saham, options, forex usaha/bisnis: retail/dropship, usaha patungan, royalti ⬇ properti produktif, growth properti, bisnis ⬇ passive income
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
BUILD FOUNDATION
active income: kerja target: 1juta dolar
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
ADDED VALUE & ADDED VALUE METHOD
added value: memberi nilai tambah pada uang added value method: cara tempuh agar menghasilkan nilai tambah pada uang
📈 SAHAM 📈
✓ EPS tumbuh >20% ✓ PER <30% ✓ rajin bagi dividen ✓ sering masuk LQ45 & JII30
yield • nilai dividen diterima ÷ harga saham saat dibeli • rata² kepemilikan × 100%
data investasi • jangka panjang: 5 tahun terakhir • jangka pendek: 3 tahun terakhir
dividen • cum dividen: akan diberikan namun belum dibayar → hari terakhir memiliki hak kepemilikan saham • ex dividen: H+1 cum → hari pertama hak kepemilikan saham kadaluarsa
dapat dividen: beli antara cum date & ex date
pasar • reguler: terjadi di bursa → harga mengikuti acuan (lot) • negoisasi: tidak terjadi di bursa → atas kesepakatan bersama • tunai: anggota bursa gagal melakukan kewajibannya → transaksi harus diselesaikan hari itu juga
📊 REKSADANA SAHAM 📊
beli • lumpsum: langsung di awal • dollar cost averaging (DCA): berkala
💸 TRADING 💸
✓ usaha aktif ✓ tidak utang ✓ perlu modal ✓ sabar & disiplin ✓ likuid: LQ45 & JII30 ✓ amankan modal, profit hadiahnya
drawdown: kerugian berturut²
🏢 USAHA/BISNIS 🏢
• retail: produk langsung dinikmati konsumen • dropship: penjual tidak menyimpan stok barang • usaha patungan: you win then I win, i'tikad baik, jangan serakah • royalti
minim risiko: retail & dropship
✓ mulai dari hal yang disukai/dikuasai ✓ berikan nilai tambah ✓ pelajari bisnis/usaha serupa ✓ perhitungkan modal & harga jual dengan matang ✓ buat sistem tertulis & pisahkan hal teknis yang saling tumpang tindih ✓ buat laporan keuangan ✓ patungan: perjanjian tertulis, potensi kerugian & rasio keuntungan masuk akal ✓ sistem & perjanjian serius
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
COMPOUNDING & SECURE
mengamankan dana sebelum sampai di tahap akhir
📜 OBLIGASI 📜
obligasi: surat utang kupon obligasi: bunga obligasi
jenis • corporate: perusahaan • government: pemerintah pusat • municipal: pemerintah daerah
sistem pembayaran • zero coupon: penerbit tidak wajib membayar bunga • coupon: penerbit wajib bayar kupon → fix (tetap) & floating (tidak tetap) • mixed rate: gabungan fix & floating rate
penukaran • convertible: dapat ditukar saham • exchangeable: dapat ditukar saham bukan milik perusahaan • callable: dapat dilunasi sebelum jatuh tempo • putable: pemegang berhak meminta pelunasan • junk: kupon tinggi → risiko gagal bayar • international: dijual asing & mata uang asing • super long term: jatuh tempo super panjang ≥100 tahun
jaminan • guaranteed: pihak ketiga • mortgage: real assets • collateral trust: surat berharga (saham) • unsecured: tidak dijamin
rating • investment grade: mampu melunasi utangnya AAA / Aaa AA+, AA, AA- / Aa1, Aa2, Aa3 A+, A, A- / A1, A2, A3 BBB+, BBB, BBB- / Baa1, Baa2, Baa3 • non investment grade: meragukan/risiko gagal bayar dibawah BBB / Baa
makin rendah rating → makin risiko gagal bayar → makin besar return
yield: besaran bunga
harga • par: harga dasar → 100 • at premium: di atas harga dasar → >100 • at discount: di bawah harga dasar → <100
obligasi pemerintah indonesia • ORI (obligasi ritel indonesia) → >3 tahun • SUKUK (surat obligasi syariah) → >3 tahun • SBR (saving bond ritel) → 2 tahun, tidak dapat dipindahtangankan, yield floating
yield: keuntungan → nilai sewa per tahun ÷ harga properti • tanah kosong 0,5-2% • rumah sewa 3-5% • rumah kos 5-7% • ruko & rukan 6-9% • apartemen 7-10% • kios & toko 5-10% • ruang perkantoran 7-10%
✓ surat² lengkap & jelas ✓ rumah kos: IMB sesuai ✓ lokasi ✓ renovasi → lebih produktif ✓ cari pembanding: baik/buruk
🏗 GROWTH PROPERTI 🏗
pertumbuhan nilainya dapat dilihat dari kenaikannya yang membentuk kurva
butuh pemikiran dari value investor
potensi investasi dari segi agrobisnis → perkebunan kayu industri • kayu sengon • jabon • jati unggul nusantara
🏢 BISNIS 🏢
✓ produk/output = segalanya ✓ kesulitan take over/akuisisi → miliki solusi ✓ analisis risiko & keuntungan → risiko seminimal mungkin ✓ orang yang tepat di posisi tepat
Penjelasan Ryan Filbert yang simple dan sangat mudah untuk dimengerti dalam merumuskan prinsip dalam berinvestasi. Bahwa tidak selamanya harus terus melipatgandakan keuntungan yang didapat dari hasil investasi. Selama ini mungkin kita selalu memegang prinsip "The Magic of Compound Interest", bahwa metode bunga-berbunga dalam Investasi adalah metode yang terbaik untuk dapat melipatgandakan uang. Disini, Ryan menjelaskan bahwa dalam berinvestasi, penting adanya untuk dapat memindahkan Valued Asset kita (Asset Investasi yang memberikan return lebih maksimal) ke dalam Secured Asset (Asset Investasi dengan risiko yang lebih rendah) untuk "mengamankan" keuntungan yang kita dapat melalui metode Added-Value yang bisa didapat dari Saham, Reksadana Saham ataupun Trading Options dan Forex.
Penggambaran Metode berinvestasi yang diajarkan oleh Ryan dalam bukunya adalah sebagai berikut:
1). Pendapatan per bulan (Active Income) disisihkan untuk Investasi dalam bentuk Asset 2). Investasi pada Growth Asset yang menambahkan Added Value, seperti Reksadana Saham, Trading Saham langsung ataupun jika sudah punya pengalaman dan pengetahuan lebih, bisa mencoba investasi Trading Options dan Forex. Bisa juga membangun bisnis atau usaha kecil-kecilan, 3). Setelah mendapatkan keuntungan dari Added Value Asset, maka disarankan untuk melakukan Compounding and Secure terhadap hasil keuntungan investasi tersebut. Jika sebelumnya mendapatkan return dari trading saham, maka return tersebut dapat dialokasikan ke Asset yang memiliki risiko rendah, seperti Obligasi, Reksadana Pendapatan Tetap ataupun Obligasi pada Bank BPR. Alasan dilakukannya cara ini adalah untuk dapat "mengamankan" keuntungan invesatsi yang didapat, dan juga membuat asset tersebut lebih likuid jika sewaktu-waktu ada kebutuhan mendesak. 4). Jika sudah mencapai kuadran keempat, maka dapat dikategorikan bahwa Anda telah memasuki fase "Financial Freedom" dan dapat mulai menginvestasikan asset Anda pada Industri Properti. Namun perlu digarisbawahi, bahwa Properti yang baik adalah Properti Produktif, dimana investasi properti dapat memberikan yield (keuntungan) yang sesuai dengan nilai atau harga investasi yang dikeluarkan untuk membeli properti tersebut. Selain itu, bisa juga dilakukan langkah Akuisisi Bisnis, namun tetap perlu dilakukan research mendalam terhadap bisnis tersebut sebelum memutuskan untuk melakukan akuisisi.
Overall, buku ini memberikan tambahan metode dalam berinvestasi bagi saya.
Gua tuh orangnya mageran. Jadi punya cita-cita gimana gua bisa ngebo aja seharian, tapi duit tetep ngalir, tetep bisa travelling sama orang-orang yang gua sayang. Gue (bukan Mas Ryan) menyebutnya dengan istilah "ngebo tetep tajir". Tapi gua juga sadar kalo itu butuh proses. Dan itulah kenapa gua beli buku ini, Passive Income Strategy buat jadi step awal gua meraih impian gua.
Gue bermimpi di masa depan akan punya bisnis properti, karena gua sendiri sekarang adalah Mahasiswa Arsitektur yang mata duitan. Jadi gua rasa itu cocok sama apa yang gua jalanin. Dan yang bener aja (di buku ini) investasi properti jadi tahap terakhir dari 4 tahap buat menuju ngebo tetep tajir, menurut Mas Ryan.
Semuanya terangkum di bab terakhir (Bab 11). Yang mana kalau kalian pengen tau apa, monggo dibeli aja bukunya hehe.
Buku ini menampar gua, kalo untuk meraih ngebo tetep tajir, itu gak gampang. Klise, tapi ya itu realitasnya. Buat gua yang mageran, tolong magerannya ditunda dulu yuk, gua percaya suatu saat hari itu akan datang, tapi buat sekarang, ayo siiapin diri lu biar lu bisa mageran sama orang-orang yang lu sayang di masa depan nanti.
Di buku ini dijelaskan instrumen investasi apa saja dapat membuat kita passive income,sayangnya buku ini tidak menjelaskan secara jelas dan rinci,khusu untuk pemula buku ini sedikit membingungkan..
Sangat berbobot, mengulas tentang dasar memiliki passive income. Buku dasar yang harus dibaca untuk memiliki dasar pengelolaan keuangan yang baik untuk mencapai financial freedom
buku ini berjudul passive income tapi banyak materi mengenai investasi yang relatif perlu hal aktif seolah passive income tidak menjadi pokok bahasan, terutama di bagian trading saham, trading forex dan bisnis. Premis yg lebih tepat untuk buku ini adalah pertama "aktif" dulu, terus pindah ke "pasif".