Jump to ratings and reviews
Rate this book

Gelombang Ketiga Indonesia

Rate this book
Anis Matta mengawali buku ini dengan kisah pribadinya, yaitu makan nasi kecap, sampai kepada membuat peradaban. Menurutnya, terdapat segitiga ketegangan peradaban; Islam di satu sisi, kemodernan di sisi yang lain, dan keindonesiaan pada sisi yang lain. Namun, ketegangan segitiga tersebut akan segera berakhir, karena Indonesia akan segera memasuki era sejarah baru yang disebut dengan Gelombang Ketiga Indonesia.

Akan ada titik temu antara Islam, kemodernan, dan keindonesiaan. Akan ada titik temu antara agama, pengetahuan, dan kesejahteraan. Titik temunya inilah yang sedang akan kita masuki. Proses menemukan titik temu ini yang disebut Anis Matta dengan ‘Gelombang Ketiga Indonesia’.

Anis Matta menyebutkan ada lima prototype masyarakat Indonesia pada gelombang ketiga, yaitu penduduk Indonesia didominasi oleh orang-orang muda, khusunya yang berumur 45 tahun ke bawah, berpendidikan tinggi, berpenghasilan baik, terkoneksi secara luas ke seluruh dunia, dan native democracy (warga negara asli demokrasi).

Lima ciri tersebut akan membawa Indonesia ke depan memiliki identitas baru; lebih religius, lebih berpengetahuan, dan lebih sejahtera. Agama menjadi orientasi dan sumber moralnya. Pengetahuan menjadi sumber kompetensi dan produktivitasnya. Kesejahteraan itu output-nya.

Syarat mewujudkan masyarakat idaman seperti itu adalah dengan menanamkan optimisme di hati masyarakat. Sedangkan di tingkat negara, harus ada perubahan lingkup kerja, dari skala politik menuju skala peradaban.

Melalui buku ini Anis Matta mengajak kita semua untuk memulainya. Siapa yang harus menyelesaikannya? Dan kira-kira, pemimpin seperti apa yang diperlukan untuk itu?

120 pages, Paperback

First published March 1, 2014

8 people are currently reading
140 people want to read

About the author

Muhammad Anis Matta

20 books121 followers
Muhammad Anis Matta adalah salah satu politikus Indonesia dari Partai Keadilan Sejahtera. Ia meraih gelar S1 di bidang Syariah Islam dari LIPIA pada tahun 1992. Pada tahun 2001, ia mengikuti pendidikan dari Lemhannas. Aktif sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera selama empat periode berturut-turut dari 1998-2013 dan juga Ketua Majelis Hikmah PP Muhammadiyah. Sejak 1 Februari 2013 hingga saat ini menjabat sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
28 (45%)
4 stars
18 (29%)
3 stars
11 (18%)
2 stars
2 (3%)
1 star
2 (3%)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews
Profile Image for Lukman Lukman.
Author 10 books2 followers
November 3, 2014
Gelombang ke tiga Indonesia. ini adalah hipotesis dari seorang anis matta mengenai gelombang peradaban yang terjadi di Indonesia. dari mulai "menjadi indonesia", "mencari sistem yang kompatible" dan sekarang ini telah measuki "gelombang ke tiga".
Pembahasan dalam buku ini sangat menarik. Bagaimana peran negara dalam memanage masyarakat yang sangat jauh berbeda karakteristiknya, peran partai politik, dan serta peran individu.
Profile Image for Adriyan Achda.
93 reviews7 followers
June 29, 2014
Salah satu kemampuan yang wajib dimiliki seorang pemimpin nasional adalah mampu melihat perjalanan bangsa-negara Indonesia dalam spektrum yang besar. Ia harus mampu menganalisa secara utuh apa yang sudah dilalui, apa yang sedang dijalani dan apa yang akan dihadapi bangsa ini. Sejarah masa lalu tidak dilihat sebagai sesuatu yang untuk dilupakan tetapi mampu menarik garis merah darinya sampai ke masa ini menjadi sesuatu yang tidak putus-putus. Tiap gelombang sejarah yang sudah dilalui Indonesia dari menjadi bangsa, kemudian menjadi negara sampai sekarang menyambut gelombang ketiga ini adalah proses berkesinambungan yang memiliki karakteristik dan pencapainnya masing-masing. Sehingga apa yang akan kita hadapi sekarang ini adalah sesuatu yang sudah dapat terbaca dan mampu kita persiapkan untuk menyambutnya.

Inilah gelombang ketiga Indonesia yang belum diberi namanya oleh penulis. Namun ciri-cirinya sudah dapat dilihat. Ada struktur politik yang baru, struktur ekonomi yang baru, dan struktur sosial yang baru membentuk sebuah keseimbangan yang baru. Kita sedang memulainya.
Profile Image for Ismet Eliskal.
1 review1 follower
June 30, 2019
Buku ini dituliskan oleh seorang yang melek akan sejarah, masa kini dan perkembangan di masa datang yang perlu dikaji untuk memperoleh pemahaman menyeluruh sebagai modal diskursus merubah sebuah peradaban. Arah perkembangan sebuah negara dikaji dari jaman terbentuknya sebuah rasa saling memiliki sebagai sesama yang terjajah, mengikatkan diri agar sama-sama merdeka, melanjutkan perjuangan menjadi sebuah negara, mandiri secara ideologi, ekonomi serta memasuki bagaimana menjadi bagian dari perubahan peradaban. Buku yang sulit untuk diutarakan kembali namun sarat akan makna.
Profile Image for Naufal Ubaidillah.
36 reviews
October 16, 2022
Truly, absolutely, the greatest book ever written by an Indonesian politician about understanding Indonesian politics.

By writing this amazing portray of the past, current, and future diagnose of our great nation, Mr. Anis Matta guides the Indonesian people toward its richly deserved bright goal.
Profile Image for Azzam Robbani.
18 reviews3 followers
September 30, 2020
Buku ini menjadi satu-satunya buku yang saya selesaikan hanya sekali duduk dalam tempo satu malam karena saya terlanjur menikmatinya dan tenggelam di dalam narasinya...
Profile Image for Riski Saputra.
5 reviews
February 11, 2017
Sesuai dengan judul "Gelombang Ketiga".
Buku ini membawa perlahan tapi pasti ke setiap gelombang sejarah Indonesia.
Menariknya penulis juga merupakan aktor di beberapa gelombang yang ada.

Buku ini membuat rasa penasaran akan politik, dan juga perjalanan Indonesia hingga saat ini.
Dikemas dengan bahasa yang intelek namun cukup ringan membuat buku ini harus dicoba baca akhir pekan ini.
Profile Image for Mas.
43 reviews1 follower
July 6, 2014
Ini bisa dikatakan sebagai buku pertama yang secara khusus ditulis oleh Anis Matta setelah beliau 'mencukupi diri' dengan buku-buku yang berasal dari kumpulan tulisan dan ceramahnya selama ini. Sebagai salah satu pengagum beliau, buku ini ternyata tidak membuat saya merasa puas dengan narasi yang sudah ditawarkannya, tapi justru malah tergelitik untuk membuat narasi lain yang dapat menegaskan narasi sebelumnya. Baca buku ini saya malah ngerasa ketiban pekerjaan rumah yang besar karena bagaimanapun, saya dan anak-anak saya kelak akan menjadi saksi sekaligus pelaku sejarah bangsa ini dalam meraih takdir masa depannya.

Anda yang suka dengan buku-buku bertema gagasan politik yang jauh dari hingar-bingar panggung kampanye dan pernyataan yang rawan dipelintir serta menghadirkan pro dan kontra karenanya, perlu juga untuk membaca buku yang mungil tapi berkonten "besar" ini.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Hari Anggit.
6 reviews
February 9, 2015
Dalam buku ini, tergambar betapa tajam pemikiran seorang anis matta mengenai Indonesia, dengan pendekatan sejarah beliau mampu membuat suatu formulasi wacana yang saya kira bukan sembarangan.

Hanya wait and see, apakah benar semua yang diutarakan itu benar menurut kenyataan? kita tinggal lihat di gelombang ketiga Indonesia ini, pakah buku ini akan menjadi suatu "ramalan" yang menjadi kenyataan? ataukah hanya sekedar wacana mimpi yang indah hanya dalam dunianya...
Displaying 1 - 8 of 8 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.