Jump to ratings and reviews
Rate this book

Kakakku Tersayang

Rate this book
Kak Farhan, sebenarnya ganteng sih. Tapi, nakaaal sekali. Dara sebal banget sama kakaknya yang baru kelas 5 SD itu. Pasalnya, Kak Farhan suka mencuri mangga orang lain. Dia juga suka mengajak Dara untuk mengganggu binatang.

Tetapi, meski nakal, Kak Farhan ternyata suka memelihara bunga. Lucunya, Kak Farhan melarang Dara menceritakan kebiasaannya itu ke orang lain. Malu, masak anak lelaki suka bunga.

Suatu hari, Dara melihat kak Farhan mimisan. Tubuhnya juga semakin kurus dan pucat. Tapi, lagi-lagi Kak Farhan mengancam Dara untuk tidak memberi tahu siapapun, bahwa ia suka mimisan.

120 pages, Paperback

First published December 1, 2012

Loading...
Loading...

About the author

Nurhayati Pujiastuti

18 books3 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
8 (61%)
4 stars
4 (30%)
3 stars
1 (7%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews
Profile Image for Predator Buku.
11 reviews3 followers
December 18, 2012
Seperti buku Aku Sayang Bunda, novel anak ini juga keren. Bikin gue ngerasa lagi jadi anak-anak. Penggambaran karakter anaknya, penulisnya jago banget.
Profile Image for Nyi Penengah Dewanti.
Author 12 books27 followers
May 7, 2013
Cerita diawali oleh Dara dan Farhan yang berlari ketakutan karena ulah Farhan yang menimpuki pohon mangga milik orang. Mereka berlari dikejar anjing pula, Farhan bisa berlari kencang namun naas bagi Dara yang kejebur dilubang. Membuat keduanya ketakutan ketika pulang ke rumah.
Kak Farhan yang mengaku sakit perut pada Ibu guru ternyata berpura-pura dan memilih ke kantin untuk jajan. Setiap kali Farhan nakal ia selalu mengeluarkan mimisan, darah mengalir dari hidung dan selalu begitu. Farhan juga mencuri bunga mawar putih milik Bimo. Bimo ketakutan dimarahi Mamanya. Farhan juga mendorong Aisyah ketika berebut keluar pintu ketika kelas berakhir. Panggilan Ibu guru tidak digubrisnya.
D
ara yang dimintai Kak Farhan menunggu di depan sekolahan malah pergi dengan Cindy untuk meminjam buku baru yang dibelinya. Cindy memiliki 2 rak buku di rumahnya yang dipinjam-pinjamkan, semacam perpustakaan kecil-kecilan. Farhan yang tahu Dara tidak ada di tempat jengkel lalu memutuskan pulang terlebih dahulu. Farhan sebal ketika Dara sering mengadu kepada Uminya.

Sisi kenakalan Farhan juga diimbangi dengan sifat positivenya. Farhan mencongkel celengannya lewat lubang karet di bawah celengan mengambil uangnya dan membeli layangan Oding. Ia membeli 30 pasang lalu dijual di depan sekolahan. Dibantu Dara Farhan menjual layangan itu laku 10. Farhan yang sakit, mimisan terus-menerus, demam diabaikannya demi membantu menjual layangan Oding untuk berobat nenek Oding yang sakit. Kaki nenek Oding bengkak, tidak bisa jalan dan berjualan.

Gegara Farhan sakit ia tidak bisa membantu Oding lagi, Farhan juga sempat dibawa ke rumah sakit karena mimisannya yang sangat parah. Umi dan Abi tidak percaya akan hasil laborat Kak Farhan, keduanya periksa lagi di rumah sakit lain tempat, tetap saja hasilnya sama ; kangker darah. Dirumah sakit pun Farhan masih aktif, Dara tidak percaya kakaknya bisa sakit, mungkin Umi salah. Dara yang kecil dan pintar walau sering kesal dengan kakaknya, Dara tahu kakaknya baik. Buktinya selepas pulang dari rumah sakit Apel merah yang diberikan oleh penjenguk dibawa ke rumah Oding untuk diberikan neneknya. Tapi sayang mereka sudah pindah tempat, nenek meninggal , Oding dibawa saudaranya. Oding yang gagal sekolah karena tidak ada biaya membuat Farhan ingin bilang Uminya, siapa tahu jika Umi punya uang banyak bisa bantu Oding bersekolah lagi.

Kak Farhan suka sekali dengan bunga ia hampir mengoleksi seluruhnya, Farhan mirip Umi yang menyukai bunga. Sebelum jatuh pingsan Farhan berpesan pada Dara agar bunga-bunga yang telah ditanamnya dibagikan kepada teman-teman yang pernah dinakalinya.
Bunda Nurhayati Pujiastuti adalah guru saya di group Penulis Tangguh. Gaya bertutur beliau bisa berubah menjadi anak-anak sekali di sini. Beliau penulis yang mumpuni, sejak tahun 1982 karyanya telah dimuat media. Beribu karya telah dihasilkannya hingga sekarang. Beliau juga tidak pelit berbagi ilmu kepada pemula seperti saya.

Novel Kakakku Sayang ini sukses membuat saya menitikan air mata pada bagian endinya. Kita harus memosisikan diri sebagai anak-anak jika ingin mahir menulis novel anak, buat kamu yang ingin mencoba menulis novel anak, buku ini recommended banget buat kalian. Ada banyak hikmah yang terkandung di dalamnya. Bukan pemaparan keusilan anak saja namun diberi hal-hal positif lain. Kekurangannya buku ini apa ya, kurang banyak kali ya :D

Back to cerita anak islami lagi ya, apakah nanti Oding akan bertemu dengan Farhan dan Dara lagi? Bagaimana keusilan Farhan ini bisa berhenti dan bagaimana cara dia meminta maaf? Lalu sakit Farhan akankah sembuh? Beli bukunya di toko terdekat kamu, bisa jadi referensi juga lho dalam menulis novel anak. Yuk yuk, sampe jumpa di review book selanjutnya ya

regards
http://npdewanti.blogspot.com/2013/05/book-review-kakakku-tersayang.html#more
Profile Image for Hairi.
Author 3 books21 followers
March 5, 2014
Saya punya kakak. Beda usia saya dengan kakak kedua saya itu hanya 20 bulan. Yup, kami sepantaran. Kakak saya laki-laki. Bertengkar adalah hal yang sangat sering terjadi antara saya dan kakak. Bahkan hingga sekarang. Hahaha....

  Pikiran saya langsung melayang pada kakak saya saat membaca sebuah novel anak berjudul Kakakku Tersayang. Hubungan kakak adik antara Dara dan Kak Farhan membuat saya teringat hubungan saya dengan kakak saya. Ada kehangatan yang saya rasakan menjalar dalam hati ketika membacanya. Kehangatan kasih sayang antara kakak-adik.

  Dalam kisah di buku Kakakku Tersayang karya mbak Nurhayati Pujiastuti diceritakan tentang kak Farhan yang nakal. Kak Farhan yang suka mengancam Dara kalau mengadu kenakalannya pada Umi. Kak Farhan juga pernah mencuri mangga, mencuri pohon mawar dan mengganggu teman-temannya. Tapi, Kak Farhan juga baik. Kak Farhan membantu Oding berjualan layang-layang.


  Kak Farhan suka mimisan. Dia mengancam Dara untuk tidak mengadu pada Umi kalau Kak Farhan suka mimisan. Saat menarik tangan Dara, tangan Kak Farhan juga terasa hangat. Tapi, Kak Farhan mengancam Dara untuk tidak memberitahu Umi. Kak Farhan sakit. Kak Farhan ternyata sakit serius. Kanker darah. Bisakah Kak Farhan sembuh?

  Ada satu cerita dalam novel ini yang juga membuat saya teringat hubungan saya dengan kakak saya. Saat Dara meminjam buku cerita temannya dan di sana ada cerita kakak yang nakal akan menjadi baik kalau adiknya sakit. Hahaha... Itu persis sekali dengan kakak saya. Dia yang berlagak seperti kakak yang paling tidak sayang sama adiknya sedunia akan menjadi baik kalau saya sakit. Dari kecil bahkan hingga saya sudah menikah sampai sekarang. *Lah? Kok cerita tentang saya?*

  Novel ini bisa saya selesaikan sekali duduk. Singkat tapi bermakna dalam. Saya sampai menangis tersedu-sedu dibuatnya. Ada pelajaran kakak-adik harus saling menyayangi tentunya. Ada cerita kalau anak-anak tidak boleh nakal tanpa kesan menggurui karena disajikan dalam cerita. Juga pengenalan anak-anak tentang penyakit dan tentang kehidupan.

  Dialog patah-patah khas mbak Nurhayati Pujiastuti yang saya sukai juga ada di novel anak ini. Dengan bahasa yang mengalir dan enak dibaca buku ini memang layak untuk menjadi koleksi anak-anak anda.


 
 


  Judul Buku : Kakakku Tersayang
  Penulis : Nurhayati Pujiastuti
  Penyunting Bahasa : Mastris Radyamas
  Desain Sampul : Andhi Rasydan
  Penerbit : Lintang Indiva (Kelompok Penerbit Indiva Media Kreasi)
  Tahun Terbit : 2012
  Tebal Buku : 120 Halaman
Profile Image for Sinta Zaiyan.
1,054 reviews68 followers
December 22, 2015
Dara sebal memiliki kakak yang nakal. Kak Farhan memang suka memaksa, mencuri, mengancam, dan membolos. Bahkan, teman-teman Dara juga sering takut dan menyebut Kak Farhan nakal.

Tapi, Dara juga tahu kalau Kak Farhan baik, karena mau membantu Oding yang harus merawat neneknya. Kak Farhan, anak yang tak bisa diam, bahkan ketika hidungnya selalu mimisan dan tubuhnya semakin kurus.

Saya tidak punya kakak, tapi membaca pemikiran Dara, jadi ikut merasakan bagaimana rasa jengkel sekaligus sayang adik pada kakaknya. Novel anak ini memiliki tema yang tidak umum, yaitu adanya latar belakang penyakit yang diidap Farhan, hal yang jarang ditemukan pada novel anak.

Menengok kenakalan Farhan, mengubah pandangan bahwa sikap tersebut tak sepenuhnya membuat anak menjadi jahat. Bahwa kenakalan jangan hanya dilihat dari satu sisi buruk saja.
Profile Image for Afifah.
Author 62 books223 followers
December 18, 2012
Mbak Nurhayati kok piawi banget saat menulis cerita anak, ya? Soalnya, saya berkali-kali mencoba nulis fiksi anak, dan menurut saya, gagal, hehe.
Profile Image for Bookaholic Jingga.
3 reviews1 follower
March 18, 2013
Kepiawian Nurhayati Pujiastuti menulis novak memang tak bisa dibantah. Sampai termehek-mehek baca novak ini T_T
Profile Image for Bening Pertiwi.
Author 2 books2 followers
December 12, 2014
cerita anak yang layak disimak
saya memilih buku ini, karena ingin belajar bagaimana bercerita pada anak-anak
dan membuat cerita anak ternyata bukan hal sederhana
Profile Image for Dedul Faithful.
Author 7 books23 followers
April 9, 2016
Terima kasih Mbak Nurhayati yang telah membuat buku ini, sangat bagus. Kisahnya apik dan potensial menggugah pembaca anak untuk memiliki sikap heroik. Review lengkap nyusul.
Displaying 1 - 8 of 8 reviews