Jump to ratings and reviews
Rate this book
Rate this book
Judul pertama dari serial bukek siansu

960 pages, Paperback

First published January 1, 1973

345 people are currently reading
4586 people want to read

About the author

Asmaraman S. Kho Ping Hoo

74 books108 followers
Taken From:
http://khopinghoo.blogdetik.com/perihal/

Dia legenda pengarang cerita silat. Kho Ping Hoo, lelaki peranakan Cina kelahiran Sragen, Jawa Tengah, 17 Agustus 1926, yang kendati tak bisa membaca aksara Cina tapi imajinasi dan bakat menulisnya luar biasa. Selama 30 tahun lebih berkarya, dia telah menulis sekitar 400 judul serial berlatar Cina, dan 50 judul serial berlatar Jawa.

Ceritanya asli dan khas. Dia pengarang yang memiliki ide-ide besar, yang tertuang dalam napas ceritanya yang panjang. Sepertinya dia tak pernah kehabisan bahan.

Bahkan setelah dia meninggal dunia akibat serangan jantung pada 22 Juli 1994 dan dimakamkan di Solo, namanya tetap melegenda. Karya-karyanya masih dinikmati oleh banyak kalangan penggemarnya. Bahkan tak jarang penggemarnya tak bosan membaca ulang karya-karyanya.

Beberapa karyanya dirilis ulang media massa, difilmkan, disandiwararadiokan, dan di-online-kan, serta disinetronkan. Dia meninggalkan nama yang melegenda. Legenda Kho Ping Hoo, pernah menjadi sinetron andalan SCTV. Lewat penerbit CV Gema, karya-karyanya masih terus dicetak.

Kho Ping Hoo bernama lengkap Asmaraman Sukowati Kho Ping Hoo, pengarang cerita silat yang memunculkan tokoh-tokoh silat dalam ceritanya, seperti Lu Kwan Cu, Kam Bu Song, Suma Han, Kao Kok Cu, atau Wan Tek Hoat dan Putri Syanti Dewi, Cia Keng Hong, Cia Sin Liong, Ceng Thian Sin, dan Tang Hay. Serta tokoh-tokoh dalam serial paling legendaris Bu Kek Siansu dan Pedang Kayu Harum.

Dia juga banyak mengajarkan filosofi tentang kehidupan, yang memang disisipkan dalam setiap karyanya. Salah satu tentang yang benar adalah benar, dan yang salah tetap salah, meski yang melakukannya kerabat sendiri.

Kisah Keluarga Pulau Es merupakan serial terpanjang dari seluruh karya Kho Ping Hoo. Kisahnya sampai 17 judul, dimulai dari Bu Kek Siansu sampai Pusaka Pulau Es.

Penggemar cerita silat Kho Ping Hoo sangat banyak yang setia. Mereka sudah gemar membaca karya Kho Ping Hoo sejak usia 10-an tahun hingga usia di atas 50-an tahun. Mula-mula mereka senang melihat gambar komiknya. Namun, lama-lama makin tertarik cerita tulisannya. Tak jarang penggemar mengoleksi karya-karya Kho Ping Hoo, bahkan mencarinya ke bursa buku bekas di kawasan Senen.

Kho Ping Hoo, lelaki peranakan Cina kelahiran Sragen, Jawa Tengah, 17 Agustus 1926, berasal dari keluarga miskin. Dia hanya dapat menyelesaikan pendidikan kelas 1 Hollandsche Inlandsche School (HIS). Namun, ia seorang otodidak yang amat gemar membaca sebagai awal kemahirannya menulis.

Ia mulai menulis tahun 1952. Tahun 1958, cerita pendeknya dimuat oleh majalah Star Weekly. Inilah karya pertamanya yang dimuat majalah terkenal ketika itu. Sejak itu, semangatnya makin membara untuk mengembangkan bakat menulisnya.

Banyaknya cerpenis yang sudah mapan, mendorongnya memilih peluang yang lebih terbuka dalam jalur cerita silat. Apalagi, silat bukanlah hal yang asing baginya. Sejak kecil, ayahnya telah mengajarkan seni beladiri itu kepadanya. Sehingga dia terbilang sangat mahir dalam gerak dan pencak, juga makna filosofi dari tiap gerakan silat itu.
Karya cerira silat pertamanya adalah Pedang Pusaka Naga Putih, dimuat secara bersambung di majalah Teratai. Majalah itu ia dirikan bersama beberapa pengarang lainnya. Saat itu, selain menulis, ia masih bekerja sebagai juru tulis dan kerja serabutan lainnya, untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Namun, setelah cerbung silatnya menjadi populer, ia pun meninggalkan pekerjaanya sebagai juru tulis dan kerja serabutan itu, dan fokus menulis. Hebatnya, ia menerbitkan sendiri cerita silatnya dalam bentuk serial buku saku, yang ternyata sangat laris.
Hal itu membuat kreatifitasnya makin terpicu. Karya-karyanya pun mengalir deras. Cerita silatnya pun makin bervariasi. Tak hanya cerita berlatar Cina, tetapi juga cerita berlatar Jawa, di masa majapahit atau sesudahnya. Bahkan, selain secara gemilang memasukkan makna-makna filosofis, dia pun menanamkan ideologi nasionalisme da

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
445 (56%)
4 stars
161 (20%)
3 stars
100 (12%)
2 stars
42 (5%)
1 star
42 (5%)
Displaying 1 - 30 of 42 reviews
Profile Image for Wijaya.
13 reviews11 followers
March 10, 2014
Bu Kek Siansu adalah episode pertama yang membuka serial saga fiksi karya besar dari pengarang serial silat Indonesia Asmaraman S. Kho Ping Hoo. Judul cerita ini adalah sebuah nama julukan dari karakter protagonis yang bernama Kwa Sin Liong. Ia dikisahkan pada masa kecilnya disebut "Anak Ajaib" (Sin Tong) karena dalam usianya yang amat muda telah memiliki kepandaian dalam mengobati berbagai penyakit. Kebiasaannya menjemur diri di sinar matahari pagi dan di bawah terangnya bulan purnama, menguatkan tulang dan membersihkan darahnya sehingga menarik minat kaum datuk persilatan untuk mengangkatnya menjadi murid. Perebutan atas diri bocah ajaib yang bernama Kwa Sin Liong, anak tunggal dari Keluarga Kwa di kota Kun-Leng, akhirnya dimenangkan oleh Pangeran Han Ti Ong. Seorang sakti keturunan raja yang bertempat tinggal di sebuah tempat yang mendekati dongeng di laut utara, yang dikenal di kalangan kangouw (sungai-telaga) dengan nama Pulau Es.
Kwa Sin Liong menjadi pewaris Pulau Es, setelah kerajaan yang dipimpin Han Ti Ong musnah disapu banjir besar (tsunami?). Karena kemampuan silat dan filsafatnya yang tak terukur nalar, dia kemudian dijuluki Bu Kek Siansu dan dilegendakan sebagai manusia setengah dewa. Dia punya kebiasaan menurunkan satu jenis ilmu silat setiap awal musim semi, tanpa membedakan siapapun yang beruntung mendapat petunjuknya, sesat atau lurus.
Namun secara resmi Bu Kek Siansu hanya mempunyai tiga orang murid, yakni Kwee Seng, Kam Bu Song dan Kam Han Ki. Tokoh lain yang beruntung mendapat petunjuk darinya meski tidak secara langsung ada juga seperti Maya dan Khu Siauw Bwee. Tokoh legenda ini terakhir kali muncul di kangouw pada episode Istana Pulau Es.
Profile Image for Wira Yulianto.
13 reviews6 followers
November 26, 2012
Awal dari kisah Saga Bu Kek Siansu. Di mulai dari kemunculan Kwa Sin Liong sebagai bocah sakti (Sin Tong), pertemuaannya dengan Pangeran Han Ti Ong sampai dibawa ke Pulau Es dan mempelajari ilmu-ilmu sakti di Pulau Es.
Profile Image for Nadia Fadhillah.
Author 2 books43 followers
August 15, 2012
"Kalau dia teringat akan manusia, dia akan bergidik dan menangis saking takut dan ngerinya. Dia telah menyaksikan kekejaman-kekejaman yang amat hebat."

Kata Mas Jack, ini untuk orang dewasa. Tapi aku baca buku pertama ndak ada apa-apa yang butuh dikipasin kok. Hoho.
2 reviews1 follower
January 30, 2008
komik ini yang pertama aku tahu mengenai almarhum Asmaraman Kho Ping Hoo..doi tinggal gak jauh dari rumahku jadi aku bisa sering ke perpustakaan di rumahnya..keren sampai dibela2in begadang buat baca habis cerita komiknya...
1 review
September 18, 2014
buku yang membuat kita sadar bagaimana menghargai hidup
Profile Image for Ucu Sofyan.
2 reviews4 followers
August 25, 2018
Hal yang saya suka dari cersil ini adalah filsafatnya. Walaupun kadang protagonis seperti han swat hong (sumoi /adik seperguruan) kwa sin liong membunuh secara sadis the kwat lin ( ibu tirinya) yang melarikan pusaka pulau es.
Tapi namanya juga orang sakti punya kemampuan, jadi saya anggap wajar aja adegan bunuh membunuh dan balas dendam 😁
This entire review has been hidden because of spoilers.
1 review
December 27, 2019
Pingin membaca ulang dari awal lagi karena sangat tertarik dengan serial Bu Kek Siansu
3 reviews
January 5, 2021
Menceritakan mengenai asal usul Bu Kek Siansu, manusia setengah dewa yang banyak menurunkan ilmu-ilmu hebat kepada tokoh tokoh silat yang ditemui.
1 review
March 19, 2021
Suka dg buku karangan KPH krn ... begitu membaca seolah olah diriku ikut dlm peristiwa itu dan begitulah..sebelum membaca tamat akan selalu penasaran. Amazing
Profile Image for Reader.
1 review
December 14, 2022
Saya suka ceritanya
This entire review has been hidden because of spoilers.
1 review
May 30, 2023
bgimana cara bukanya pingin baca
1 review
March 30, 2024
Ok
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for mads.
715 reviews43 followers
December 15, 2015
When I was a kid I remember my Dad bought this series in bulks. The books are really small and thin in the A6 formats and there are probably almost two hundred books in the series because it took so much space in the bookshelves. Oh, my Dad love it, he practically lapped it up, followed by my uncle. When we moved to a new house he sold the books only to read it again this year then he proceeded to force me to read it. I mean, I tried, trust me, but it's just not my cup of tea. Usually when he recommend a book to me I have to read it, because he has a great taste (remember that time he told me to read His Dark Materials and it turned out to be my favourite, even though he haven't even read the book), but i can tell that this one is just not gonna be it.
1 review
July 26, 2013
gak bisa komen lagi..
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 30 of 42 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.