Jump to ratings and reviews
Rate this book

One Meaning, Thousand Ways, I Love You

Rate this book
Mendapat beasiswa di Amerika adalah impian Ramya. Dan akhirnya, ia mendapat kesempatan untuk bersekolah di Missouri, Negara bagian kecil di Amerika Utara. Ramya mengalami culture shock dan merasa tidak nyaman akibat lingkungan barunya. Dia punya hidup impian setiap remaja di Indonesia, terkenal, banyak uang, teman-teman sosialita, tapi di Amerika, siapa yang kenal dia?
Saat menghadiri kelas pertamnya, Ramya berkenalan dengan Christofer Grenier, seorang dosen sekaligus vokalis The Shout, sebuah band yang sudah lumayan terkenal di Amerika.
Mereka akhirnya menjalin hubungan setelah Christofer ditinggalkan oleh tunangannya yang menikah dengan temannya sendiri.
Awalnya, Chris hanya menganggap Ramya pelarian, tapi suatu hari ia menyadari kalau Ramya tidak diberikan untuknya hanya sebagai teman. Setelah pertengkaran akibat sikap linglung Chris dalam mengambil keputusan, Ramya merasa kalau Chris kini mulai mencoba meraihnya sebagai perempuan yang ia sayangi. Tapi saat waktu itu tiba, Ramya dikejutkan oleh hadirnya orang dari masa lalunya.
Disini Ramya bimbang.
Haruskah ia bertahan untuk menyayangi Chris atau meraih impiannya semasa SMA dulu?

254 pages, Paperback

First published October 9, 2012

6 people are currently reading
42 people want to read

About the author

Ardelia Karisa

6 books21 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
10 (18%)
4 stars
10 (18%)
3 stars
20 (36%)
2 stars
10 (18%)
1 star
5 (9%)
Displaying 1 - 9 of 9 reviews
Profile Image for Daniel.
1,179 reviews854 followers
December 11, 2012
Wow, pertama saya tertarik waktu melihat ada kata Missouri di depan kovernya. Maaf, ya, Mas Nocturvis, bukan desain kovernya yang bikin saya tertarik beli buku ini, tapi ada kata Missouri-nya. Kovernya bagus, kok. Warnanya lembut, but surprisingly mencolok di display di toko buku. Well, saya tertarik sama novel YA yang mengambil latar tempat di luar negeri. So, ini bakalan menarik buat saya. Harapannya, sih, begitu....



Overall, maaf, saya enggak suka sama cerita ini. Enggak suka bukan berarti jelek, lho, ya. Bintang satu bukan berarti jelek, coba cek aja. Bintang satu berarti 'didn't like it'. Saya harap kau bisa menghasilkan buku kedua yang lebih lokal dengan narasi secerdas ini. Saya akui, narasi kau sangat cerdas.
Profile Image for Bila.
315 reviews22 followers
January 13, 2020
Cinta nggak butuh mata yang cantik untuk menjadi mediumnya. (hal.69)


Perasaanku setelah baca buku ini: Ini aku habis baca apaan sih, dih...

Dari blurbnya sudah jelas kalau buku ini mengangkat cinta segitiga sebagai masalah utamanya. Selain itu, kalau dari sinopsisnya sih dia menyinggung masalah culture shock karena Ramya berkuliah di US.

Lah berarti ini buku lebih menjorok ke YA dong? Oh jelas. Beberapa hal kurang sreg jika dikisahkan kepada remaja (salah satunya "candaan" tentang Dick si model yang unnecessary banget) dan secara umur tokoh utamanya udah 20+.

Tapi apa yang terjadi? Tingkat menye-menye dari romansanya malah setingkat sama fiksi remaja (yang menjadi genre dari buku ini). Tunggu, APA? 😠

Tokoh utama di buku ini SEMUANYA menyebalkan. Awalnya kukira hanya Ramya dan kegalauannya yang bikin sebel, ternyata sifat Chris juga ga kalah bikin tepok jidat. Dia jadi terlalu lemah gara-gara cinta. Menjelang bagian akhir, giliran ego Arian membuat dia jadi sama ngeselinnya. Padahal dia harapanku satu-satunya untuk menyelamatkan buku ini. OH COME ON!

Lalu, buku ini menggunakan PoV orang pertama tapi ganti-ganti setiap bab. Aku udah biasa menghadapi yang begini, tapi baru sekarang perpindahannya ga jelas. Okelah kita bisa tau kalau sekarang ada di PoV-nya Ramya saat judul babnya bukan berupa angka. Tapi bagaimana kita tau kalau kita lagi baca PoV-nya Chris atau Arian? Harus baca sedikit dulu. Bahkan pas PoV-nya ganti untuk pertama kali, aku masih mikir kalau itu Ramya yang ngomong, wkwk.

Tidak berhenti sampai situ, yang lebih bikin pusingnya lagi, setiap percakapan sering gak tok-tak (gimana yak, kadang si A ngomong lagi setelah dia ngomong) jadi ya bingung INI YANG LAGI NGOMONG SIAPA SIH? Belum lagi dalam satu paragraf ada 2 orang yang ngomong tapi LAGI-LAGI ga dikasih tau ini yang ngomong siapa.

Kemunculan tokoh Asia lain cuma selewat padahal bisa aja mewarnai cerita. Konflik pribadi Arian yang sebenernya menarik tapi diselesaikan dengan gitu aja. Hubungan tarik ulur. Salah ketik (?) antara musim semi dan musim gugur. Tidak adanya penanda waktu sudah berlalu sangat lama (co: 4 tahun kemudian...). Wah saking banyaknya hal yang bikin aku kesel kayanya capek juga kalau dijelaskan semuanya.

Mungkin hal baik dari buku ini hanya Riana, keluarga Arian, keluarga Ramya (yang hanya muncul di awal), temannya Arian (eh siapa namanya? Rambo?), Jani, sama personil lain dari The Shout, itupun tidak termasuk Hayden apa Taylor gitu yang ngomporin Chris soal kabar Ramya. Oh sama covernya deng, imut.

(Bilang aja tokoh sampingannya menunjang semua, Bil. Wkwk.)

Ah entah apa yang merasuki pikiranku saat memutuskan untuk beli buku ini, untung cuma 10rb jadi ga serugi itu, lol.

Huff, tuh kan baru pertama kali aku bikin rant review sepanjang ini di GR 🤣
Profile Image for Finesta Biyantika.
354 reviews
December 27, 2019
Bentang Belia tapi kayanya ini udah masuk Young Adult deh. Penceritaannya menggunakan 3 sudut pandang yang berganti-gantian.
Profile Image for Anggita Sekar Laranti.
104 reviews33 followers
October 20, 2012
Penulis novel ini teman satu angkatanku di SMA loh. Teman pinch-able yang ngenalin aku sama Goodreads, dan teman yang protes gara-gara aku ngasih rate 3 buat novelnya.

Tapi tiga itu nggak berarti jelek kok. Jangan ngambek ya, Lia Krispiiii~ Aku suka kok sama novel ini :3

Aku suka sama ide ceritanya. Ramya, seorang mahasiswa yang dapat beasiswa di Missouri. Dia bertemu tetangga sekaligus dosennya, Christofer Grenier. Chris juga adalah seorang vokalis band yang udah cukup terkenal di Amerika. Terus setelah berbagai pertemuan, akhirnya mereka menjalin hubungan karena Chris pengen move on dari sang mantan yang meninggalkannya. Iya, Chris itu manusia pemberi harapan palsu. Tapi akhirnya Chris suka kok sama Ramya. Tapi Ramya juga plin-plan :o Dia udah punya Chris, tapi masih juga galau gara-gara cinta lamanya mulai bersemi kembali (?).

Oke, novel ini tentang kisah cinta segitiga antara Ramya-Chris-Arian. Arian itu kecengannya Ramya waktu masih SMA. Di beberapa bab ada flashback soal hubungan Ramya dan Arian.

Oh iya, ada sayangnya. Novel ini pakai POV 1, perpindahan sudut pandang antara Ramya, Chris, dan Arian. Semacam Remember When-nya Winna Efendi bukan ya? ._. Beberapa penulis bilang bahwa penggunaan sudut pandang 'aku' itu ada tantangan tersendiri. Penulis harus bisa memisahkan diri antara karakter tokoh dan karakter penulisnya sendiri. Kalau satu novel ada tiga sudut pandang, jelas lebih susah lagi dong ._.

Menurutku sebagai pembaca lho ya, di novel ini penulis belum bisa membagi-bagi karakter tokohnya. Penyelaman perasaan tokohnya kurang, jadi pembaca belum ikut merasakan apa yang dirasakan tokoh 'aku'. Mungkin lebih pas kalau pakai sudut pandang orang ketiga serba tahu. Menurutku sih .___.

Terus, kurang padat (?). Maksudnya beberapa detail yang nggak diperlukan untuk jalan cerita. Pembaca maunya langsung dibawa ke konflik, bukannya baca percakapan tentang indahnya langit... Oke emang di novel ini nggak ada percakapan tentang indahnya langit sih, tapi itu cuma contoh kok ._.

Emang ya, nulis itu nggak semudah membaca -_- #curhatcolongan

Tapi ini novel pertama kok. Katanya sih, semua penulis perlu proses ._. Pasti ke depannya bakal lebih bagus lagi :D Semangat terus, Liaaa. Aku tunggu novel berikutnya :3

Segitu dulu, maaf ya Lia Krispi kalau cabenya kepedesan :3
Profile Image for Laras Putri.
3 reviews
April 29, 2013
Ehehehehe maaf ya Li tau-tau iseng nongol ngerate sama bikin review (baru inget password account goodread hahahaha lol) hehehe.
(-) Menurutku kurang ada perbedaan di setiap POV-nya. Jadi rasanya sudut pandang ketiga orang itu sama, kurang ada greget yang bedain antara tokoh Ramya, Chris, sama Arian. Hehehe itu aja sih menurutku yang belum pas.
(+) Bahasanya fresh, lugas, well, tidak seperti kebanyakan novel remaja-dewasa Indonesia dengan genre percintaan yang bahasanya beruntai-untai. To the point and honest, just like you.

Itu aja sih yang aku pikir setelah baca novel ini. Thumbs up for you deh Li. I really admire your
hardwork and devotion you put into this-your firstborn baby hehehe. Pagi-pagi berangkat ke sekolah, sekelas pada heboh gara-gara novelmu. Semangat buat karya-karya berikutnya! Ketika waktu, kesempatan dan keadaan telah memungkinkan, aku menunggu anak-anakmu yang lain, yang lebih liar, nakal, dan bebas, mungkin? ;) Hehehehe.
Profile Image for Eve Agnes.
57 reviews
January 6, 2014
description

Ramya, gadis asal Indonesia melanjutkan studinya ke Joplin, Amerika. Di sana ia tinggal sendirian dan harus beradaptasi pada lingkungan asing yang baru baginya. Saat dia merasa putus asa akan lingkungan barunya itu, Ramya malah bertemu dengan bule yang menurutnya menyebalkan. Belum lagi bule itu adalah dosennya!

Huh, kurang sial apa Ramya. Si bule itu Chris namanya. Ternyata ia sangat terkenal di kampus Ramya. Tampan, pintar, tentu saja yang tidak boleh terlewatkan - menyebalkan. Chris selalu menjadikan bahan candaan di kelasnya. Tapi ternyata, ada Chris juga punya masalah percintaan. Chris? anak band yang sempurna itu? Well, nyatanya iya. Dan ternyata, Chris adalah tetangga Ramya.

Read full review here
Profile Image for Caca Venthine.
372 reviews10 followers
January 20, 2014
Awal-awal baca ini sempet bingung banget. Sebenernya ini cerita mau dibawa kemana? Terus sampe endingnya pun gue masih bingung juga. Jadi persolannya emang ceritanya yg bingungin apa emang gue yang rada ndableg jadi bingung sendiri?

Intinya ya cinta segitiga sih.. Hhhmmm..

Ramya dapet beasiswa di salah 1 universitas di amerika,sampai dia bertemu dengan Chris yang ternyata dosennya sendiri. Ramya sendiri pun punya teman di Indonesia yang namanya Arian..

Ramya dan Arian 1 sekolah,dan ternyata mereka jatuh cinta secara diam-diam. Iya jadi pada gk jujur sama perasaan masing-masing lah.. Sampe akhirnya Ramya jadian sih sama Chris,tapi di saat mereka lagi andehoi gitu ya si Arian ini nyatain cinta sama Ramya..

Duh sorry ya bingungin gini kata2 gue, karena jujur aja gue juga bingung gimana nulis ini review karena memang gue bingung sama ceritanya hahaha..
Profile Image for Indi Najahah.
2 reviews
August 5, 2014
Pertama baca novel ini, radak bingung. bingung karena ternyata sudut pandang tokoh aku dalam tiap bab itu berbeda. Dan hal tersebut menuntut pembaca untuk pinter-pinter berpikir bahwa yang menjadi tokoh aku dalam bab 1 siapa, dalam bab 2 siapa, dst. Selain itu, tokoh Ramya disini digambarkan sebagai sosok yang famous, imut, ceria, seorang penulis dan penyiar. Masak iya sih seseorang yang digambarkan sedemikian rupa nggak pernah pacaran? Bahkan radak anti gitu kontak fisik dengan lawan jenis? Aneh aja gitu.
Profile Image for Muhammad Ridwan.
193 reviews25 followers
January 3, 2014
- Perpindahan POV gak jelas.
- Baru kali ini aku nemu teenlit dengan usia tokoh di atas 25 tahun. Itu masih masa remaja ya? Baru tahu :O
- Gaya penulisan masih kaku kali ya .... Jadinya agak enggak enak. Minim deskripsi. Dialog gak jelas siapa yang ngomong. Tapi ceritanya sebenarnya (cukup) bagus.

*novel kedua yang aku baca tahun 2014*
Displaying 1 - 9 of 9 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.