"Hari Sabtu, tanggal 12 Mei 2012, kita semua kumpul di Hotel Combo, eh Kumbo di Dagen, Malioboro, gals! On time, please! Kalau telat sedetik saja, enggak dapat oleh-oleh berlian Martapura! *gambarnya doang sih!"
Begitulah bunyi SMS berantai yang nongol di HP jadulku. Yup, sebelumnya memang telah berembus gosip sedap bahwa Alisha akan menginjakkan kakinya di tanah Jawa. Pendekar, eh cewek itu, akan menghadiri pernikahan adik bungsunya di kota Djokdja.
Hah, reuni? Di Djokdja? Mau! Mau!
Demikianlah kisah-kisah di dalam buku ini bermula. Yay! Back to Djokdja! Dengan spirit dodol yang sama, ribuan (ups lebay) kisah gokil unyu kembali mengalir dari Puri Cantika 2. Are you ready? Yes! Fasten your seat belt, please...
Dewi Rieka Kustiantari. Lebih sering disapa Dedew.
Lahir di Makassar, 02 April dari rahim Ibu Nurhayati Makkalu, zaman dinosaurus masih berkeliaran, hehe.
Dedew suka berkhayal dan baca buku, jadi modal dasarnya untuk beralih profesi dari cewek kantoran di Jakarta menjadi penulis serabutan yang tinggal di kaki gunung, Ungaran.
Hobi jalan-jalan, quiz hunter, ngumpulin novel english, kopdar, dengerin musik nyaman lan tentrem ala Adhitia Sofyan dan Trio Lestari.
Kesibukan Dedew kini mengurus her lil kids, Nailah & Alde with Pak Bagus, belajar tekun nulis naskah novel romance dan travelling, hihi. Ganbatte!
Selain itu, Dedew juga hobi bercuap-cuap di socmed antara lain: FB Dewi Rieka Dua, twitter @dewirieka serta blog penulis serabutan yang akhir-akhir ini tumben rajin diapdet hihi, www.dewirieka.com.
Dedew hobi berkomunitas terutama klub penulis diantaranya IIDN Semarang, KEB (Kumpulan Emak-Emak Blogger), Reos (Recommended Online Seller) Semarang, dan Penulis Bacaan Anak.
Dedew telah menulis sekitar 27 buku solo kebanyakan buku remaja, anak dan komedi. Antara lain Serial Anak Kos Dodol, Serial Chaca, Absolutely Kribo dll. Ia juga ikut menulis 20-an buku keroyokan.
Cita-cita Dedew ingin terus punya ide en kesehatan untuk menulis buku yang seru, jadi kontributor tetap di media/web, dan bisa jalan-jalan ke luar negeri gratis dari menulis. Aamiin :)
SERU!!!! dan emang selalu seru. Lebih seru ini dari pada edisi horror yang kemarin aku baca. Tapi sayang aja cerita ini lebih banyak tentang lika liku perjalanan kuliah dedew dibanding cerita tentang teman-teman kos. Tapi gapapa, itu juga seru banget. Gak bosen-bosen deh baca buku AKD. Aku punya koleksinya banyak, dari mulai yang dikomikin, bareng konco wah pokoknya macem-macem dan emang se-seru itu untuk baca. Rekomendasi banget buat kalian yang mau baca novel ringan trus mau nostalgia soal kehidupan kampus
anak kos dodol adalah salah satu cerita favorit saya. walaupun kadang suka garing, tapi selalu berhasil bikin saya nostalgia dengan kenangan betapa asiknya ngekos. tapi pada buku akd returns ini, saya kurang suka dengan "penyesuaian budayanya". akd salah satu cara nostalgia asik selain buku buku seperti lupus dll. jadi, ketika justru hal hal yang happening saat ini seperti syahrini, ayu ting ting, facebook dll dihadirkan di akd 5, malah jadi kurang asik. biarlah akd berlatar belakang mahasiswa 2000an (atau malah 90an? ;D)..
Buku yang asyik buat menghabiskan waktu senggang atau saat mumet di KRL. Tapi ada baiknya ceritanya disesuaikan di zaman itu saja, kayak nama-nama artis atau tren yang berlaku di saat itu. Kalau disesuaikan dengan tahun berjalan, jadi kurang greget feel kosan di awal tahun 2000annya. Tahun segitu belum ada FB dan BB kan? ;-)
Lumayan garing sih. Kalo boleh dicompare sama akd-akd sebelumnya ini malah gak lucu. Bukan berarti gak bagus ya. Cuma sebelum baca akd5 ekspektasinya agak tinggi soal humor di dalamnya karena di akd sebelumnya bahkan yang dikomikin lucu. Buku ini lebih serius gitu :)
akhirnya selesai juga baca nya, berapa bulan ya? baru bisa selesai sekarang. banyak banget hambatannya untuk menamatkan buku ini, hambatan terbesar sih tontonan di Indovision_Tv. mengingatkan akan masa kos kos an di surabaya.