Seorang pelancong mendekati Mulla Nasruddin yang tengah bekerja di kebunnya dan bertanya tentang arah jalan menuju kota. Nasruddin menunjuk arah. Saat pelancong itu bertanya lagi butuh berapa lama untuk sampai ke kota itu, Nasruddin hanya menatap si pelancong lalu kembali bekerja. Si pelancong kembali bertanya, tapi Nasruddin mengabaikan. Sambil bersungut-sungut, pelancong itu pun pergi melanjutkan perjalanan. Beberapa saat kemudian, Nasruddin berteriak, “Tiga jam!” Pelancong itu kesal kenapa Nasruddin tidak mengatakan itu sebelumnya. “Pertama, saya harus melihat seberapa cepat Anda berjalan,” kata Nasruddin.
Nasruddin adalah kombinasi antara “kebahlulan” dan kejenakaan yang terselip nilai kebijaksanaan. Kisah-kisahnya yang memuat lapis-lapis makna senantiasa shalih likulli zaman wa makan. Tak lekang oleh masa dan selalu relevan dengan berbagai budaya.
Buku ini memaparkan cerita-cerita jenaka-satiris nan sarat hikmah tentang sang Mulla. Mengajak kita menertawakan polah tingkah “bahlul” sang Mulla sekaligus mengajak kita merenung. Dengan cemerlang, setiap cerita dirajut dengan wawasan spiritual yang mencerahkan serta dikaitkan dengan akarnya dalam Al-Quran, hadis, kata-kata inspirasional Jalaluddin Rumi, Hafiz, dan tokoh-tokoh bijak lain. Setiap cerita dipungkasi dengan catatan praktikum yang berkaitan dengan moral cerita, menggugah kesadaran untuk bertindak serta membantu menempuh jalan spiritual kita sendiri.
Meski merujuk pada khazanah keislaman, sesungguhnya buku ini sangat terbuka bagi siapa pun yang tertarik mengembangkan kualitas spiritual mereka.
I really enjoyed this book. There is so much more to Islam than rituals and rules which sadly many people seem to have forgotten. The heart of Islam is exactly that. The heart. Feelings, appreciation, gratefulness and love. People need to get back to the root of this beautiful religion. Stop judging others, open your heart and let's be who we are really meant to be.
A splendid collection of stories and meditations on spiritual practice to cultivate our souls, Jamal Rahman delivers another beautiful and life-loving volume. Recommended for individuals and small spiritual groups.
If you feel your belief systems are letting you down in life and contributing to a sense of unfulfilment or unhappiness then learning the ways of the sufis will Inspire you to laugh more, love more and let go of heaviness
Excellent book for spiritual seekers. Eschews preachiness and apologetics for genuine reflection through humor (primarily Mullah Nasruddin insights). Particularly liked the critique of religious institutions in a funny, insightful, and spiritual way.
I really like how this book was set up like The Artist's Way! It is dripping with Islamic jibes, though. The title warned me, but it really is just a religious book not unlike the myriads of Catholic books my parents love.
It's not at all hateful! So for that reason I can't dislike it.