What do you think?
Rate this book


Paperback
First published January 1, 2006
Namun, bukan hanya wanita yang dihadapi oleh Bujangga Manik sebagai ujian. Dia melihat dirinya sendiri sebagai orang kasar dan mudah naik darah yang menghindari orang banyak sebisa mungkin dan selalu mencari ketenangan dan kesendirian. Bahkan pada permulaan teks ini pun dia secara ketus menimpali pertanyaan orang-orang di jalan yang penasaran dan melontarkan padanya pertanyaan yang amat khas dikemukakan oleh orang Indonesia manakala hendak memulai percakapan: 'hendak ke mana?' Dia menjawab: 'aku tak mau menjawab pertanyaan itu'. (halaman 191 atau 204/569)
Tokoh utama cerita ini adalah Einzelgänger sejati, yang menempuh caranya sendiri dan benar-benar mengetahui apa yang harus dia lakukan demi mencapai tujuannya yang tertinggi. Pembimbingnya adalah buku-bukunya semata .... (halaman 194 atau 207/569)