Membaca beberapa halaman pertama, aku cukup terkesan. This guy can write! Apalagi membaca sinopsis di belakangnya yang cukup menarik perhatian.
Sayangnya, semakin lama, penilaianku semakin turun. Terlalu banyak detail nggak perlu, banyak data yang kurang masuk akal, karakter yang kesannya disodorin skrip, kemudian aduh.. penggunaan bahasa Inggrisnya juga.. yah, begitulah.
Aku jadi menunggu-nunggu, mana nih pembunuhannya? Hanya ada sekitar 60-an halaman terakhir saja.
Only one or two Indonesian novelists who can write detective novels. Yokie Adityo is the one. And "Cinta versi Cinjun" is (maybe) his masterpice after wrote "Detective Diary" in 2004. A must-have book for detective lover!